UKDI 5 Flashcards Preview

UKMPPD MALAHAYATI > UKDI 5 > Flashcards

Flashcards in UKDI 5 Deck (198):
1

1. Seorang wanita perempuan berusia 32 tahun yang menderita diabetes mellitus tipe 1 mengalami gagal ginjal progresif dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Dialisis belum dilakukan pada pasien ini. Pemeriksaan fisik tidak menunjukkan tanda-tanda abnormalitas. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan, kadar hemoglobin 9 g/dl, hematokrit 28%, dan trombosit 250.000/m3. Apus darah tepid an MCV 94 satuan normositer dan normokromik. Manakah dibawah ini yang paling mungkin sebagai penyebab kondisi pasien tersebut?
a. Perdarahan akut
b. Leukemia limfositik kronik
c. Anemia sideroblast
d. Defisiensi erytrhropoietin
e. Defisiensi enzim eritrosit

JAWABAN : D. ( Buku Ajar Ilmu penyakit dalam jilid II, edisi 4, hal. 641-642)
PEMBAHASAN :
Anemia normokromik normositer ditemukan pada:
a. Anemia pascaperdarahan akut
b. Anemia aplastik
c. Anemia homolitik didapat
d. Anemia akibat penyakit kronik
e. Anemia pada gagal ginjal kronik
f. Anemia pada sindrom mielodisplastik
g. Anemia pada keganasan hematologic
Anemia pada penyakit kronis ditandai dengan pemendekan masa hidup eritrosit. Gangguan produksi eritrosit akibat tidak efektifnya rangsangan eritropoitein.

2

2. Seorang laki-laki berusia 30 tahun yang sebelumnya dalam keadaan sehat, menderita demam, pruritus, berkeringat pada malam hari, serta menemukan benjolan di atas klavikula sinistra selama tiga minggu. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/8-mmHg, denyut nadi 80 kali/menit, pernapasan 20 kali/menit, suhu 37,8?C. pada pemeriksaan fisik menunjukkan, pembesaran nodus lymphatikus yang tidak nyeri, berdiameter 3 cm, berkonsistensi kenyal, dan berlokasi di region supraklavikula. Pemeriksaan sinar X thoraks memberi kesan adanya limfo-adenopati mediastinal. Penyebab penyakit pada pasien tersebut yang paling tepat adalah..
a. Tuberculosis
b. Karsinoma metastatic
c. Penyakit Hodgkin
d. Sarcoidosis
e. Mononucleosis infeksiosa

JAWABAN : C. ( Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, edisi 4, hal.725)
PEMBAHASAN :
Gejala klinis penyakit Hodgkin terdiri atas :
• Limfadenopati dengan konsistensi ruberry dan tidak nyeri.
• Demam, tipe Pel-Ebstein.
• Hepatomegaly
• Neuropati
Tanda-tanda obstruksi seperti adema ektremitas, sindrom vena cava, kompresi medulla spinalis, dan disfungsi hollow viscera.

3

3. Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun datang ke puskesmas setelah digigit oleh seekor lebah. Dalam lima menit, terlihat lesiyang membengkak berukuran 2 cm dan berwaarna merah ditempat gigitan tersebut. Di antara jawaban berikut, temuan manakah yang dominan pada lesi gigitan tersebut?
a. Reaksi terhadap korpus alienum
b. Perdarahan
c. Infiltrasi limfosik
d. Migrasi neutrofilik
e. Vasodilatasi

JAWABAN : E. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I, edisi 4, hal. 204)
PEMBAHASAN :
Toksin polipeptida pada lebah termasuk melitin yang dapat merusak sel membran. Lalu, degranulasi protein sel mast dapat menyebabkan pelepasan histamine berupa apamin (neurotoksin) dan adolapin (antiinflamasi). Reaksi ditandai vasodilatasi massif dan peningkatan permeabilitas kapiler. Sengatan lebih menimbulkan nyeri, bengkak dan reaksi kemerahan, edema local, serta bengkak yang timbul setelah beberapa jam. Gigitan multipel dapat menyebabkan mual, diare, edema menyeluruh, dyspnea, hipotensi, dan kolaps. Rabdomiolisis dan hemolysis intravascular dapat menyebabkan gagal ginal.

4

4. Seorang laki laki berusia 80 tahun datang ketempat praktik dokter dengan keluhan ada luka pada alat genitalia. Dokter mendiagnosisi pasien menderita sebuah karsinoma ulseratif pada kulit skrotum dextra. Dari pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 130/80 mmHg, frekuensi nadi 84 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 36,5?C. grup kelenjar manakah yang pertama kali akan menerima sel-sel metastatik dari karsinoma tersebut ?
a. Iliaka eksterna
b. Iliaka interna
c. Inguinal superfisialis
d. Inguinal profunda
e. Lumbar (para-aorta)

JAWABAN : C. (Buku Ajar Ilmu bedah, edisi 2, hal.788)
PEMBAHASAN :
Metasis krasinoma dapat ke kelenjar limfe. Kelenjar limfe pertama yang terkena adalah kelenjar inguinal superfisialis. Kemudian, dapat meluas ke kelenjar iliaka eksterna, interna, dan obturator.

5

5. Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa ke dokter dengan keluha tidak dapat makan selama dua hari. Dari anamnesis diketahui bahwa anak telah mengalami mencret-mencret dan muntah karena penyakit gastrointestinal. Dari jawaban di bawah ini, manakah sumber utama energy yang akan dioksidasi pada otot rangka penderita tersebut?
a. Kreatin fosfat otot
b. Glikogen otot
c. Trigliserida otot
d. Asam lemak serum
e. Glukosa serum

JAWABAN : B. (Buku Ajar fisiologi kedokteran, edisi 9, hal. 99-100)
PEMBAHASAN :
Sumber energy dalam kontraksi otot bergantung pada energy yang disediakan oleh ATP. Sumber energy pertama yang digunakan untuk menyusun kembali ATP adalah substansi kreatin fosfat yang membawa ikatan fosfat berenergi tinggi yang serupa dengan ATP. Sumber energy penting berikutnya yang digunakan untuk menyususn kembali kreatin fosfat dan ATP adalah glikogen yang sebelumnya telah disimpan dalam sel otot. Sumber energy yang terakhir adalah metabolism oksidatif. Hal ini berarti mengobinasikan oksigen dengan berbagai bahan makanan selular untuk membebaskan ATP.

6

6. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ketempat praktik dokter dengan keluhan demam terus menerus sejak tiga hari yang lalu. Keluhan ini disertai pegel linu dan lemas. Namun, batuk dan pilek tidak ada. Terdapat riwayat memakai putaw selama 5 tahun, setiap 3 kali sehari. Lima jam yang lalu, pasien gelisah, keluar ingus banyak, dan berkeringat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 110/80 mmHg, nadi 96 kali/menit, pernapasan 24 kali/menit, dan suhu 36,6?C. Keadaan yang sesuai dengan kondisi di atas adalah. ..
a. Sindroma withdrawal
b. Overdosisi
c. Keracunan kronik
d. Adiksi
e. Toleransi

JAWABAN : A. (Buku saku psikiatri, edisi 6, hal.189)
PEMBAHASAN :
Pasien memiliki riwayat memakai putau dengan keluhan gelisah, demam, keluar ingus banyak, dan berkeringat yang merupakan gejala putus obat (sindrom withdrawl).
Gejala putus obat yang dapat ditemuka adalah awalnya keinginan kuat akan obat diikuti anxietas berat, gelisah, mudah marah, insomnia, dan nafsu makan menurun. Gejala fisik ditandai dengan menguap, diaphoresis, mengeluarkan air mata, rinorea, dilatasi pupil, piloreksi, kedutan pada otot, serta perasaan panas dan kemerahan di wajah. Selanjutnya mual dan muntah, demam, hipertensi, takikardi, diare, dan kram perut.

7

7. Keadaan yang paling sesuai untuk penggunaan putaw pada soal nomor 6 adalah …
a. Adiksi
b. Tolransi
c. Abstinesia
d. Sugesti
e. Overdosis

JAWABAN : A. (Buku saku diagnosis gangguan jiwa rujukan ringkas dan PPDGJ III, hal. 38)
PEMBAHASAN :
Ketergantungan atau adiksi dapat terjadi jika ada gejala sebagai berikut:
• Adanya keinginan kuat atau dorongan memaksa untuk menggunakan zat psikoaktif.
• Kesulitan dalam mengendalikan perilaku menggunakan zat.
• Ada keadaan putus obat secara fisiologis.
• Terbukti adanya toleransi berupa peningkatan dosis zat psikoaktif yang diperlukan.
• Secara progrsif mengabaikan menikmati kesenangan dalam menggunakan zat psikoaktif.
• Tetap menggunakan zat meskipun ia menyadari adanya akibat yang merugikan kesehatannya.

8

8. Seorang anak laik-laki berusia 2 bulan dibawa ke puskesmas dengan keluhan sesak napas sejak dua hari yang lalu, keluhan disertai batuk dan panas tinggi. Ada riwayat flu sejak tiga hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, respirasi 53 kali/menit,temperatur 39oC,dan cuping hidung [+].pada pemeriksaan auskultasi paru terdengar ronki basah halus.diagnosis pasien ini adalah?

a. Efusi pleura
b. Bronkepneumonia
c. Pneumonia
d. Sindrom Schwarte
e. Atelektasis

Jawaban : B (Buku Kuliah Ilmu Kesehatan Anak 3, hal. 1230)
Pembahasan :
Bronkopneumonia biasanya didahului oleh infeksi saaluran napas atas selama beberapa hari. Demam subferis juga menyertai gejala. Suhu dapat naik secara mendadak dan mungkin disertai kejang. Anak disertai kejang. Anak sangat gelisah,dispnu, retraksi otot dada dan perut, pernapasan cepat dan dangkal, disertai pernapasan cuping hidung dan sianosis sekitar hidung dan mulut. Pada perkusi thoraks sering tidak ditemukan kelainan. Bila bronkopneumonia konfluens mungkin pada perkusi terdengar redup dan suara pada pernapasan pada auskultasi terdengar mengeras. Pada foto thoraks dapat ditemui bercak-bercak infiltrat ataupun konsolidasi merata.

9

9. Pemeriksaan radiologis rutin pada anak berumur 2 bulan ini adalah...
a. Foto thoraks PA
b. Foto thoraks lateral kiri
c. Foto top lordotik
d. Foto thoraks lateral kanan
e. Thoraks AP

Jawaban : D (Buku Kuliah Ilmu Kesehatan Anak 3, hal.1231)
Pembahasan :
Pemeriksaan foto thoraks AP dapat menunjang diagnosis bronkopneumonia. Pada bronkopneumonia bercak-bercak infiltrat didapatkan pada satu atau beberapa lobus. Pada pneumonia lobaris terlihat adanya komplikasi seperti pleuritis, atelektasik, abses paru, pneumatokel, dan pneumomediastinum atau perikarditis.

10

10. Seorang wanita berumur 30 tahun hamil 29 minggu datang ke klinik untuk ANC. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 150/90 mmHg, nadi 88 kali/menit, pernapasan 20 kali/menit, suhu 36,8oC dan hepar normal. Pada pemeriksaan labolatorium didapatkan 275.000/mm3 dan proteinuri +2. Hal yang dilakukan selanjutnya adalah...
a. SC
b. Induksi persalinan
c. Pemberian Mg SO4
d. Pemberian deazepam
e. Istirahat

Jawaban : E. (Ilmu kebidanan, edisi 3, hal 281-292)
Pembahasan :
Diagnosis preeklamsia ditegakkan berdasarkan dua dari tiga gejala, yaitu penambahan berat badan yang berlebihan, edema, hipertensi, dan proteinuria. Penambahan berat badan berlebih bila terjadi kenaikan 1 kg selama seminggu beberapa kali. Edema terlihat sebagai penambahan berat badan, pembekakkan kai, jari tangan dan wajah. Tekanan darah > 140/90 mmHg atau tekanan sistolik meningkat > 30 mmHg atau tekanan diastolik > mmHg yang diukur setelah pasien istirahat selama 30 menit. Protienuria bila terdapat protein sebanyak 0,3g/l dalam 24 jam atau pemeriksaan kulitatif menunjukan +1 atau +2. Atau kedar protein > 1 g/l dalam urine yang dikeluarkan leat kateter atau urine porsi tengan diambil minimal 2 kali dengan jarak waktu 6 jam. Tanda-tanda ini dapat disebut juga preeklampsia ringan. Penanganan preeklampsia ringan dengan istirahat ditempat tidur masih merupakan terapi utama. Biasanya dengan istirahat tekanan darah turun dan edema berkurang. Pemberian fenobarbital 3 x 30 mg sehari akan menenangkan psien dan dapat juga menurunkan tekanan darah.

11

11. Seorang wanita berusia 28 tahun G3P2HO hamil aterm datang ke UGD setelah 20 jam inpartu belum lahir, dan 3 jam dipimpin, belum lahir. Terdapat riwayat SC. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 110/70 mmHg, frequensi nadi 84 kali/menit, frequensi napas 20 kali/menit, dan suhu 36,50C. Pada pemeriksaan VT ditemukan, teraba tangan dan letak belakang kepala. Kemudian, CPD relatif. Tindakan yang sebaiknya dilakukan adalah....
a. SC
b. Partus percobaan
c. Vacum
d. Forsep
e. Kristeler

Jawaban : A. (Ilmu Bedah Kebidanan, edisi 1, hal.133)
Pembahasan :
Pertimbangan untuk mengambil keputusan tindakan adalah :
• Telah 20 jam inpartu belum lahir dan 3 jam dipimpin belum lahir
• Pada pemeriksaan vt ditemukan teraba tanga, letak belakang kepala
• CPD relatif
• Terdapat riwayat SC
Pada keadaan ini, tindakan SC menjadi pilihan

12

12. Seorang laki-laki berusi 50 tahun datang dengan keluhan sakit kepala. Sakit kepala yang disertai nyeri pada tengkuk. Ada riwayat hipertensi selama lima tahun. Telah tiga tahun ini pasien berhenti meroko. Pada pemeriksaan didapatkan, tekanan darah 170/100 mmHg, frequensi napas 20kali/menit, dan sushu 36,5OC. Anjuran anda sebagai dokter keluarga adalah...
a. Mengatur pola makan
b. Olahraga aurobik
c. Mengurangi stres
d. Berhenti meroko
e. Mengganti obat

Jawaban : A. (Buku Ajar Penyakit Dalam Jilid 1, edisi 4, hal.601)
Pembahasan :
Pengobatan hipertensi terdiri atas terapi nonfarmakologis dan farmakologis. Terapi nonfarmakologis harus dilaksanakan oleh semua pasien penderita hipertensi dengan tujuan untuk menurunkan tekanan darah dan mengendalikan faktor-faktor serta resiko serta penyakit lainnya
Terapi nonfarmakologis terdiri atas :
• Menghentikan merokok
• Menurunkan berat badan berlebih
• Menurunkan konsumsi alkohol berlebih
• Latihan fisik
• Menurunkan asupan garam
• Meningkatkan konsumsi buah dan sayur, serta menurunkan asupan lemak`

13

13. Seorang laki-laki berusi 50 tahun datang dengan keluhan sakit kepala. Sakit kepala yang disertai nyeri pada tengkuk. Ada riwayat hipertensi selama lima tahun. Telah tiga tahun ini pasien berhenti meroko. Pada pemeriksaan didapatkan, tekanan darah 170/100 mmHg, frequensi napas 20kali/menit, dan sushu 36,5OC. Anjuran anda sebagai dokter keluarga adalah...
a. Mengatur pola makan
b. Olahraga aurobik
c. Mengurangi stres
d. Berhenti meroko
e. Mengganti obat

Jawaban : A. (Buku Ajar Penyakit Dalam Jilid 1, edisi 4, hal.601)
Pembahasan :
Pengobatan hipertensi terdiri atas terapi nonfarmakologis dan farmakologis. Terapi nonfarmakologis harus dilaksanakan oleh semua pasien penderita hipertensi dengan tujuan untuk menurunkan tekanan darah dan mengendalikan faktor-faktor serta resiko serta penyakit lainnya
Terapi nonfarmakologis terdiri atas :
• Menghentikan merokok
• Menurunkan berat badan berlebih
• Menurunkan konsumsi alkohol berlebih
• Latihan fisik
• Menurunkan asupan garam
• Meningkatkan konsumsi buah dan sayur, serta menurunkan asupan lemak`

14

14. Apa itu yang terjadi pada anak usia 5 tahun apabila ibunya belum pernah diberi vaksinasi TT?
a. Epidemik
b. Endemik
c. Tendemik
d. Wabah
e. KLB

Jawaban : A. (Ilmu kedokteran pencegahan dan komunitas hal 22)
Pembahasan :
Epidemik:berjangkitnya suatu penyakit pada sekelompok orang di masyarakat dengan jenis penyakit,waktu,dan sumber yang sama diluar keadaan biasa.
Endemik:suatu keadaan berjangkitnya preverensi suatu jenis penyakit yang terjadi sepanjang waktu cepat dan terjadi sepanjang tahun dengan prekuensi rendah di suatu tempat.contohnya,malaria dan kaki gajah.
Pendemik:jenis penyakit yang berjangkit dalam waktu cepat dan terjadi bersamaan di berbagai tempat di seluruh dunia.contohnya adalah influenza [1957].

15

15. Seorang anak perempuan berusia 13 tahun dibawa ibunya ke poloklinik dengan keluhan panas badan terus-menerus sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai dengan keringat dingin (+), nyeri kepala, nyeri-nyeri otot, nyeri tungkai, mual muntah, keluar darah dari hidung, dan bitnik-bintik merah ditubuh. Pemeriksaan penunjang selanjutnya adalah…
a. Tes RL
b. Widal
c. Darah rutin
d. Apus tenggorokan
e. Mantoux

JAWABAN : C (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III, edisi 4, hal. 1709-1713)
PEMBAHASAN :
Berdasarkan kriteria WHO 1997, diagnosis demam berdarah dengue ditegakkan jika terdapat hal-hal dibawah ini :
• Demam atau riwayat demam akut antara 2-7 hari, biasanya bifasik.
• Terdapat minimal satu dari manifestasi perdarahan : Uji bending positif, ptekiem ekimosis atau purpura, pendarahan mukosa (epitaksis atau perdarahan gusi), dan hematemesis atau melena.
• Trombositopenia (jumlah trombosit . 100.000 µl).
• Terdapat minimal satu tada plasma leakage (kebocoran plasma), yaitu:
? Peningkatan hematocrit . 20 % dibandingkan standar sesuai umur dan jenis kelamin.
? Penurunan hematokit . 20% setelah mendapat terapi cairab, dibandingkan dengan nilai hematocrit sebelumnya.
? Tanda kebocoran plasma, seperti efusi pleura, asites, atau hipproteinemia.
Pasien ini terdapat gejala-gejala klinis yang sesuai dengan kriteria diagnosis demam berdarah dengue.
Pemeriksaan penunjang yang dilakukan adalah pemeriksaan darah rutin. Kemudian, dilakukan pemeriksaan serologi untuk diagnosis dengan mendeteksi antibodi spesifik terhadap dengue berupa antibody total, lgM, maupun lgG.

16

16. Seorang laki-laki 50 tahun berobat kepoliklinik. Ia diberi terapi suntikan PP 1,5 jy unit i.m. Tiba-tiba, pasien jatuh ke lantai. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, kesadaran menurun, tekanan darah 60/palpasi, frekuensi nadi 120 kali/menit, dan frekuensi napas 24 kali/menit. Penyebab kejadian tersebut adalah…..
a. Gangguan pompa jantung
b. Perdarahan hebat
c. Rasa sakit yang hebat
d. Hipoglikemi
e. Vasodilatasi hebat

JAWABAN : E (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I, edisi 4, hal. 190-191)
PEMBAHASAN :
Syok anafilaksis terjadi pada pasien ini. Syok ini terjadi akibat adanya reaksi alergi yang ditandai vasodilitasi massif dan peningjatan permeabilitas kapiler. Diagnosis anafilaksis ditegakkan berdasarkan adanya gejala klinis yang muncul beberapa detik atau menit setelah pasien terpanjan allergen atau faktor pencetusnya.

17

17. Seorang laki-laki berusia 25 tahun gatal-gatal di seluruh tubuh setelah makan udang. Sejak lima tahun yang lalu pasien selalu mengalami hal yang sama. Diketahui, ayah pasien menderita asma. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 36,8oC. Sel apa yang jumlahnya meningkat ?
a. Sel plasma
b. Mast cell
c. Fibrosit
d. Makrofag
e. PMN

JAWABAN : B (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I, edisi 4, hal. 263)
PEMBAHASAN :
Informasi yang penting yaitu adanya keluhan gatal diseluruh tubuh setelah makan udang. Hal ini disebabkan karena terjadi reaksi hipersensitivitas atau alergi.
Secara imunologis, antigen protein utuh masuk kedalam sirkulasi dan disebarkan ke seluruh tubuh. Hal ini untuk mencegah repons imun terhadap semua makanan yang dicerna terjadi toleransi atau hiposnsititasi.
Kegagalan untuk melakukan toleransi oral memicu produksi berlebihan IgE yang spesifik terhadap alergen makanan. Antibody berkaitan kuat dengan reseptor lgE pada basophil dan sel mast. Sel mast akan melepaskan bergbagai mediator (histamine, prostaglandin, dan leukotrien) yang akan menyebabkan vasodilitasi, seksresi mucus, kontraksi otot polos, dan influx sel inflamasi lain sebagai reaksi hipersensitivitas cepat.

18

18. Seorang pasien berusia 25 tahun tidak sadarkan diri, dibawa ke UGD setelah menjadi korban tabrak lari. Pasien ditabrak oleh mobil ketika berjalan di tepi jalan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan, nadi > 120/menit, tekanan darah turun, dan kehilangan darah 30-40%. Klarifikasi syok pendarahan pada pasien ini adalah….
a. I
b. II
c. III
d. IV
e. V

JAWABAN : D (Terapi cairan, Elektrolit, dan Metabolik, edisi 1, hal. 2-3)
PEMABAHASAN :
Klarifikasi pendarahan berdasarkan volume darah yang hilang terdiri atas :
• Perdarahan Kelas I (kehilangan 0-15%): Hanya terlihat takikardi, tidak ada perubahan dalam tekanan darah, tekanan nadi, atau frekuensi napas.
• Perdarahan Kelas II (kehilangan 15-30%): Ada takidari, takipnea, penurunan tekanan nadi, kulit dingin dan lembap, pengisian kapiler terlambat, dan sedikit cemas.
• Perdarahan Kelas III (kehilangan 30-40%): sudah takipnea dan takikardi mencolok, tekanan darah, sistolik turun, oliguria, serta perubahan status mental bermakna, misalnya bingung, gaduh, atau gelisah.
• Perdarahan Kelas IV (kehilangan >40%): Ada takikardi dan penurunan tekanan darah sistolik mencolok, tekanan nadi mengecil (atau tekanan diastolic tidak terukur), jumlah urine sedikit atau tidak ada, status mental depresi (atau kehilangan kesdaran) serta kulit dinging dan pucat.

19

19. Seorang bayi berusia 8 bulan diantar ke puskesmas dengan keluhan BAB 4-5 kali sehari dan berupa sisa makanan yang belum tercerna. Hal ini telah terjadi selama dua minggu. Ibu bekerja memberi ASI sekali sebelum berangkat kerja dan 3-4 kali dan nenek membantu mengasuh bayi. Apa yang mendasari BAB tersebut terjadi ?
a. Bayi ditinggal kerja Ibu
b. Nenek membantu mengasuh
c. Bubur susu 3 kali
d. Sari jeruk 3 kali
e. Ayah tidak bekerja

JAWABAN : C (Buku Kuliah Ilmu Kesehatan Anak 1, hal. 323-324)
PEMBAHASAN :
Bubur susu telah dapat diganti seluruhnya dengan nasi tim sebanyak 3 kali dalam sehari pada bayi usia 8-12 bulan. Bila bayi disusukan melebihi masa 1 tahun, perlu diperhatikan kemungkinan timbulnya anoreksia terhadap makanan lain sehingga anak akan menderita kekurangan protein dan kalori.

20

20. Seorang pria berusia 25 tahun dating dengan mengeluh demam sejak 10 hari yang lalu. Mula-mula demam tidak tinggi, lalu makin lama makin tinggi, terutama pada sore hari dan malam hari. Tiga hari pertama, panas, mencret, dan tampak apatis. Selama tiga hari, pasien mendapat parasetamol dan ampisilin, tetapi tidak membaik. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 64 kali/menit, dan pernapasan 20 kali/menit. Pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis etiologinya adalah….
a. Widal, gal/bulyon, kultur, dan serologis
b. Inhibisi hemaglutinasi
c. Apus dara tebal
d. Serologis leptospirosis dan widal
e. Widal, kultur gal/bulyon, dan kultur feses

JAWABAN : A (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, edisi 4, hal. 1753)
PEMBAHASAN :
Gejalan klinis yang perlu diperhatikan adanya demam yang meninggi pada sore dan malam hari lebih dari satu minggu. Keadaan sekarang pasien menjadi apatis. Beberapa gejala ini mengarah kepada demam tifoid. Pemeriksaan yang rutin dilakukan selain pemeriksaan darah perifer lengka dilakukan pemeriksaan penunjang lain yaitu uji widal dan kultur.

21

21. Seorang bayi berusia 1 minggu diantar ketempat praktik dokter dengan keluhan lubnag kencing tidak lazim. Orangtua merasa ada perbedaan ini sejak lahir. Pada pemeriksaan fisik tampak pembesaran klitoris dan muara ureta terletak ventro proksimal. Rencana terapi yang akan dilakukan adalah……
a. Foto rontgen
b. Laborratorium darah
c. Observasi di puskesmas
d. Pasang kateter
e. Rujuk poli bedah

JAWABAN : E (Buku Ajar Ilmu Bedah, edisi 2, hal. 748)
PEMBAHASAN :
Kelainan pada bayi ini merupakan kelainan kongenital. Penatalaksanaan selanjutnya merupukan kompetensi spesialis bedah.

22

22. Seorang laki-laki berusia 15 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kencing mrah sejak seminggu yang lalu. Keluhan ini disertai bengkak pada mata dan kelopak. Dua minggu kemudian, timbul pula bengkak pada tungkai dan perut. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 84 kali/menit, pernapasan 20 kali/menit, dan suhu 36,5°C. Dari pemeriksaan laboratorium ditemukan protein urine 4+ dan eritrosit. Diagnosisnya adalah...
a. GGK (Gagal Ginjal Kronik) d. Gagal jantung
b. SNA (Sindrom Nefritis Akut) e. Sirosis hepar
c. SN (Sindrom Nefrotik Akut)

JAWABAN: C. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid 2, edisi 3, hal. 488-489)
PEMBAHASAN:
Sindrom nefrotik ditandai oleh proteinuria masif, hipoalbuminemia, edema dan hiperlidemia. Manifestasi klinis ditandai pada episode pertama ditandai dengan influenza, bengkak periorbital, dan oliguria. Dalam beberapa hari, edema semakin jelas dan menjadi anasarka. Keluhan jarang selain malaise ringan dan nyeri perut. Selain proteinuria masif. sedimen urine biasanya normal. Bila terjadi hematuria mikroskopik (>20 eritrosit/LPB) dicurigai adanya lesi glomerular. Albumin plasma rendah dan lipid meningkat. lgM dapat meningkat, sedangkan lgG turun.

23

24. Penyebab yang paling mungkin mendasari anemia pada kasus di atas adalah...
a. Gangguan produksi d. Perdarahan akut
b. Destruksi e. Kongenital
c. Perdarahan kronis

JAWABAN: E. (Buku Ajar Ilmu Dalam Jilid II, edisi 4, hal. 759)
PEMBAHASAN:
Hemofilia adalah penyakit perdarahan akibat kekurangan faktor pembekuan darah yang di turunkan (herediter) secara sex-linked recessive pada kromosom X (Xh).

24

25. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan ada benjolan di pipi kiri sejak tiga bulan yang lalu. Keluhan tidak disertai. Dari tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi nafas 20kali/menit, dan suhu 36,5°C. Pada pemeriksaan tampak benjolan berukuran diameter 5 cm, mendesak daun telinga ke atas, nyeri tekan (-), tidak ada paralisen.VII, dan kulit normal. Diagnosis yang tepat adalah...
a. Tumor jinak kelenjar parotis d. TB kelnjar parotis
b. Tumor ganas kel parotis e. Hemangioma kelenjar parotis
c. Sialodenitis

JAWABAN: A. (Kumpulan Kuliah Ilmu Bedah FKUI, hal. 386)
PEMBAHASAN:
Tumor jinak parotis yg sering ditemukan adalah tumor campur (mixed tumor). Sifat tumor campur berupa benjolan di sekitar liang tanpa rasa sakit. Benjolan tumbuh lambat. Bila cukup besar, daun telinga terlihat terangkat bila dibandingkan dengan telinga normal di kontralateral. Benjolan konsistensi padat, berbatas tegas, dan gangguan saraf fasialis tidak ditemukan.

25

26. Seorang pasien wanita G3P2A0 35 tahun datang ke dokter A dengan keluhan terlambat datang bulan kurang lebih selama tiga bulan. Wanita bungsu usia 7 bulan sehingga belum memiliki rencana untuk mempunyai anak kembali. Dokter A menolak memberikan terapi dan menyarankan pergi ke dokter B. Dokter B memberi obat, lalu pasien diminta kontrol setelah 5 hari. Tindakan dokter A adalah...
a. Benar, melanggar hukum d. Salah, melawan hukum
b. Benar, melawan hukum e. Benar, tidak melanggar hukum
c. Salah, melanggar hukum

JAWABAN: B. (Pedoma Ilmu Kedokteran Forensik, edisi 1, hal. 245-246)
PEMBAHSAN:
Abortus yang dilakukan secara sengaja merupakan salah satu maslah hukum yang peka dan berkaitan dengan abortus, yaitu pasal 346, 347, 348, 349, dan 299.
PASAL 348 KUHP
(3) Barangsiapa dengan sengaja menggugurkan atau kandungan seorang wanita dengan persetujannya, diancam pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.
(4) Jika perbuatannya itu mengakibatkan matinya wanita tersebut, diancam dengan pindana penjara paling lama tujuh tahun.
PASAL 349 KUHP
Jika seorang dokter, bidan, atau juru obat membantu melakukan kejahatan berdasarkan pasal 346, ataupun melakukan atau membantu salah satu kejahatan yang diterapkan dalam pasal 347 dan 348, maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengan sepertiga dan dapat di cabut hak untuk menjalankan pencarian dalam kejahatan dilakukan.
Tindakan dokter A benar karena menolak memberikan terapi untuk menggurkan kandungan pasien. Dokter A tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, Akan tetapi, menjadi melawan hukum karena memberikan saran yang tidak tepat.

26

27. Seorang laki-laki berusia 40 tahun mengalami kesaktikan tak terthankan karena didiagnosis dokter menderita tumor ganas. Pasien meminta euthanasia. Apa alasan dokter memperbolehkan euthanasia?
a. Usia pasien sudah tua
b. Menghilangkan penderitaan pasien
c. Atas permintaan pasien
d. Hak manusia untuk menentukan hak hidup matinya sendiri
e. Kewajiban dokter menolong pasien

JAWABAN: D. (Etika Kedokteran dan Hukum Kesehatan, edisi 4, hal. 116)
PEMBAHASAN:
Euthanasia adalah dengan sengaja tidak melakukan sesuatu memperpanjang hidup seorang pasien. Selain itu, dengan sengaja melakukan sesuatu untuk memperpendek hidup atau mengakhiri hidup pasien. Hal ini dilakukan kepentingan pasien sendiri.
Dengan makin mengnkatnya akan hak untuk menentukan nasib sendiri (self determination), di banyak negara mulai timbul gerakan dan penghargaan atas hak seseorang untuk mengakhiri hidup. Di beberapa negara, hak ini diakui oleh pemerintah karena diatur dalam Undang-Unddang, seperti di negara Belanda, Belgia, dan Nonthern Territory, Australia.

27

28. Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang dengan keluhan sesak. Keluhan disertai demam selama tiga hari. Ada riwayat ayam tetangga mati mendadak dalam peternakan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 32 kali/menit, dan suhu 36,5°C. Pada rontgen, ditemukan infiltrat luas luas di lapangan paru. Pernyataan di bawah ini yang bener adalah...
a. Hewan reservoar tidak ada
b. Termasuk virus influensa tipe B
c. Berkembang biak fi sitoplasma sel hospes
d. Antigenik variasi pada Ag H dan Ag N
e. Endemik di wilayah tertentu

JAWABAN: D. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III,edisi 4, hal. 1719)
PEMBAHASAN:
Virus influenza pada unggas mempunyai sifat dapat bertahan hidup di air sampai 4 hari pada suhu 22°C dan lebih dari 30 hari pada suhu 0°C Di dalam tinja unggas dan tubuh unggas sakit, virus influenza dapat hidup lama. Tetapi, mati pada pemanasan 60°C selama 30 menit, 56°C selama3 jam, dan pemanasan 80°C selama 1 menit. Virus akan mati dengan deterjen, disinfektan sepertii formalin, dan cairan yang mengandung iodin serta alkohol. Salah satu ciri penting dari virus ini adalah kemampuan untuk mengubah antigen permukaannya (H dan N), baik secara cepat maupun lambat.

28

29. Seorang anak berumur 7 tahun datang dengan keluhan perdarahan pervaginam. Pada pemeriksaan fisik ditemukan, tanda-tanda seks sekunder. Riwayat trauma genital disangkal. Apa yang terjadi ?
a. Menarche d. klimektarium
b. Pubertas dini e. Menapouse
c. Pubertas tarda

JAWABAN: B. (Ilmu Kandungan, hal. 236 )
PEMBAHASAN :
Pada pubertas dini, hormon gonadotropin diproduksi sebelum anak berumur 8 tahun. Hormon merangsang ovarium dengan ciri-ciri kelamin sekunder, menarche, dan kemampuan reproduksi terdapat sebelum waktunya.

29

30. Seorang wanita berusia 20 tahun, primigravida, hamil 37 minggu, datang ke puskesmas. Ia mengeluh kepalanya pusing. Keluhan disertai dengan mata berkunang-kunang dan kedua kaki bengkak. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 180/110 mmHg, nadi 78 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 37?C. Kemudian, pada ekstremitas inferior terdapat oedem anasarka. Angka kematian ibu (AKI) tinggi selain disebabkan oleh penyakit diatas juga disebabkan....
a. DM d. Tumor Serviks
b. Perdarahan Post Partum e. Preeklampsia
c. Tumor Payudara

JAWABAN : B (Ilmu Kebidanan, edisi 3 , hal. 8 )
PEMBAHASAN :
Pasien ini mengalami gejala klinis preeklampsia. Penyakit lain yang menyebebabkan kematian ibu adalah perdarahan. Sebab-sebab perdarahan yang penting adalah perdarahan antepertum, pendarahan postpartum, abortus dan kehamilan.

30

31. Seorang anak perempuan berumur 15 tahun sulit naik kelas dan masih duduk di kelas 2 SD. Diketahui , saat kecil sering demam dan kejang. Kemungkinan diagnosisnya adalah ......
a. Retardasi mental d. Epilepsi
b. Deprivasi mental e. Deterionasi Mental
c. Hiperaktif

JAWABAN : A. ( Buku Psikiatri, edisi 6, hal. 241-242 )
PEMBAHASAN :
Retaradasi mental adalah adanya penurunan fungsi intelektua (IQ

31

32. Di ICU, terdapat dua pasien yang menggunakan ventilator. Pasien A berusia 80 tahun dengan perdarahan otak dan prognosis buruk. Pasien B berusia 25 tahundengan trauma kapitis karena kecelakaan lalu lintas dengan edema otak dan prognosisnya baik serta butuh respirator. Sebagai dokter, apa yang harus dilakukan ?
a. Tidak memindahkan mesin pasien A
b. Bijak dalam makroalokasi
c. Menghargai hal sehat pasien
d. Hak menentukan nasib pasien
e. Meminta anggaran ventilator yang baru

JAWABAN : B. ( Etika Kedokteran dan Hukum Kesehatan , edisi 4, hal. 169 )
PEMBAHASAN :
Sebagai seorang dokter haruslah bijak dalam menentukan penatalaksanaan prioritas diantara beberapa pasien sesuai standar pelayanan yang ada. Sesuai KODEKI pasal 2 “Seorang dokter harus senantiasa berupaya melaksanakan profesinya sesuai standar profesi yang tinggi”. Pada pasal 7d dikatakan, “Setiap dokter harus senantiasa mengingat akan kewajibannya melindungi hidup insani”.

32

33. Seorang balita berusia 3 tahun diantar dengan keluhan sesak napas. Keluhan disertai badan panas tinggi sejak empat hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik ditemukan, suhu badan 38,5?C, terdapat panas cuping hidung dan retraksi dinding dada. Obat apa yang paling tepat diberikan ?
a. Ampicilin d. Kotrimoksasol
b. Amoksilin e. Eritromisin
c. Cefotaxim

JAWABAN : A. (Kapita selekta Kedokteran jilid 2, edisi 3, hal. 467 )
PEMBAHASAN :
Manifestasi klinis pneumonia secara umum dapat dibagi menjadi :
a) Manifestasi nonspesifik infeksi dan toksisitas,berupa demam, sakit kepala,iritabel,gelisah,malaise, nafsun makan kurang, dan keluhan gastrointestinal.
b) Gejala umum saluran pernapasan bawah, berupa batuk, takipnu,ekspetorasisputum, napas cuping hidung, sesak napas, air hunger, merintih dan sianosis. Anak yang lebih besar dengan pneumonia akan lebih suka berbaring pada sisi yang sakit dengan lutut tertekuk karena nyeri dada.
c) Tanda pneumonia berupa retraksi ( penarikan dinding dada pada bagian bawah kedalam saat napas bersama dengan peningkatan frekuensi napas), perkusi pekak, fremitus melemah, suara napas melemah, dann ronki.
d) Tanda efusi pleura atau empima, berupa gerak ekskursi dada tertinggal didaerah efusi, perkusi pekak, fremitus melemah, suara napas melemah, suara napas tubuler tepat diatas napas cairan, friction rub , nyeri dada karena iritasi pleura ( nyeri berkurang bila efusi bertambah dan berubah menjadi nyeri tumpul )kaku kuduk/meningismus ( iritasi meningen tanpa inflamasi ) bila terdapat iritasi pleura lobus atas , nyeri abdomen ( kadang terjadi bila iritasi mengenai diafragmapada pneumonia lobus kanan bawah). Pada neonatus dan bayi kecil, tanda pneumonia tidak selalu jelas. Elusi pleura pada bayiakan menimbulkan pekak perkusi.
e) Tanda infeksi ekstrapulmonal .
Penatalaksanaannya antara lain :
• Oksigen 1-2 L/menit
• IVFD dektrose 10% : NaCL 0,9 %= 3 : 1, +KCI mEq/500 ml cairan. Jumlah cairan sesuai dengan berat badan, kenaikan suhu dan status dehidrasi.
• Jika sesak tidak terlalu hebat, dapat dimulai makanan enetralbertahap melalui selang nasogastrik dengan feeding drip.
• Jika sekresi lendir berlebihan, dapat diberikan inhalasi dengan salin normal dan beta agonis untuk memperbaiki transpor mukosilier.
• Koreksi gangguan keseimbangan asam basa dan elektrolit
• Antibiotik sesuai dengan hasil biakan. Atau berikan :
Untuk kasus pneumonia community base :
• Ampisilin 100 mg/kgBB/hari dalam 4 kali pemberian
• Kloramfenikol 75 mg/kgBB/hari dalam 4 kali pemberian
Untuk kasus pneumonia hospital base :
• Sefotaksim 100 mg/kgBB/hari dalam 2 kali pemberian
• Amikasin 10-15 mg/kgBB/hari dalam 2 kali pemberian

33

34. Seorang anak berusia 5 tahun dibawa ke UGD karena terjatuh dari ayunan. Anak tidak mengalami penurunan kesadaran , tidak ada mual dan muntah, dan tidak ada perdarahan THT. Pada pemeriksaan fisik terdapat luka robek 2 x 1 cm di regio parietal dextra. Pentalaksanaan yang diberikan adalah obat povidon iodine. Jadi, jenis penyembuhan lukanya adalah .....
a. primary intention d. delayed intention
b. secondary intention e. Acute intention
c. tertiary intention

JAWABAN : B. ( Buku Ajar Ilmu Bedah,edisi 2,hal. 68 )
PEMBAHASAN :
Penyembuhan primer didapatkan luka bersih, tidakn terinfeksi dan dijahit dengan baik. Penyembuhan luka dibiarkan terbuka akan terisi jaringan granulasi, kemudian ditutup dengan jaringan epitel. Penyembuhan primer tertunda atau penyembuhan dengan jahitan tertunda. Luka dibiarkan terbuka. Setelah beberapa hari ternyata ada granulasibaik ada gejala maupun infeksi. Kemudian, dipasang jahitan.

34

35. Seorang pasien laki-laki berusia 18 tahun mengeluh gatal-gatal. Terdapat bercak makulo hipopigmentasi brskuama halus di leher, bahu dan punggung. Bentuknya macam-macam dan bila digarukn akan bersisik. Dari hasil pemeriksaan didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 84 kali/menit , pernapasan 20 kali/menit, dan suhu 36,8?C. Pemeriksaan dengan KOH 100% terdapat hifa yang pendek. Diagnosis kasus ini adalah ......
a. Tinea capitis d. Tinea korporis
b. Ptiriasis alba e. Ptiriasis rosea gilbert
c. Ptiriasis versicolor

JAWABAN : C. ( Ilmu penyakit Kulit dan Kelamin, edisi 3, hal. 98 )
PEMBAHASAN :
Kelainan kulit ptiriasis versicolor sangat superfisial dan ditemukan terutama pada badan. Kelianan ini terlihat sebagai bercak-bercak berskuama halus yang berwarna putih sampai hitam, bentuk tidak teratur sampai tidak teratur, dan batas tegas sampai difus. Bercak tersebut berfluoresensi bila dilihat dari lampu wood. Selain itu , pada sediaan langsung kerokan kulit dengan larutan KOH, terlihat campuran hifa pendek dan spora bulat yang dapat berkelompok.

35

36. Seorang laki – laki dewasa hobi berenang, kemudian mengeluh kram di betis. Struktur yang berperan pada kontraksi otot...
a. Miofilamen
b. Sarkomer
c. Protein aktin dan myosin
d. Asam laktat
e. Mitokondria

JAWABAN: A. (Guyton & Hall, Buku Ajar Fisiologi Kedokteran, edisi 9, hal. 93 – 94)
PEMBAHASAN:
Kontraksi otot terjadi setelah ada potensial aksi yang akan menimbulkan depolarisasi membran serta otot. Kemudian, menyebabkan retikulim sarkoplasma melepaskan ion kalsium yang telah disimpan di dalam retikulum, ke dalam miofibril. Ion – ion kalsium menimbulkan kekuatan menarik antara filamen aktin miosin yang menyebabkan bergerak bersama dan menghasilkan proses kontraksi. Jadi, kontraksi otot terjadi karena mekanisme pergeseran filamen.

36

37. Seorang laki – laki berusia 17 tahun diantar ke puskesmas karena kecelakaan lalu lintas. Ia mengalami patah tulang terbuka pada kedua tungkai. Darahnya mengalir deras. Di puskesmas, penderita tenang, tertidur, dan mengeluarkan suara mendengkur seperti berkumur – kumur. Hasil pemeriksaan didapatkan, nadi a. radialis cepat dan lemah, serta ujung ujung jari – jari dingin. Tindakan apa yang harus dilakukan pertama kali?
a. Membebaskan jalan napas dan mengatur posisi kepala
b. Memberi napas buatan dari mulut ke mulut
c. Mengangkat keduaa tungkai, lalu badan diberi alas papan keras
d. Pasang infuse line cairan koloid dan vasopresor
e. Pasang bidai pada kedua tungkai

JAWABAN: A. (Advanced Trauna Life Support fo Doctors, hal. 16)
PEMBAHASAN:
Untuk setiap kasus kegawatdaruratan, prinsip penanganan yang diterapkan adalah sesuai dengan Advanced Trauna Life Support (ATLS), yaitu dengan survei primer ABC. Hal yang pertama dilakukan adalah penilaian airways dengan proteksi cervikal. Hal ini meliputi pemeriksaan adanya obstruksi jalan napas dengan jalan melindungi vertebra servikal. Kedua, breathing dengan menjaga oksigensi. Kemudian, menjaga sirkulasi dan kontrol pendarahan.

37

38. Seorang anak berusia 7 tahun dan adiknya. Keduanya mengeluh gatal – gatal di seluruh tubuh, sela – sela jari kaki, dan tangan. Kemudian, timbul papul – papul ada berapa bentuk vesikel. Lapisan kulit mana yang mengalami patologi pada fase awal penyakit tersebut?
a. Stratum corneum
b. Stratum basalum
c. Stratum granulosum
d. Stratum lusidum
e. Stratum spinosum

JAWABAN: A. (Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, edisi 3, hal.3)
PEMBAHASAN:
Gejala klinis pada kedua pasien kemungkinan diagnosis skabies. Penyakit kulit biasanya menyerang organ kulit dari bagian luar terlebih dahulu. Lapisan kulit dari luar terdiri atas lapisan epidermis, dermis, dan hipodermis. Lapisan epidermis terdiri atas stratum korneum, stratum lusidum, stratum granulosum, stratum spinosum, dan stratuum basale.

38

39. Seorang wanita datang sejak dua hari yang lalu dengan bercak-bercak kemerahan di sekitar mulut dan keropeng di bibir. Dari hasil pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan 110/70 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu tubuh 36,5o C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan, eritema, vesikel, bula di sekitar bibir, dan mukosa mulut. Riwayat minum obat lima hari yang lalu. Faktor pencetus yang paling mungkin adalah...
a. Alergi obat
b. Infeksi
c. Neoplasma
d. Inflamasi
e. Infestasi

JAWABAN: A. (Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, edisi 3, hal. 147 – 148)
PEMBAHASAN:
Pasien ini memiliki gejala klinis penyakit akibat reaksi alergi obat, yang dikenal dengan sindrom stevens-johnson. Terjadi karena adanya riwayat minum obat sebelum timbul gejala. Gejala klinis sindrom stevens-johnson bervariasi. Dari ringan sampai yang berat. Pada gejala yang berat kesadaran menurun. Mulainya penyakit akut yang disertai gejala prodomal berupa demam tinggi, malaise, nyeri kepala, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan. Pada sindrom ini dikenal trias kelainan, berupa:
a. Kelainan kulit, dapat terdiri atas eritema, vesikel, bula, erosi, dan purpura
b. Kelainan selaput lendir di orifisium, tersering pada mukosa mulut, kemudian di muara alat genital, lubang hidung, dan anus. Lesi berupa vesikel dan bula yang pecah menjadi erosi, ekskoriasi, dan krusta kehitaman. Stomatitis dan pseudomembran faring dapat juga terjadi.
c. Kelainan mata, yang tersering adalah konjungtivitis kataralis. Selain itu, juga dapat berupa konjungtivitas purulen, pendarahan, simblefaron, ulkus kornea, iritis, dan iridosiklitis.

39

40. Komplikasi penyakit pada soal nomor 39, yang dapat menyebabkan kematian adalah...
a. Meningitis
b. Hepatitis
c. Pendarahan gastrointestinal
d. DIC
e. Sepsis

JAWABAN: E. (Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, edisi 3, hal. 148)
PEMBAHASAN:
Komplikasi tersering adalah bronkopneumonia. Komplikasi lain yaitu kehilangan cairan/darah, sepsis, gangguan keseimbangan elektrolit, dan syok. Pada mata, dapat terjadi kebutaan karena lakrimasi.

40

41. Seorang pasien laki-laki berusia 40 tahun datang ke puskesmas mengeluh kesemutan di bibir bagian bawah setelah operasi gigi bawah belakang, dua minggu yang lalu. Penyebabnya adalah...
a. Alergi obat anestesi
b. Dosis obat berlebihan
c. Obat anestesi masuk pembuluh darah
d. Kelainan anatomi rahang
e. Trauma jaringan saraf

JAWABAN: E. (Buku Ajar Ilmu Bedah, edisi 2, hal. 356)
PEMBAHASAN:
Pasien mengeluh setelah operasi gigi karena ada kemungkinan terjadi trauma jaringan saraf dengan keluhan kesemutan di bibir. Komplikasi ekstraksi dapat berupa patah akar gigi, pendarahan, infeksi, dan cedera n.alveolaris mandibula.

41

42. Seorang wanita berusia 22 tahun datang ke tempat praktik dokter dengan keluhan lemas sejak dua hari yang lalu. Sejak kecil, mendapat terapi insulin injeksi untuk seumur hidup karena menderita DM type I. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 80 kali/menit, pernapasan 20 kali/menit, dan suhu 36,8o C. Pemeriksaan BSN dengan hasil 450 gr. Dasar kelainan metabolik tersebut adalah...
a. Peningkatan proteolisis
b. Peningkatan lipogenesis
c. Peningkatan sekresi kolesterol
d. Penurunan glikogenolisis
e. Penurunan oksidasi ?

JAWABAN: E. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid 1, edisi 3, hal. 580)
PEMBAHASAN:
Insulin Dependent Diabetes Melitus (IDDM) atau Diabetes Melitus Tergantung Insulin (DMTI) disebabkan oleh destruksi sel ? pulau Langerhans akibat proses autoimun. Sedangkan, Non Insulin Dependent Diabetes Melitus (NIDDM) atau Diabetes Melitus Tidak Tergantung Insulin (DMTTI) disebabkan kegagalan relatif sel ? dan resistensi insulin. Resistensi insulin adalah turunnya kemampuan insulin untuk merangsang pengambilan glukosa oleh jaringan perifer serta untuk menghambat produksi glukosa oleh hati. Sel ? tidak mampu mengimbangi resistensi insulin ini sepenuhnya. Artinya, terjadi defisiensi relatif insulin. Ketidakmampuan ini terlihat dari berkurangnya sekresi insulin pada rangsangan glukosa, maupun pada rangsangan glukosa bersama bahan perangsang sekresi insulin lain. Hal ini berarti sel ? pankreas mengalami desensitisasi terhadap glukosa.

42

43. Seorang laki-laki berusia 61 tahun masuk usia pensiun datang ke tempat dokter karena mengalami gangguan dalam mengingat urutan tanggal lahir anaknya. Gangguan tersebut adalah...
a. Depresi d. Amnesia
b. Delirium e. Demensia
c. Paramnesia

JAWABAN : E (Buku Saku Psikiatri, edisi 6, hal 73-75)
PEMBAHASAN :
Demensia merupakan suatu keadaan kehilangan funsi intelektual yang luas akibat penyakit organik difus seperti hemisfer serebri (demensia kortikal) atau struktur subkortikal (demensia subkortikal). Biasanya terjadi pada usia lanjut. Gejala awalnya adalah penurunan daya ingat, daya orientasi, gangguan fungsi intelektual, gangguan daya nilai, dan gangguan bahasa.

43

44. Seorang laki-laki berusia 35 tahun mengalami luka bakar pada seluruh ketebalan kulit pada daerah dorsum manus. Sebuah flap rotasi dari kulit normal dan jaringan subkutenus dibuat untuk menutupi defek tersebut. Dari jawaban dibawah ini, pada lapisan manakah pembuluh darah arterial yang akan memberikan vaskularisasi pada flap tersebut?
a. Stratum basale d. Stratum lucidum
b. Dermis bagian dalam e. Lemak subkutan
c. Stratum corneum

JAWABAN : E. (Buku Ajar Ilmu Bedah, edisi 2, hal. 74)
PEMBAHASAN :
Luka bakar yang terjadi pada kasus ini adalah luka bakar derajat tiga. Luka bakar derajat tiga meliputi seluruh kedalaman kulit. Jika berat, kemungkinan subkutis atau organ yang lebih dalam lagi terkena. Tidak ada lagi elemen epitel hidup yang tersisa yang memungkinkan penyembuhan dari dasar luka. Oleh karena itu, perlu dilakukan cangkok kulit (flap). Vaskularisasi berasal dari jaringan subkutis yang selamat misalnya jaringan lemak.

44

45. Seorang laki-laki berusia 24 tahun dirujuk ke unit gawat darurat setelah tertusuk benda tajam pada thorak anterior dan sisi medial papilla mamae sinistra. Pada saat tiba, diketahui tekanan darah 70/50 mmHg. Vena-vena leher tampak melebar. Suara pernapasan vesikuler normal pada kedua paru. Dari pilihan jawaban dibawah ini, langkah pengelolaan berikutnya yang paling tepat adalah...
a. Foto sinar X thoraks d. Insersi tabung pada cavum thoraks sebelah kiri
b. Intubasi endotracheal e. Perikardiosentesis
c. EKGB

JAWABAN : A. (Buku Ajar Ilmu Bedah, edisi 2, hal. 407)
PEMBAHASAN :
Pasien ini kemungkinan terjadi pneumothoraks atau hemothoraks yang terjadi karena tusukan pada pleura parietalis atau viseralis. Luka pleura parietalis dapat mengakibatkan hemothoraks. Sedangkan, cedera pleura viseralis menyebabkan hemothoraks atau pneumothoraks. Karena belum ada kegawatan trauma dada seperti tension pneumothoraks yang memerlukan tindakan segera, tindakan selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan rontgen thoraks untuk menunjang diagnosis.

45

46. Seorang wanita berusia 54 tahun dibawa ke unit gawat darurat oleh keluarganya karena baal dan lemah pada tangan kiri dan kedua kakinya selama 2 jam. Dia memiliki riwayat tekanan darah tinggi, penggunaan alkohol, dan merokok sebanyak 2 bungkus rokok setiap hari selama 30 tahun. Rasa pada tangan kiri dan kedua kaki menurun dan kekuatan otot adalah 0/5. Terdengar bruit pada arteri karotid kanan. Manakah dari pemeriksaan dibawah ini yang paling tepat untuk penegakan diagnosis awal?
a. Electroencephalography d. Echocardiography
b. Carotid duplex scan e. Carotid angiography
c. CT scan kepala

JAWABAN: C. (Neurologi Klinis Dasar, hal. 478)
PEMBAHASAN:
Pada kasus ini, pasien sampai ke UGD dalam kondisi kelemahan ekstremitas mendadak. Dengan riwayat hipertensi, minum alkohol, dan merokok yang merupakan faktor risiko terjadi stroke. Bisa saja diduga ada perdarahan serebral atau intrakranial. Oleh sebab itu, pemeriksaan penunjang yang baik adalah dengan CT scan. CT scan dapat memvisualisasikan tumor intrakranial, edema serebri, lesi kontusio serebri, infarak serebri, perdarahan serebral/intrakranial, lesi demielinisasi, dan hidrosefalus.

46

47. Satu hari setelah perbaikan terhadap ruptur aneurisma aorta yang dilakukan dalam keadaan, seorang pria berusia 66 tahun menghasilkan urine sebanyak 35 mL selama perioda 4 jam. Sebuah kateter foley masih terpasang. Dia menerima 14 unit darah selama operasi. Suhu tubuhnya 37.80C (100 F), tekanan darah 104/68 mmHg, dan nadi 126 kali/menit. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya edema perifer yang luas. Suara jantung normal. Pada pemeriksaan dengan auskultasi suara paru terdengar bersih. Lalu, perut teraba lunak. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan, hematokrit 27%, serum Na+ 143 mEq/L, K+5.0 mEq/L, dan urine Na+6 mEq/L. Penyebab oliguria yang paling tepat untuk pasien tersebut adalah...
a. Gagal jantung d. Renal artery thrombosis
b. Hypovolemia e. Transfusion reaction
c. Occluded foley catheter

JAWABAN : B. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I,edisi 4, hal.180)
PEMBAHASAN:
Pasien mengalami ruptur aneurisma aorta yang dapat mengakibatkan perdarahan masif, bahkan bisa syok hipovolemik. Pasien menerima 14 unit darah selama operasi dan menghasilkan urine 35 ml selama 4 jam. Normalnya urine dihasilkan 1 ml/kg/jam. Jadi, dapat disimpulkan oliguria yang terjadi adalah akibat pendarahan sehingga volume cairan tubuh berkurang.

47

48. Seorang pria berusia 31 tahun menderita buerger’s disease datang ke poliklinik. Keluhannya ujung kelingking kaki kanannya kehitaman, bau, dan sangat nyeri. Pemeriksaan fisik umum normal. Status lokalis tampak gangren kering pada ujung digiti V pedis dextra. Dari pemeriksaan laboratorium darah didapatkan, hemoglobin 13,1 g/dl dan leukosit 12.100/mm3 . Hasil laboratorium lain normal. Tindakan yang dilakukan pada pasien ini adalah...
a. Nekrotomi dan debridement, kemudian disiapkan untuk amputasi elektif
b. Nekrotomi dan debridement, kemudian diberi analgesik, antibiotik, dan vasodilator oral
c. Insisi dan drainase, kemudian diberi analgetik, antibiotik dan vasodilator oral
d. Tindakan nekrotomi dan debridement, kemudian diberi analgetik, antibiotik, dan vasodilator oral
e. Amputasi dengan anestesi lokal, kemudian diberi antibiotik, analgetik, dan vasodilator oral

JAWABAN: B. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III, hal. 1676-1677)
PEMBAHASAN:
Tromboangitis obliterans disebut juga penyakit buerger’s. Yaitu, kelainan vaskular berupa inflamasi dan penyumbatan yang mengenai pembuluh darah ukuran sedang, kecil, serta vena distal ekstremitas atas dan bawah. Pada kasus ini dapat dilakukan debridemen lokal dan nekrotomi. Kemudian, antibiotik, analgetik, dan vasodilator oral. Jika semua usaha gagal, pilihan terakhir adalah amputasi.

48

49. Tanda dan gejala terpenting dari Volmann’s ischemic adalah...
a. Pallor d. Numbness
b. Coolness e. Pain
c. Swelling

JAWABAN : E. (Buku Ajar Ilmu Bedah, edisi 2, hal.863)
PEMBAHASAN:
Volkmann’s ischemic biasanya ditemukan pada ekstremitas atas setelah cedera sekitar siku atau lengan bawah. Pada pemeriksaan klinis, sangat penting diperiksa ada atau tidaknya gangguan peredaran darah dan lesi pada saraf tepi. Jika pasien mengeluh tentang keempat gejala setempat dengan tanda P, yaitu pain (nyeri), parestesia, pucat (pale), dan paralisis, harus dicurigai terjadinya sindrom kompartemen yang dapat mengakibatkan terjadinya kontraktor miogen skemia Volkmann.

49

50. Seorang gadis cantik dating ke tempat praktik anda. Ia mengharapkan tinggi badan bertambah karena bercita-cita menjadi pramugari. Dokter menyarankan untuk melakukan pemeriksaan rontgen daerah lutut. Apa yang terutama dilihat dari hasil rontgenpada kasus diatas?
a. Periosteum
b. Epiphysis
c. Metaphysic
d. Epyphyseal plate
e. Perichondrium

JAWABAN : D. (Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit Volume 2, edisi 6, hal.1358)
PEMBAHASAN : metaphysic menopang sendi dan menyediakan darah yang cukup kuat untuk perlekatan tendon dan ligament pada epifisis. Lempeng epifisis adalah daerah pertumbuhan longitudinal pada anak anak dan bagian ini akan menghilang pada tulang dewasa. Bagian epifisis langsung berbatasan dengan sendi tulang panjang yang bersatu dengan metaphysic sehingga pertumbuhan tulang berhenti. Periosteum mengandung sel-sel yang berproliferasi dan berperan dalam proses pertumbuhan tranversal tulang panjang

50

51. Pada saat dilakukan pertolongan di UGD rumah sakit terhadap korban kecelakaan lalu lintas, didapatkan primary surveyA clear dan B clear. Pada saat C, cairan apa yang sebaiknya diberikan pada pasien ini?

a. Larutan D 5%
b. Larutan hemasel
c. Larutan NaCl 0,9%
d. Larutan HES 5%
e. Larutan RL

JAWABAN : E. (Adanced Trauma Life Support for Doctor, hal. 21)
PEMBAHASAN : ketika A clear dan B clear, survey selanjutnya adalah C (sirkulasi). Pendarahan dikontrol pada saat fase ini. Jika ada gangguan sirkulasi, harus dipasang sedikitnya dua IV line. Saat pasien baru dating, infuse cepat dengan cairan kristaloid, sebaiknya ringer laktat.

51

52. Bila dicurigai pada pasien ini mengalami obstruksi partial jalan napas, yang disebabkan pangkal lidah maka pemeriksaan bunyi apa yang didengar?
a. Snoring
b. Crowning
c. Gurling
d. Wheezing
e. Grunting

JAWABAN : A. (Adanced Trauma Life Support for Doctor, hal.46)
PEMBAHASAN : Sumbatan airway dapat diketahui dengan terdengarnya suara napas tambahan akibat pernapasan yang tersumbat. Suara mendengkur (snoring) disebabkan pangkal lidah yang jatuh kebelakang dan menyumbat hipofaring.

52

53. Apakah pada pasien ini perlu dipasang nasopharygeal airway?
a. Tidak, karena bukan trauma oro-maxillofacial hebat
b. Tidak, karena tidak ada gangguan koagulasi
c. Perlu, karena terjadi fraktur basis krani
d. Perlu, karena terjadi fraktur os nasale
e. Perlu, karena akan dilakukan operasi didaerah hidung

JAWABAN : A. (Adanced Trauma Life Support for Doctor, hal.47)
PEMBAHASAN : Bentuk sumbatan pada kasus ini dapat segera diperbaiki dengan cara mengangkat dagu (chin lif maneuver) atau dengan mendorong rahang bawah kearah depan (jaw thrust maneuver).

53

Untuk soal 54-58 menggunakan scenario dibawah ini.
Seorang laki-laki berusia 30 tahun mengendarai mobil. Kemudian, mengalami kecelakaan lalu lintas dijalan tol. Penderita mengalami trauma multiple. DiUGD, hasil pemeriksaan fisik didapatkan primary survey stabil. Saat secondary survey , anda akan membuat foto rontgen pertama.
54. Pemeriksaan rontgen dibawah, mana yang anda usulkan untuk diperiksa?

a. Kepala, leher, thoraks, pelvis
b. an
c. Kepala dan leher
d. Thoraks dan abdomen
e. Pelvis

JAWABAN :E.( Adanced Trauma Life Support for Doctor, hal. 277)
PEMBAHASAN :Dalam melakukan secondary mungkin akan dilakukan pemeriksan diagnostic yang lebih spesifik. Foto rontgen pertama yang harus diperiksa pertama kali adalah foto pelvis, setelah itu baru daerah lain. Foto pelvis AP perlu dilakukan segera pada penderita trauma multiple dengan sumber perdarahan yang belum dapat ditentukan.

54

55. Jika pada pasien ini ditemukan jelas pada kepala dan dada, tindakan airway management apa yang boleh dilakukan?
a. Head tilt
b. Chin lift
c. Jaw thrust
d. Fleksi kepala
e. Ekstensi kepala

JAWABAN : C. (Advanced Cardiovascular Life Support, hal. 21 )
PEMBAHASAN : sebaiknya yang digunakan adalah jaw thrust jika ada kemungkinan trauma. Maneuver ini berguna pada korban trauma karena tidak membahayakan penderita dengan kemungkinan patah ruas tulang leher atau mengubah patah tulang tanpa cedera spinal menjadi patah tulang dengan cedera spinal.

55

56. Tiba-tiba, pada pasien mengalami henti jantung sehingga perlu dilakukan kompresi jantung diluar pada RJ. Bila kompresi dilakukan dengan benar, berapa tekanan darah yang dihasilkan?
a. 100/10 mmHg
b. 120/80 mmHg
c. 100/50 mmHg
d. 100/40 mmHg
e. 110/70 mmHg

JAWABAN :A.(Advanced Cardiovascular Life Support)
PEMBAHASAN :kompresi dada jika dilakukan dengan benar maka kompresi dada luar dapat menghasilkan sistolik lebih dari 100 mmhg dan tekanan rata-rata 40m mmHg pada arteri karotis. Lilihan jawaban dengan tekannan darah sistolik lebih dari 100 dan MAP lbh dari 40 mHg adalah pilihan jawaban pertama.

56

57. berapa perbandingan kompresi jantung luar dan bantuan napas saat pasien belum diintubasi dengan dua orang penolong ?
a. 5 : 2
b. 5 : 1
c. 15 : 1
d. 15 : 2
e. 30 : 2

Jawaban : E. (Advanced Cardiovascular Life Support, hal. 34)

Pembahasan :
Resusitasi jantung paru yang dilakukan pada pasien ini adalah dengan memberikan ventilasi buatan, oksigenasi, dan kompresi jantung. Ventilasi dapat dari mulut ke mulut, mulut ke hidung, atau mulut ke trakea. RJP dilakukan dengan pemberian napas dua kali dan di kompresi jantung 30 kali.

57

58. Pasien ini perlu dilakukan intubasi. Berapa lama waktu procedur pemasangan yang paling baik?
a. Tidak lebih dari 30 detik
b. Sampai timbul sionasis
c. Sampai timbul bradikardi
d. Sampai penderita mulai bangun
e. Sama dengan lama kita menahan napas

Jawaban : A. (Advanced Cardiovascular Life Support, hal. 15)
Pembahasan :
Pemasangan intubasi tidak boleh melebihi 30 detik

58

59. Seorang bayi berumur 4 bulan dibawa ke puskesmas dengan keluhan terdapat benjolan kebiruan di tempora kiri. Benjolan muncul pada usia 1 minggu dan semakin membesar secara perlahan. Bayi tampak tidak terganggu. Kadang, benjolan membesar saat pasien menangis. Saat ini, diameter benjolan 4cm. Apakah terapi yang paling sesuai?
a. Observasi
b. Eksis massa
c. Ekstirpasi
d. Injeksi sklerosan
e. Injeksi kortikosteroid

Jawaban : C. (Buku Ajar Ilmu Bedah, edisi 2, hal. 330)
Pembahasan :
Gejala klinis yang ditemui adalah benjolan kebiruan di temporal kiri yang dapat membesar saat pasien menangis. Hemangioma kavernosum dari luar tampak sebagian tumor kebiruan yang dapat dikempeskan dengan penekanan, tetapi menonjol kembali setelah tekanan dilepaskan. Hemangioma buah arbie sebaiknya dibiarkan mengalami regsesi spontan. Jenis flameus ditanggulangi dengan eksesi, kalau perlu ditambah dengan cangkok kulit. Untuk hemangioma kevernosa satu-satunya terapi adalah dengan ekstirpasi.

59

60. Seorang bayi baru lahir menderita kelainan labiognatopalatoschizis. Bayi sehat, BB 3500 gr. Tidak ada kelainan bawaan dri orang lain. Orangtua adalah pasangan yang sehat, tidak ada cacat bawaan, demikian juga kakek nenek dari kedua pihak. Apa yang paling mungkin menjadi faktor penyebab kelainan bawaan tersebut?
a. Trauma pada kehamilan trimester kedua
b. Faktor genetik
c. Kekurangan vitamin A dan E selama kehamilan
d. Kekurangan asam folat
e. Terjadinya radiasi dari sinar x pada kehamilan muda ibunya

Jawaban : A. (Buku Ajar Ilmu Bedah, edisi 2, hal. 344)
Pembahasan :
Labioskizis terjadi pada satu dari seribu kelahiran. Faktor genetik berperan pada etiologis, selain pengaruh obat seperti fenobartital atau difenilhidantoin yang digunakan saat hamil muda. Cacat terbentuk pada trimester pertama kehamilan.

60

Untuk soal nomer 61-64 menggunakan skenario berikut.
Seorang pria berusia 46 tahun datang ke UGD dengan keluhan muntah dan buang air besar berdarah sejak satu hari yang lalu. Kejadian itu diawali dengan kejadian mendadak pada ulu hati, muntah mengandung sisa makanan, tetapi lebih banyak muntah seperti ter. Riwayat nyeri ulu hati berulang sejak setahun yang lali. Biasanya, nyeri dirasakan beberapa jam setelah makan.
Pada pemeriksaan fisik ditemukan, keadaan umum melemah dan kedua tangkai teraba dingin. Pada pemeriksaan abdomen tidak terdapat nyeri tekan, nyeri lepas, maupun kekuatan otot. Perut tidak kembung dan bising usus meningkat. Tidak ditemukan tanda-tanda gagal hati. Tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 110 kali/menit, lemah, dan tidak teratur.
61. Mana diagnosis yang paling tepat untuk pasien tersebut?
a. Syok hemorhagik e.c. perdarahan varicses esophagus akut
b. Syok hemorhagik e.c. perdarahan ulkus peptikum
c. Syok hemorhagik e.c. perdarahan varicses fundus lambung akut
d. Syok hemorhagik e.c. perdarahan kanker lambung
e. Syok hemorhagik e.c. perdarahan vascular malformation

Jawaban : B (Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid 1, edisi 4, hal.341)
Pembahasan :
Secara umum, pasien peptikum mengeluh dispepsia. Berupa keluhan seperti mual, muntah, kembung, nyeri ulu hati, rasa terbakar, dan rasa penuh pada ulu hati. Perforasi dengan sakit tiba-tiba pada perut dapat terjadi. Perdarahan juga ditemukan sebagai akibat komplikasi ulkus peptikum. Tinja seperi ter harus diwaspadai sebagai suatu perdarahan tukak. Pada pasien, selain ditemukan gejala klinis ulkus peptikum, didapatkan pula tanda-tanda syok yang kemungkinan akibat perdarahan karena ulkus peptikum.

61

62. Penanganan paling awal yang harus dilakukan pada pasien ini adalah....
a) resusitasi cairan dan pengawasan ketat tanda vital
b) resusitasi cairan dan transfusi darah, oksigenasi, serta pengawasan ketat tanda vital
c) resusitasi cairan dan transfusi darah, oksigenasi, pasang NGT, antibiotik broad spectrum, serta laparotomy
d) resusitasi cairan dan transfusi darah, oksigenasi, pasang NGT, pengawasan ketat terhadap tanda-tanda vital, serta endoscopy
e) resusitasi cairan, oksigenasi, pasang NGT, antibiotik broad spectrum, serta bilas lambung

Jawaban : B. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid 1,edisi 4, hal. 181 dan 343)
Pembahasan :
Pada pasien, syok terapi yang dilakukan segera adalah resusitasi cairan dengan ringer laktat.jika diperlukan,dapat diberikan transfusi.selain resusitasi cairan,saluran pernafasan harusdijaga dengan oksigenisasi.antibiotik untuk h.pylori diberikan jika kondisi telah stabil.pembedahan dilakukan jika perdarahan dan perforasi tidak dapat diatasi atau dalam keadaan darurat.

62

63. Apakah cairan resusitasi yang paling tepat untuk pasien tersebut?
a. Packed Red cell d. Larutan HES
b. Whole Blood e. Larutan normal Saline
c. Larutan RL

JAWABAN: C. ( Buku ajaran ilmu Penyakit Dalam Jilid 1, edisi 4, hal.181)
PEMBAHASAN :
Pada pasien syok terapi yang dilakukan segera adalah resusitasi cairan ringer laktat (RL) sebanyak 2-4L.

63

64. Setelah pasien diresusitasi, tampak perbaikan hemodinamik.Endoscopy GI tract atas terlihat sumber pendarahan. Tetapi gagal menghentikan pendarahan dan dibutuhkan 750 cc darah untuk menjaga tekanan darah cukup selama 8 jam. Penanganan lamjut yang paling tepat adalah.......
a. Injeksi adrenalin IV
b. Laparotomy explorative untuk menjaga mengontrol pendarahan
c. Lebih banyak tranfusi untuk menjaga Hb
d. Proton-pump inhibitor IV (omeprazole)
e. IV Pitressia drip

JAWABAN: B. ( Buku Ajaran iilu penyakit dalam jilid I, edisi 4, hal.343)
PEMBAHASAN:
Tidak operasi dengan laparotomi dilakukan jika ada indikasi. Operasi elektif jika tukak refakter atau gagal pengobatan. Operasi darurat jika terdapat komplikasi pendarahan,perforasi,dan stenosis pilorik.

64

65. Seorang pria berusia 55 tahun ke UGD dengan keluhan nyeri seluruh perut sejak dua hsri yang lalu. Nyeri dimulai diulu hati, kemudian menyebar keseluruh perut.pasien tampak berkeringat dan lethargic. Nyeri tekan, nyeri lepas, dan kram otot ditemukan. Perut tampak kembung dan bising usus menurun. Batas paru-hepar menghilang,tekanan darah 100/60 mmHg, nadi 100 kali/menit, suhu 38`C, serta mempunyai riwayat nyeri ulu hati berulang selama setahun ini. Dia selalu mengonsumsi aspirin untuk keluhan nyeri kepalanya. Penyebab paling sering penyakit ini adalah......
a. Primary peritonitis d.Faecal peritonitis
b. Secondary peritonitis e. Foreign body peritonitis
c. Tertiary peritonitis

JAWABAN: B ( Sabiston, buku ajar Brdah Bagian 1, hal 192)
PEMBAHASAAN:
Peritonitis terjadi mula-mula setelah kebocoran mikroorganisme dari organ terganggu ditraumatisasi.perluasan infeksi kedalam cavita peritonealis tergantung sari banyak faktor. Misal, lokasi dan luas kebocoran primer, sifat luka atau penyakit yang mendasarnya, adanya perlekatan akibat operasi sebelumnya, lamanya penyakit sekarang, serta efisien mekanisme imunitas. Peritonitis primer terjadi sebagai akibat langsung dari efeksi tertentu. Sedangkan, secara sekunder dapat disebabkan karena efek obat dan penyebab lain yang sekunder.

65

Soal nomor 66-68 menggunakan skenario dibawah ini.
Seorang anak laki-laki berusia 2 bulan dibawa ke UGD dengan keluhan perut kembung,muntah, dan tidak buang air besar sejak 4 hari yang lalu. Ada riwayat diare menyemprot. Pada pemeriksaan ditemukan pergerakan meconium yang lambat dan obstipasi berulang.

66. Diagnosis yang paling tepat adalah....
a. Intussuception d. Hirschprung’disease
b. Diare akut e. Ulcerative colitis
c. Enterocolitis

JAWABAN: D.( Buku ajar ilmu bedah,edisi 2, hal. 670-671)
PEMBAHASAN :
Penyakit Hirschprung merupakam megakolon kongennital akibat tidak adany plesus myentericus atau auerbach dilapisan otot dinding usus. Manifestasi klinis berupa gangguan defekasi yang dapat timbul lebih dari 24 jam pertama setelah lahir. Trias klasik gambaran klinis pada neonatus adalah mekonium keluar terlambat lebih dari 24 jam pertama, muntah hijau, dan perut membuncit. Adakalanya gejala obstipasi diselingi diare berat dengan feses yang berbau dan berwarna khas yanf disebabkan timbulnya enterokolitis, pada pemeriksaan colok dubur, terasa ujung jari terjepit lumen rektum yang sempit.

66

67. Tujuan penanganan terhadap pasien yang paling tepat adalah.......
a. NGT dapat mengurangi distensi abdomen
b.Rectal biopsyharus dilakukan secepatnya untuk diagnosis pasti
c. Pemeriksaan yang paling tepat akurat untuk diagnosis pasrti adalah CT scan abdomen
d. Abdominal X-ray dan barium enema harus dilakukan setelah kondisi akut ditangani
e.Rectal biopsy dapat dilakukan pada keadaan akut

JAWABAN: A ( Buku ajar ilmu bedah, edisi 2 hal.671)
PEMBAHASAN:
Prinsip penanganan pada penyakit ini adalah
1.Mengatasi obstruksi
2.Mencegah terjadinya enterokolitis
3.Membuang segmen aganglionik
4. Mengembalikan kontinuitas
Tindakan pertama yang dilakukan adalah untuk mengatasi obstruksi dengan cara pemasangan NGT. Hal ini untuk mengurangi distensi abdomen.

67

68. Tindakan penanganan yang paling tepat adalah.......
a. Rectal biopsy, plain X-ray, barium enema, NGT insertion, resusitasi cairan, dan warmed saline enema
b. NGT dan resusitasi cairan, antibiotik, diikuti warmed saline enema, rectal biopsy dan Ba enema
c. Rectal biopsy,resusitasi cairan dan warmed saline enema, foto polos abdomen, Ba enema,dan NGT
d. NGT dan resusitasi cairan, rectal biopsy,barium enema, foto polos abdomen, dan warmed saline enema
e. Rectal biopsy,NGT, resusitasi cairan,warmed saline enema,foto polos abdomen, dan Ba enema

JAWABAN: B ( buku ajar ilmu bedah, edisi 2, hal.671)
PEMBAHASAN:
Pemeriksaan penunjang yang dapat menegakkan diagnosis adalah pemeriksaan radiologis dengan enema barium. Pemeriksaan biopsi hisap rektum dapat digunakan untuk mencari tanda histologik yang khas, pemasangan sonde lambung dan pemasangan pipa rektal untuk mengeluarkan mekonium dan udara. Untuk mengobati gejala obstipasi dan mencegah enterokolitis dapat dilakukan bilasan kolon dengan cairan garam faal.

68

Untuk soal nomor 69 – 70 menggunakan skenario di bawah ini.
Seorang bayi perempuan berusia 9 bulan dibawa ke UGD dengan keluhan sering buang air besar berdarah dan berlendir. Sehari sebelumnya, bayi tampak gelisah dan menangis melengking. Hal tersebut terjadi berulang-ulang. Tidak ada demam sebelumnya. Pada pemeriksaan ditemukan massa di epigastrium dan tidak ada portio-like appearance pada colok dubur.
69. Diagnosis yang paling tepat adalah…
a. Disentri amuba
b. Intussuception
c. Haemorrhoid
d. Ulcerative colitis
e. Perforated Meckel’s diverticulum

JAWABAN: B. (Buku Ajar Ilmu Bedah, edisi 2, hal. 627; Kumpulan Kuliah Ilmu Bedah FKUI, hal. 119 – 120)
PEMBAHASAN:
Invaginasi atau intususepsi merupakan suatu keadaan masuknya segmen usus bagian distalnya yang umumnya akan berakhir dengan obstruksi usus strangulasi. Anak tampak gelisah dan tiba-tiba menangis. Di antara serangan, anak dapat tidur tenang. Biasanya keluar lendir bercampur darah. Pemeriksaan abdomen mungkin teraba massa dan ada dance sign. Pemeriksaan colok dubur terdapat darah segar dan lendir, serta feses pada sarung tangan.

69

70. Terapi yang paling tepat diberikan adalah…
a. Analgetik
b. Antibiotik dan analgetik
c. Operasi
d. Rontgen abdomen
e. Observasi selama 6 jam

JAWABAN: C. (Buku Ajar Ilmu Bedah, edisi 2, hal. 627)
PEMBAHASAN:
Pasien dengan intussuception harus mendapatkan penanganan segera. Tindakan operatif menjadi pilihan utama dalam penatalaksanaan pasien ini.

70

71. Seorang laki-laki berusia 26 tahun dibawa ke UGD karena kecelakaan lalu lintas. Penderita melakukan gerakan menarik anggota badan bila dirangsang, suara tidak jelas, dan tidak dapat membuka mata biar pun dirangsang. Berapa GCS pasien?
a. 8
b. 9
c. 6
d. 7
e. 5

JAWABAN: D. (Advanced Trauma Life Support for Doctors, hal. 176)
PEMBAHASAN:
Glasgow Coma Scale, GCS
Respon Mata (E) Respon Motorik (M) Respon Verbal (V)
4 = spontan
3 = dengan perintah
2 = dengan rangsang nyeri
1 = tidak ada reaksi 6 = mengikuti perintah
5 = melokalisir nyeri
4 = menghindari nyeri
3 = fleksi abnormal
2 = ekstensi abnormal
1 = tidak ada gerakan 5 = orientasi baik dan sesuai
4 = disorientasi tempat dan waktu
3 = bicara kacau
2 = suara tidak jelas/mengerang
1 = tidak ada suara

71

72. Seorang wanita berusia 65 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri tangan kanan. Dia baru terjatuh karena terpeleset di kamar mandi. Saat jatuh, pasien menahan tubuh dengan tangan kanan. Kemudian, dia merasa nyeri di pergelangan tangan kanan. Sendi tangan tampak seperti garpu. Berdasarkan kejadian tersebut, tulang yang mungkin patah yaitu…
a. Metacarpal I
b. Radius
c. Ulna
d. Humerus
e. Clavicula

JAWABAN: B. (Kumpulan Kuliah Ilmu Bedah FKUI, hal. 522)
PEMBAHASAN:
Patah radius ulna mudah dilihat, seperti adanya deformitas di daerah yang patah, bengkak, angulasi, rotasi (pronasi atau supinasi), dan perpendekan. Umumnya, trauma pada antebrachii adalah trauma langsung dimana radius ulna patah pada satu level (biasanya pada ¹/? tengah dan garis patahnya transversal).

72

73. Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun dibawa ke klinik mata dengan keluhan mata gatal. Terdapat blepharospasme, fotofobia, sekret mata yang copious mucoid, visus (N), serta pemeriksaan slit lamp tampak cobblestone pada palpebra superior. Penatalaksanaan yang diberikan adalah…
a. Antibiotik topikal
b. Antimetabolik topikal
c. Acyclovir topikal
d. Antihistamin topikal
e. Topical artificial tears

pasien merasa nyaman.

73

Untuk soal nomor 74 – 75 menggunakan skenario di bawah ini.
Seorang pria berusia 35 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan mata merah. Keluhan disertai mata gatal dan ada sekret seperti susu pada konjungtiva. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 130/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 37,0°C. Hasil pemeriksaan dengan slit lamp terdapat papilla di konjungtiva tarsal superior dan inferior. Riwayat keluarga dengan penyakit atopik.
74. Diagnosis pada pasien ini adalah…
a. Vernal conjunctivitis
b. Atopic conjunctivitis
c. Acute conjunctivitis
d. Flictenularis conjunctivitis
e. Follicle conjunctivitis

JAWABAN: A. (Sari Ilmu Penyakit Mata, hal. 28, 30, dan 35)
PEMBAHASAN:
Adanya riwayat keluarga dengan dermatitis atopik dan asma bronkial maka konjungtivitis yang terjadi pada pasien ini adalah konjungtivitis alergi. Pada pilihan jawaban yang termasuk konjungtivitis alergi adalah konjungtivitis vernal, atopik, dan flikten. Gejala klinis pada umumnya mata gatal, merah, dan bersekret. Perbedaan terlihat pada pemeriksaan. Pada konjungtivitis vernal terdapat dua bentuk klinis. Pada bentuk palpebra (terutama mengenai konjungtiva tarsal superior) terdapat papil besar (cobble stone) diliputi sekret yang mukoid. Sedangkan, pada bentuk limbus (terutama mengenai daerah limbus) Adanya riwayat keluarga dengan dermatitis atopik dan asma bronkial maka konjungtivitis yang terjadi pada pasien ini adalah konjungtivitis alergi. Pada pilihan jawaban yang termasuk konjungtivitis alergi adalah konjungtivitis vernal, atopik, dan flikten. Gejala klinis pada umumnya mata gatal, merah, dan bersekret. Perbedaan terlihat pada pemeriksaan. Pada konjungtivitis vernal terdapat dua bentuk klinis. Pada bentuk palpebra (terutama mengenai konjungtiva tarsal superior) terdapat papil besar (cobble stone) diliputi sekret yang mukoid. Sedangkan, pada bentuk limbus (terutama mengenai daerah limbus) berupa penonjolan abu-abu seperti lilin (tantras dot).

74

75. Reaksi hipersensitif pada kasus di atas adalah tipe…
a. I
b. II
c. III
d. IV
e. I dan IV

JAWABAN: A. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I, edisi 4, hal. 239 – 240)
PEMBAHASAN:
Reaksi hipersensitivitas tipe I yang disebut juga reaksi cepat, reaksi anafilaksis, atau reaksi alergi dikenal sebagai reaksi yang segera timbul sesudah alergen masuk ke dalam tubuh. Penyakit-penyakit yang timbul segera setelah tubuh terpajan dengan alergen adalah asma bronkial, rinitis, urtikaria, dan dermatitis atopik.

75

76. Seorang perempuan, karyawati dipindah tugaskan ke bagian operator. Sejak itu ia sering melamun, mengoceh sendiri, dan jika teman mengobrol di dekatnya ia merasa curiga. Gangguan kejiwaan pada keadaan ini adalah….
a. Flight of ideas
b. Waham paranoid
c. Halusinasi auditorik
d. Episode maniak
e. Obsesif komplusif

JAWABAN : B (Buku Pedoman Pengantar Ilmu Kedokteran Jiwa 1, hal. 38)
PEMBAHASAN :
Adanya waham menetap berupa kecurigaan terhadap orang yang berada didekatnya merupakan salah satu bentuk waham paranoid.

76

Untuk soal nomor 77-78 menggunkan scenario dibawah ini.\
Seorang wanita 40 tahun dibawa kerumah sakit dengan keluhan penurunan penglihatan sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai nyeri, mata merah, dan berair. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah130/80 mmHg, nadi 84 kali/menit, pernapasan 20 kali/menit, dan suhu 36,8oC. Ia didiagnosis oleh dokter umum sebagai pasien TB. Pada pemeriksaan ditemukan, injeksi siliar, flare bilik mata depan (+), dan keratic presipitat (+).
77. Diagnosis pada pasien adalah…
a. Uveitis akut
b. Vitritis
c. Choroiditis
d. Endophtalmitis
e. Pars planitis

JAWABAN : A (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I, hal. 58)
PEMBAHASAN :
Manifestasi klinis uveitis adalah fotofobia, sakit, mata merah, penurunan penglihatan, sukar melihat dekat, dan lakrimasi pada keadaan akut.

77

78. Terapi yang diberikan adalah….
a. Kortikosteroid dan sikloplegic
b. Beta bloker topical
c. Antihistamine topikal
d. Topical mast cell stabilizer
e. Antibiotik topical

JAWABAN : A (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I, edisi 3, hal. 58)
PEMBAHASAN :
Terapi harus segara dilakukan untuk mencegah kebutaan. Diberikan steroid tetes mata pada siang hari dan salep pada malam hari. Dapat dipakai deksametason, betametason, atau prednisolon 1 tetes setiap 5 menit. Kemudian, diturunkan hingga perhari. Bila perlu, dapat diberikan steroid sistemik dalam dosis tinggi tunggal selang sehari. Kemudian, diturunkan sampai dosis efektif dan dapat diberikan prednisolon 5 mg. Selain itu, si pasien dapat pula diberikan subkonjungtiva dan peribular. Untuk mengurangi rasa sakit, melepas sinekia, dan mengistirahatkan iris yang meradang, berikan pasien sikloplegik. Lalu, setelah infeksi fokal, penyakit yang mendasari atau kuman penyebab diketahui, berikan pasien pengobatan spesifik.

78

79. Diagnosis yang tepat adalah….
a. Bacterial ulcer
b. Herpatic ulcer
c. Geographican ulcer
d. Fungal ulcer
e. Mooren’s ulcer

JAWABAN : E (Sari Ilmu Penyakit Mata, hal. 61 Oftalmologi Umum, edisi 14, hal. 140)
PEMBAHASAN :
Ulkus mooren adalah suatu ulkus superfisial yang dimulai dari tepi kornea dengan bagian tepinya bergaung dan berjalan progresif tanpa kecendrungan perforasi. Lambat laun ulkus ini akan mengenai seluru kornea. Biasanya disertai rasa nyeri yang berat. Kondisi ini sering terjadi pada usia tua. Hingga kini, pengobatan yang dilakukan belum ada yang memberikan hasil sangat memuaskan.

79

80. Terapi utama yang diberikan adalah….
a. Antibiotic oral
b. Antifungal
c. Kortikosteroid topikal
d. Keratoplasti
e. Antibiotic topikal

JAWABAN : D (Oftalmologi Umum, edisi 14, hal. 140)
PEMBAHASAN :
Ulkus Mooren tidak responsif terhadap antibiotic maupun kortikosteroid. Keratoplasti tektonik telah dipakai dengan hasil baik pada kasus tertentu. Terapi imunosupresif sistemik ada manfaatnya untuk penyakit yang telah lanjut.

80

81. Untuk mengetahui derajat gangguan dengar, Anda dapat melakukan…
a. Tes rinne
b. Tes webber
c. Tes swabach
d. Tes one decay
e. Tes BERA

JAWABAN : D (Buku Ajar Kesehatan Telingan, Hidung, Tenggorokan, Kepala Leher, edisi 5, hal. 23-24)
PEMBAHASAN :
Tes kelelahan (tone decay) dapat mengetahui derajat gangguan dengar menghitung penambahan intensitasnya.
0 – 5 dB : normal
10 – 15 dB : ringan
20 – 25 : sedang
> 30 dB : berat

81

83. Seorang anak berusia 3 tahun diantar ibunya karena belum dapat berkomunikasi. Mana hal berikut yang menunjukkan dampak pada anak?
a. Ketulian memberi hal yang sangat bermakna pada anak usia sekolah (6-9 th)
b. Ketulian memengaruhi ‘educational performance’ dan perkembangan sosial
c. Ketulian pada anak memberi dampak yang sangat seperti ketulian pada dewasa
d. Ketulian pada usia dini (0-3) tidak memengaruhi perkembangan bicara
e. Ketulian pada usia sekolah (6-9) mempengaruhi perkembangan bicara

JAWABAN: B. (Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan Kepala Leher, edisi 5, hal.29)
PEMBAHASAN:
Dalam keadaan normal seorang bayi telah memiliki kesiapan berkomunikasi yang efektif pada usia 18 bulan. Berarti saat tersebut merupakan periode kritis untuk mengetahui adanya gangguan pendengaran. Dalam proses belajar berbicara dan mendengar, masa yang paling penting berlangsung antara usia 2-3 tahun.

82

Untuk soal nomor 84-85 menggunakan skenario di bawan ini.
Seorang bayi perempuan berusia 8 bulan dibawa ke UGD dengan keluhan sesak napas sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan ditemukan, stridor saat inspirasi dan retraksi ringan di suprasternal. Sesak berkurang bila penderita tidur miring atau memakai bantal. Tidak ada febris dan tidak disertai gangguan makan minum. Pemeriksaan radiologis soft tissue leher memperlihatkan ada penyempitan di daerah laring. Keluhan seperti ini dirasakan sejak 2 bulan yang lalu, tetapi sembuh sendiri.


84. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan untuk menegakkan diagnosis adalah...
a. Naso-endoskopi d. Laringoskop
b. Rhinoskopi posterior e. Esofagoskopi
c. Rontgen thoraks AP dan lateral

JAWABAN: D. (Boles, Buku Ajar Penyakit THT, edisi 6, hal.379)
PEMBAHASAN:
Adanya stridor bersamaan dengan retraksi sternum dan dada, merupakan gejala-gejala klinis dari laringomalasia. Pada pemeriksaan langsung, dokter dapat melihat laring yang saling menempel saat si pasien menarik napas. Daerah subglotis tampak normal dan stridor mereda jika laring dipertahankan terbuka dengan laringoskopi. Dengan laringoskopi, tampak omega shape epiglotis.

83

85. Jika kasus di atas terjadi pada anak, apakah upaya preventif penyakit yang dilakukan?
a. Kortikosteroid dosis rendah jangka menengah
b. Datang ke dokter bila anak mengalami ISPA
c. Oksigenasi yang adekuat
d. Antibiotik dosis rendah jangka lama
e. Hindari makanan dan minuman dingin

JAWABAN: B. (Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan Kepala Leher, edisi 5, 195)
PEMBAHASAN:
Laringomalasia merupakan kelainan kongenital laring yang menyebabkan sumbatan jalan napas. Prognosis anomali laring ini cukup baik karena kartilago akan menjadi kaku. Jika sumbatan laring makin hebat, sebaiknya dilakukan intubasi endotrakea. Jangan dilakukan trakeostomi. Sebab, seringkali laringomalasia disertai trakeomalasia. Orangtua pasien dinasehati supaya lekas datang ke dokter bila terdapat peradangan di saluran napas bagian atas, seperti pilek dan lain-lain.

84

86. Seorang anak perempuan berusia 9 tahun datang ke tempat praktik dokter dengan keluhan hidung tersumbat sejak 2 bulan yang lalu. Keluhan terutama pada pagi hari disertai bersin dan sekret hidung yang tertelan. Pada pemerikaan rinoskopi anterior didapat, mukosa dan konka hidung yang livid dan sekret yang serius. Apa pengobatan rasional pada pasien ini?
a. Membiasakan pasien kontak dengan alergen dari konsentrasi rendah
b. Meningkatkan kebugaran jasmani dengan olahraga sekali seminggu
c. Obat H1-receptor antagonist
d. Dekongestan topikal selama 2 minggu
e. Mengupayakan pengobatan yang mampu menekan gejala pada fase cepat maupun lambat

JAWABAN: C. (Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan Kepala Leher, edisi 5, hal.105)
PEMBAHASAN:
Manifestasi klinis pasien ini mengarah ke diagnosis rinitis alergi. Penatalaksanaan yang digunakan yaitu:
???Terapi yang paling ideal adalah menghindari kontak dengan alergen penyebabnya (avoidance) dan eliminasi.
???Medikamentosa dengan antihistamin, yaitu antagonis histamin H1. Preparat simpatomimetik golongan agonis adrenergik alfa dipakai sebagai dekongestan oral dengan atau tanpa kombinasi antihistamin. Kortikosteroid dipilih bila gejala utama sumbatan hidung akibat respons fase lambat tidak berhasil diatasi dengan obat lain.

85

87. Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun dibawa ke poliklinik dengan keluhan tidur mengorok sejak setahun yang lalu. Keluhan ini hilang timbul. Dari pemeriksaan fisik ditemukan, pembesaran tonsil dengan tonsil tidak hiperemis, kripta melebar, dan detritus. Pemeriksaan fisik mana yang memperlihatkan adanya tonsilitis kronis?
a. Pembesaran tonsil d. Tidur mengorok
b. Tidak hiperemis e. Kripta melebar
c. Detritus minimal

JAWABAN: E. (Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan Kepala Leher, edisi 5, hal.183)
PEMBAHASAN:
Gejala dan tanda tonsilitis kronis adalah pada pemeriksaan tampak tonsil membesar dengan permukaan yang tidak rata, kriptus melebar, dan beberapa kripta terisi oleh detritus. Lalu, di tenggorokan terasa ada yang mengganjal, kering, dan napas bau.

86

88 Seorang anak perempuan berumur 5 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri pada telinga kirinya.Dua mingggu sebelumnya,menurut keterangan si ibu,anaknya pernah ke poli THT dengan keluhan otitis media akut otitis media akut supuratif bilateral,tetapi sudah sembuh.Lalu,dari hasil pemeriksaan ditemukan kolesteatoma pada telinga kiri.Pasien ini di rencanakan untuk operasi pengangkatan kolesteatoma.Apa tujuan dilakukan operasi tersebut?
A. perbaikan pendengaran
B. Menjaga penurunan pendengaran
C. Mengangkat seluruh jaringan
D. Mempertahankan keutuhan dinding posterior canal
E. Rekonstruksi dari membran timpani

JAWABAN: C.(Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan Kepala Leher,edisi 5,hal.55).
PEMBAHASAN:
Kolestatoma merupakan salah satu OMSK maligna.Prinsip terapinya adalah dengan pembedahan,yaitu mastoidektomi.Hal ini untuk menghentikan infeksi permanen dan mengangkat jaringan patologis.

87

Seorang wanita berusia 32 tahun,G2P1A0,sedang hamil 12 minggu.Pada pemeriksaan fisik
Didapatkan tekanan darah 110/80 mmHg,nadi 84 kali/menit,pernapasan 20 kali/menit,dan suhu 36,8°C. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan,hemoglobin 10 g/dl dan MCV serta MCHC normal.Penatalaksanaan yang di berikan pada pasien adalah....
Tidak perlu diberi apa-apa
Beri Fe 100 mg/hari
Kadar ferritin di periksa
Beri vitamin C
Nasihat untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi

JAWABAN: E.(Ilmu Kebidanan,edisi 3,hal.450-453)
PEMBAHASAN:
Anemia lebih sering dijumpai dalam kehamilan.Seorang wanita hamil yang memiliki Hb kurang dari 10 g/dl barulah disebut menderita anemia dalam kehamilan . Karenanya,wanita hamil dengan Hb anatara 10 sampai 12 g/dl tidak dianggap menderita anemia patologik,yetapi anemia fisiologik.Anemia fisiologik cukup dengan tambahan asupan susu yang mengandung kalsium tinggi.Selain itu,dinasehati untuk minum susu,makan lebih banyak protein,sayuran yang mengandung banyak mineral,dan vitamin.

88

90 Seorang wanita berusia 25 tahun datang ke UGD mengeluh di perkosa lima hari yang lalu. Kemudian,dokter melakukan pemeriksaan saat itu.Dua hari kemudian,polisi minta VeR.Sikap dokter adalah......
A. VeR berdasarkan rekam medis sebelumnya
B. Laporan medis berdasarkan rekam medis sebelumnya
C. Meminta Polisi membawa pasien kembali
D. VeR berdasarkan rekam medis sesuai tanggal pemeriksaan
E. Menolak VeR

JAWABAN: D.(Visum et Repertum dan Asphyxia,hal.7-9)
PEMBAHASAN:
Pada kasus-kasus korban hidup atau pasien di gawat darurat,seperti penganiayaan,diduga keracunan,dan lain-lain tidaklah mungkin pada saat itu juga penyidik membuatan permintaan visium.Karena kejadian tersebut tidak mungkin diketahui sebelumnya.Namun,dokter pada umumnya telah mengetahui kasus-kasus mana yang nantinya akan diminta visum et repertum sehingga pada pemeriksaan akan dicatat lebih teliti dan lengkap.Pada kondidi seperti ini,permintaan visum dapat saja dibuat menyusul esok harinya atau segera.Namun,isi visum et repertum dari dokter adalah hasil pemeriksaan saat pasien atau korban datang pertama kali ke gawat darurat.Hal ini sudah berjalan sejak dulu dan dilakukan di rumah sakit-rumah sakit di Indonesia.Penjelasan ini adalah untuk menyikapi bahwa rahasia kedokteran akan terbuka apabila ada permintaan visum dari penyelidik.Kepada dokter yang berpraktik secara pribadi,hal ini tidak berlaku apabila dokter tersebut tidak memberikan hasil pemeriksaan sebelum tanggal permintaan visum et repertum.Dia mempunyai hak berdasarkan hukum.Jadi,sudah menjadi hak pribadi dokter tersebut untuk memberikan hasil pemeriksaan sebelum tanggal permintaan visum et repertum atau tidak.

89

91 Jika pada pasien itu tidak dijumpai luka dan selaput dara berwarna merah,berarti....
A. Lima hari yang lalu benar di perkosa
B. Tidak di perkosa
C. Dibuat pingsan dulu baru diperkosa
D. Trauma selaput dara
E. Bersetubuh

JAWABAN:D.(Pedoman Ilmu Kedokteran Forensik,edisi 1,hal.216&222)
PEMBAHASAN:
Upaya pembuktian secara kedokteran forensik pada setiap kasus kejahatan seksual,terbatas dalam upaya pembuktian ada tidaknya tanda-tanda persetubuhan,tanda-tanda kekerasan,perkiraan umur,serta pembuktian apakah seseorang itu sudah pantas atau sudah mampu untuk dikawini atau tidak.Dengan demikian,tidak terdapat robekan pada hymen,tidak dapat di pastikan bahwa pada wanita tidak tercandu penetrasi penis.Sebaliknya,adanya robekan pada hymen hanya merupakan adanya sesuatu benda yang masuk ke vagina dan membuat trauma.

90

Seorang wanita berusia 37 tahun datang dengan keluhan keputihan seperti susu kental.Gatal
pada kemaluan secara berulang. Pasien juga menderita DM.Lalu,pada pemeriksaan fisik didapatkan,tekanan darah 120/80 mmHg,frekuensi nadi 80 kali/menit,frekuensi napas 20 kali/menit,dan suhu badan 36,5°cl.Status lokalis regio vagina dan perineum hiperemis terdapat bercak-bercak putih,serta flour albus putih kental.untuk penegakkan diagnosis,pemeriksaan apa yang dilakukan?
Sediaan basah usap vagina
Biopsi
USG
Biomolekuler
Selorogi

JAWABAN:A.(Kapita Selekta Kedokteran jilid II;Bab Ilmu Penyakit Kulit dan kelamin,hal.149-150).
PEMBAHASAN:
Berdasarkan gejala klinisnya,pasien ini kemungkinan mengidap vaginosis.untuk memastikan . diagnosis,perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium dengan mengambil sediaan basah usap vagina,kemudian dilakukan pewarnaan gram.

91

Seorang wanita berusia 40 tahundatang ketempat praktik dokter dengan keluhan ada benjolan di payudara kanan sejak dua bulan yang lalu.Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan,dengan tekanan darah 120/80 mmHg,frekuensi nadi 80 kali/menit,frekuensi napas 20 kali/menit,dan suhu 36,5°C.Lalu,pada status lokalis dijumpai adanya benjolan pada payudara kanan,konsistensi keras,diameter 2-5 cm,batas tegas,sulit digerakkan,dan keluar darah serta cairan putih.Diagnosis keadaan diatas adalah....
Fibroadenoma
Tumor pilloides
Papiloma intraduktal
Karsinoma invasif
Mastitis

Jawaban:D.(kapita Selekta Kedokteran Jilid II;Bab Bedah Tumor,hal.283)
PEMBAHASAN:
Karsinoma invasive memiliki gejala klinis berupa benjolan atau massa di payudara,rasa sakit,keluar cairan dari putting susu,dan timbulnya kelainan kulit (dimpling,kemerahan,ulserasi,dan peau d’orange).

92

seorang laki-laki berusia 27 tahun dibawa ke UGD karena mengalami terauma akibat kecelakaan lalu lintas. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 170/90 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu36,5?. Dijumpai adanya SOL pada CT scan kepala serta epidural hematoma. Kemungkinan arteri yang pecah adalah…
a. A. meningea media d. A. serebral posterior
b. berry artery e. A. basilaris
c. A. serebral anterior

JAWABAN : A. (kapita selekta kedokteran jilid II; bab ilmu penyakit saraf, hal.8)
PEMBAHASAN :
Hematoma epidural akibat perdarahan epidural disebabkan oleh robeknya artery meningea media.

93

Seorang wanita berumur 25 tahun datang kerumah sakit dengan keluhan benjolan pada rahang kanan. Pasin menyadari ada benjolan sejak satu bulan terakhir. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 36,5?. Pada pemeriksaan fisik tampak benjolan pada submandibular dextra. Pemeriksaan foto menunjukkan tumor paratir (kelenjar air liur) paling ganas adalah…
Adenco ca d. Karsinoma mukoepidermoid
Kistadenoma e. Mixed type sel ca
Tumor acinic

JAWABAN : A. (kapita selekta kedokteran jilid I; bab ilmu penyakit gigi dan mulut, hal. 172)
PEMBAHASAN :
Adenocarsinoma merupakan tumor ganas yang biasanya mengenai kelenjar saliva minor palatum. Cenderung menginvasi kepembuluh limfe dan berinfiltrasi ke sumsum tulang sekitarnya.

94

Seorang wanita berusia 36 tahun datang ketempat praktik dokter mengeluh sering sesak napas selama 2 minggu ini. Selain itu, disertai kemerahan didaerah pipi. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20kali/menit, dan suhu 36,5? . hasil pemiksaan ts Smith Ag (+). Diagnosis keadaan diatas adalah…
SLE d. Artritis gout
OA e. Sindrom sjogen
RA

JAWABAN : A. (kapita selekta kedokteran jilid I bab Alergi Imunologi, hal. 568)
PEMBAHASAN :
Kriteria ARA:
1. Arthritis
2. ANA diatas titer normal
3. Bercak malar
4. Fotosnsitif
5. Bercak discoid
6. Salah satu klainan darah: Anemia hemolitik, leukosit 0,5 sedimen selular.
8. Salah satu serositisis: pleuritis da perikarditis.
9. Salah satu kelainan neurologis: konvulsi dan psikosis
10. Ulserasi mulut
11. Salah satu kelainan immunologi: sel LE positif, anti-ds DNA diatas titer normal, anit sm (smith) diatas titer normal, dan tes serologis sifilis positif palsu.
Diagnosis SLE ditegakkan bila memenuhi sedikitnya 4 dari 11 kriteria ARA.

95

Seorang wanita berusia 40 tahun mengalami keputihan. Keputihan telah terjadi slama tiga minggu belakangan. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napa 20 kali/menit, dan suhu 36,5?. Pada pap smear dijumpai sl koilosit dan displasi sdang. Diagnosis keadaan diatas adalah…
HIV d. HPV
HBV e. HVP
HSV

JAWABAN : D. (kapita selekta kedokteran jilid I bab ilmu kandungan, hal.379
PEMBAHASAN :
Etioloi Ca cervix ekstrinsik adalah smegma, infeksi vius HPV, dan spermatozoa. Pemriksaan dilakukan dengan sitologi pap smear

96

Seorang wanita berusia 25 tahun hamil 32 minggu. Ia mengeluh sesak napas semenjak dua hari yang lalu. Keluhan disertai bengkak dikaki (+), sdangkan parameter fisik lainnya normal. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, dan suhu 36,5?. Pada pemriksaan urine dijumpai protein (+). Bagaimana hl ini dapat terjadi…
Peningkatan tekanan osmotic plasma
Penurunan tekanan hidrostatik
Pemindahan cairan intravaskuler
Sumbatan aliran darah
Retensi garam oleh ginjal

JAWABAN : C. (kapita selekta kedokteran jilid I bab ilmu kebidanan dan penyakit kandungan, hal. 270-271)
PEMBAHASAN :
Pasien ini kemungkinan mengalami preeklampsia, yaitu hipertensi disertai proteinuria dan edema akibat kehamilan setelah kehamilan 20 minggu atau segera setelah persalinan. Edema yang terjadi pada preeclampsia adalah akibat pemindahan cairan dari intravascular ke interstitium.

97

99. Seorang laki-laki ditemukan meninggal diladang. Kaku-kaku sendi disebabkan oleh…
a. Meningkatnya cairan disarkoplasma
b. Tak tergradasinya asetil kolin di synaps
c. Pusat tubuh berhenti
d. Motor neuron tidak aktif
e. Cadangan glikogen habis

JAWABAN : E. (Situs www.akademik.unsri.ac.id; patofisiologi konsep klinis proses-proses penyakit)
PEMBAHASAN :
Cadangan glikogn habis ? ATP ? aktin/myosin menggumpal ? otot kaku.

98

100. Seorang anak berusia 3 tahun dibawak ke UGD karena kejang mendadak. Selama 5 hari belakangan, ia mengalami demam. Kejang disertai penurunan kesadaran, batuk, dan pilek. Untuk menegakkan diagnosis keadaan di atas, dilakukan pemeriksaan…
a. Pemeriksa trombosit
b. Pemeriksa gas darah
c. Pemeriksa elektrolit
d. Pemeriksa cairan otak
e. Pemeriksa cairan lambung

JAWABAN : D. (kapita selekta kedokteran jilid II, edisi 3, hal.440-441)
PEMBAHASAN :
Berdasarkan manifestasi klinis pasin tersebut kemungkinan mengalami meningitis. Gold standard untuk menegakkan diagnosanya adalah pemeriksaan cairan serebrospinal melalui lumbal fungsi

99

101. Seorang wanita berusia 32 tahun dibawa ke UGD karena mengalami luka tembak di rahang kiri oleh teman sekerjanya. Lalu ia dirawat 1 bulan dirumah sakit. Setelah 3 hari keluar, terjadi perdarahan. Ia pun dibawa kedokter dan dirawat. Baru pulang 2 hari, terjadi lagi perdarahan saat sikat gigi. Lalu pasien dibawa ke UGD. Namun, mengalami sesak saat dijalan dan akhirnya meninggal. Keluarga ingin menuntut. Tindakan paling berat untuk dokter yang merawat adalah..

a. Sanksi pidana d. Tegur lisan
b. Sanksi perdata e. Ganti Rugi
c. Sanksi administratif

PEMBAHASAN :
Acuan yang dipakai hakim dalam menangani proses hukum yang berhubungan dengan medis adalah Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) jadi konsekuensi terberat yang bisa dialami oleh dokter tersebut adalah sanksi pidana.

JAWABAN : A. ( Kapita Selekta Kedokteran Jilid II, Bab III Ilmu Kedokteran Forensik, hal.171)

100

102. Seorang wanita berusia 35 tahun dibawa ke UGD dalam keadan tidak sadar. Paisen juga mengalami keluhan panas sejak 4 hari yang lalu. Pasien sudah kedokter dan mendapat obat, tetapi tidak ada perbaikan. Sepuluh hari yang lalu, ia baru pulang berburu dari hutan di Flores. Pada pemeriksaan fisik didapatkan koma,GCS 5, tekanan darah 150/90 mmHg, nadi 100 kali/menit, T 40,8°C, kaku kuduk, kelenjar limfe koli teraba 2 buah ( masing masing 1 cm ), serta tungkai dan tangan lemah. Diagnosisnya adalah...
a. Stroke d. Sistiserkosis
b. Sepsis e. Malaria Serebral
c. Meningitis Bacterial

PEMBAHASAN :
Pasien tersebut kemungkinan mengalami demam malaria dengan riwayat pergi ke daerah endemis, kesadaran menurun, serta kaku kudu. Kemudian, menifestasi dari komplikasi penyakit malaria ke otak yang dikenal dengan dengan malaria selebral.
JAWABAN :E.(Kapita Selekta Kedokteran Jilid I ; Bab VII Ilmu Penyakit Dalam, hal. 412)

101

103. Seorang wanita berusia 80 tahun mengalami rasa sakit tidak tertahankan oleh tumor ganas di paru yang sudah menjalar pada organ lain. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 36,5°C. Pasien ini meminta euthanasia terhadap dirinya. Alasan mengabulkan euthanasia pada pasien ini adalah...
a. Usia pasien sudah sangat tua
b. Pasien membayar dalam jumlah besar
c. Euthanasia menghilangkan penderitaan pasien
d. Permintaan pasien
e. Hak manusia untuk mengakhiri kehidupan mereka sendiri

PEMBAHASAN:
Alasan yang dapat dibenarkan dalam melakukan euthanasia pada pasien adalah bertujuan menghilangkan penderitaan pasien dengan penyakit berat atau stadium terminal. Namun, di Indonesia euthanasia tidak diperbolehkan.
JAWABAN:C.(Wikipedia)

102

104. Seorang wanita berusia 36 tahun mengalami pembesaran uterus simetris tanpa disertai nodul atau massa. Pasien juga mengalami menorrhagia dan nyeri pelvis. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 36,5°C. Tes kehamilan (+). Diagnosis keadaan diatas adalah ....
a. Endometriosi d. Adenomiosis
b. Leiomyoma e. Endometritis kronik
c. Hiperplasia endometrium

PEMBAHASAN:
Gejala yang dialami pasien berupa pembesaran uterus nodul/massa (-), menorrhagia dan nyeri pelvis, serta tes kehamilan (+) mengarah ke Hiperplasia endometrium. Dibagi menjadi dua golongan:
• Simple hyperplasia.
• Complex hyperplasia (memiliki dua sub golongan: typical dan atypical hyperplasia).
Atypical hyperplasia merupakan potensi keganasan paling tinggi 20-30% tanpa pengobatan yang akan mengarah ke karsinoma endometrium.
JAWABAN : C. (B. Wijonarko, Endometrial Hyperplasia)

103

105. Seorang wanita berusia 50 tahun mengalami peningkatan LDL darah dan mendapat terapi oral. Setelah minum obat, pasien mengeluh nyeri otot yang akhir akhir ini semakin luas, terutama bila beraktivitas. Bagaimana mekanisme kerja obat ?
a. Meningkatkan asam empedu
b. Menurunkan peningkatan asam empedu
c. Menurunkan produksi LDL
d. Menurunkan aktivitas lipoprotein lipase
e. Menghambat aktivitas 3 hidroksi 3 metilglukoronil koA reduktase

PEMBAHASAN :
Simvastatin adalah senyawa antilipermic derivat asam mevinat yang mempunyai mekanisme kerja menghambat 3-hidroksi-3-metil-glutaril-koenzim A (HMG-CoA) reduktase. Kemudian, mempunyai fungsi sebagai katalis dalam pembentukan kolestrol. HMG-Co-A reduktase bertanggung jawab terhadap perubahan HMG-CoA menjadi asam mevalonat. Penghambatan terhadap HMG-CoA reduktase menyebabkan penurunan sintesa kolestrol dan meningkatkan jumlah reeseptor Low Density Lipoprotein (LDL) yang terdapat dalam membran sel hati dan jaringan ekstrahepatik. Dengan begitu, menyebabkan banyak LDL yang hilang dalam plasma. Simvastatin cenderung mengurangi jumlah trigliserida dan meningkatkan High Density Lipoprotein (HDL) kolestrol.
JAWABAN: E. (www.dexamedica.com)

104

106. Anda diminta membantu suatu organisasi menyusun perilaku hidup sehat. Kegiatan tersebut memberikan pendidikan tentang makanan sehat dan cara mempersiapkannya. Keterampilan mengitung kalori dan jenis olahraga apa yang baik untuk kardiovaskuler dan daya tahan? Strategi apakah yang digunakan dalam program tersebut?
a. Edukasi d. Peningkatan kapabilitas
b. Kemitraan e. Komunikasi
c. Pemberdayaan masyarakat

PEMBAHASAN :
Upaya promosi yang dijalankan pada masyarakat tersebut mebggunakan teknik edukasi. Dimana, narasumber membekali masyarakat dengan keterampilan dan latihan dalam jangka waktu tertentu.
JAWBAN: A. (Dasar-dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas FK UNSRI)

105

107. Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang dengan keluhan menderita bercak kemerahan di pantat , lutut, dan siku. Bercak tidak gatal, bersisik, kulit kusam, dan berkelok-kelok. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 36,5°C. Diagnosis keadaan diatas adalah...
a. Lichen planus d. Psoriasis vulgaris
b. Dermatofita e. Dematitis atopik
c. Ptiriasis rosea

PEMBAHASAN :
Manifestasi klinis psoriasis adalah bercak-bercak eritem yang meninggi dengan skuama diatasanya. Kemudian, predileksi ada di daerah kulit kepala, perbatasan daerah dahi dan rambut, ekstremitas bagian ekstensor terutama bagian siku dan lutut, serta daerah lumbosakral.
JAWABAN: D. (Kapita selekta Kedokteran jilid 2; Bab Ilmu Penyakit dan Kelamin, hal. 116)

106

108. seorang laki-laki berumur 24 tahun mengeluh tukak pada leher kanan.setahun kemudian,tukak tersebut pecah,tidak begitu nyeri dan meluas. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan,tekanan darah 120/80 mmHg,frekuensi nadi 84 kali/menit,frekuensi napas 18 kali/menit,dan suhu 36,8c. Dari hasil pemeriksaan PA didapatkan masa folikel yang dilapisi sel epitel kuboid. Diagnosis keadaan di atas adalah....
a. Lupus eritematosus d. MH teberkulosa
b. TBC kutis e. MH lepra
c. skrofuloderma

PEMBAHASAN:
Gejala klinis penyakit skrofuloderma di mulai dengan infeksi kelenjar berkembang menjadi periadenis. Meradang beberapa kelenjar dan membentuk suatu kantong kelenjar ‘klier packet’. Selanjutnya, terjadi perkijuan menembus kulit bentuk fistel. Fistel melebar membentukulkus yang menggaung, bentuk oval, tepi meninggi dan tidak rata, dasar kotor, serta sekret mukopurulen tidak terbau. Akhirnya terjadi lokalisasi di leher, aksila, daerah lumbal, dan inguinal.
JAWABAN: C (Atlas Berwarna saripati penyakit kulit, edisi 2,hal. 148)

107

109. seorang wanita berusia 19 tahun, G2P1A0, hamil aterm datang ke klinik kebidanan dengan keluhan mau melahirkan. Pada pemeriksaan didapatkan, pasien dalm fase aktif, 4 jampembukaan 4 cm, baru pecah ketuban, posisi kepala di stasiun 3, dan DJJ 140 kali/menit. Tindakan dokter adalah....
a. Ambulasi pasien
b. Rujuk untuk sesar
c. Oksitosin + oksigen
d. Tunggu 12 jam. Apabila tidak ada perubahan, beri oksitosin dan oksigen
e. Dipimpin persalin

PEMBAHASAN:
pasien ini memasuki fase aktif yang terbagi menjadi fase akselerasi (lamanya dua jam dengan pembukaan 2-3), fase dilintasi (maksima; lamanya 2 jam dengan pembukaan 4-9 cm), dan fase deselerasi (lamanya 2 jam pembukaan lebih dari 9 cm sampai lengkap) DJJ bayi bagus dan kepala masih di stadium 3. Tindakan kita adalah mennunggu fase tersebut. Jika tidak ada kemajuan, baru dilakukan pemberian oksitosin
JAWABAN: D (kapita seleketa kedokteran)

108

110. Ada 12 anak sekolah dasar memiliki sekolah yang berdekatan dengan tempat sampah. Semua mengeluh sakit mual dan mata kuning. Tindakan kita sebagai dokter adalah...
a. Menutup sekolah tersebut
b. Isolasi keduabelas anak
c. Meneliti anak tersebut
d. Melaporkan penelitian
e. Lapor ke dinas kesehatan setempat

PEMBAHASAN:
pada kasus ini kemungkinan telah terjadi wabah hepatitis. Tindakan kita sebagai dokter setempat adalah segera melaporkan kasus tersebut kedinas kesehatan untuk ditelusuri penyebab dan penanggulangan wabah segera
JAWABAN: E (pengantar Dasar-dasar penanggulangan penyakit menular dalam masyarakat)

109

111. seorang anak berusia 7 bulan dengan berat badan 8 kg,datang dengan keluhan tidak mau makan dan minum. UUB cekung, tidak dijumpai panas, mual, dan nyeri. Anak terus menangis (rewel). Diagnosis keadaan di atas adalah...
a. Stomatis
b. Mononukleosis infeksiosa
c. Moniliasis
d. Difteri
e. Tumor tonsil

PEMBAHASAN:
Bayi yang rewel tidak mau makan serta minum sering disebabkan oleh infeksi jamur di rongga mulut/moniliasis. Akibatnya, dapat terjadi dehidrasi pada bayi bila tidak
JAWABAN: C (standar penatalaksanaan ilmu kesehatan Anak RSMH)

110

112. seorang pria berusia 56 tahun mengeluh luka pada jari kelingking kanannya, Terlihat tulang pada ruas kedua jari. Pasien juga mengeluh nafsu makan bertambah, bnyak minum, mudah lesu, dan sering BAK. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dengan suhsu 36,5C. Lalu pada pemeriksaan laboratorium didapatkan, Hb= 9 gr/dl, glukosa puasa 190mg/dL, 2 jam PP 425 mg/dL, urine reduksi merah bata, dan pH 4,5. Kemungkinan apakah zat yang berlebihan dalam darah?
a. Asam lemak bebas d. Sorbitos
b. Laktat e. Asam amino
c.benda keton

PEMBAHASAN:
Pada pasien DM, zat yang berlebih dalam darah adalah fruktos, gula alkohol, isomait, lactitol, maltitol, sorbitol, dan xylitol
JAWABAN: D ( konsenus pengelolaan dan pencegahan DM Tipe 2 di Indonesia)

111

113. Dua orang anak berusia sekitar 3-4 tahun meninggal di desa yang sama. Namun , ada perbedaan pada kondisi fisik kedua anak tersebut. Anak pertama gemuk, bila ditebakan dengan jari,dan bekas tekanan tidak hilang. Anak kedua kurus, kaki edema saat ditekan dengan jari, dan bekas tekanan tidak hilang. Anak pertama baru pindah ke desa tersebut setelah 3 bulan ayahnya di PHK. Anak kedua sudah tinggal di desa tersebut sejak lahir. Apa yang menyebabkan perbedaan kondisi fisik pada kedua anak tersebut?
a. Jenis makanan
b. Lama tinggal di desa tersebut
c. Lama definisi protein kalori
d. Jenis penyakit
e. Jenis edema

PEMBAHASAN:
pada kasus balita kekurangan energi protein (KEP) berat seiring dengan lamanya defisiensi protein kalori dapat terjadi 3 tipe, yaitu khashiorkor,marasmus, dan marasmik-kwashiorkor. Anak pertama kemungkinan mengalami KEP berat kwashiorkor. Sedangkan, anak kedua sudah mengalami KEP berat tipe marasmus.
JAWABAN: C (Kapita selekta kedokteran)

112

114. seorang wanita berusia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan mulut mencong ke kiri. Selain itu, telinga merasa sakit dan bertambah sakit bila daun telinga bergerak. Keluar cairan berwarna kuning dari telinga. Pasien menderita DM. Pemekrisaan fisik didapatka, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 84 kali/menit, frekuensi 20 kali dn suhu 36,6c.diagnosis keadaan di atas adalah....
a. Otitis media kronis
b. Otitis media kronis maligna
c. Kolesteatoma
d. Otitis eksterna maligna
e. Bell’s palsy

PEMBAHASAN:
Pada pasien DM, seringmengalami otitis eksterna malinga di tandai dengan nyeri hebat diserai pembengkakan liang telinga dan sekret banyak. Penatalaksanaan pemberian antibiotik dosis tinggi terhadap pseudomonas selama 6 minggu. Selain itu, juga harus dilakukan pengontrolan gula darah
JAWABAN: D (kapita selekta kedokteran )

113

115.Seorang wanitaberusia 54 tahun dating ketempatpraktikdokterdengankeluhansulitmenahanbak .badankurus,seringhaus,danpenglihatankabur .padapemeriksaanoftomologiadakekeruhanlensamatakiri ,lalupadapemeriksaanlaboratoriumditemukanbss 380 mg/dl.zatapa yang dijumpaipadaurin?
a.Glukosa
b.leukosit
c.Protein
d.Eritrosit
e.Kristal caoksalat

PEMBAHASAN:
padapasienDM,zat yang dapatdijumpaidalam urine adalahglukosadanbendaketon.
JAWABAN:A.(kapitaselektakedokteranjilid 1;Bab VI ilmupenyakitdalam,hal 586)

114

116. Seorangwanitaberusia 22 tahundisuntik insulin karena DM seumurhidup,kelainanmetabolik yang dijumpaiadalah….
a.kerusakansel ? pankreas
b.Gangguanmekanismesekresi insulin daripankreas
c.Menurunkanjumlahreseptor insulin padasel target
d.Perubahankualitasreseptor insulin padasel target
e.Menurunkanjumlah signaling molekul di sel target

PEMBAHASAN:
Padapasien DM tipe 1(insulin dependen diabetes mellitus /IDDM)disebabkanolehdestruksisel? pulau Langerhans akibat proses autoimun
JAWABAN:A.(kapitaselektakedokteranjilidI;Babilmupenyakit dalam,hal.580)

115

117. Seorangwanitaberusia 30 tahun ,dating dengankeluhanutama dada berdebarselama 5 bulan.keluhandisertaikurangtidur,kemudian sepsis diarediobatisendiri.pasienjugamengonsumsipilKB.padapemeriksaantanda vital didapatkantekanandarah 150/180 mmHG.frekuensinadi 120 kali/menitaritma.danfrekuensi 16 kali/menit.adabenjolan di depanleherdanikutbergerakwaktumenelan.peyebabaritmapadakeadaaniniadalah….
a.Obatdiare
b.Seringdiare
c.Pil KB
d.Kurangtidur
e.Benjolan di leher

PEMBAHASAN:
Padapasienstrumatiroiddifusatoksik (basedow =grave’s disease),berupapembesarankelenjar yang umumnyadifus.gejalanyaberupabenjolan di leher,berdebar-debar =,gelisah,palpitasi,banyakkeringat ,kulithalusdanhangat,serta tremor (kadang-kadangdijumpaieksoftalmus)
JAWABAN:E.(kapitaselektakedokteranjilid II ;Bab ilmubedah,hal 289)

116

118. Pemeriksaanuntukmenegakkan diagnosis keadaanpadasoalnomor 117 adalah…
a.Scanning leher
b.EKG
c.Iodium uptake
d.T3,T4
e.BMR

PEMBAHASAN:
Pemeriksaanpenunjang yang perludilakukanadalah T3,T4,dan TSH .)
JAWABAN:D.(kapitaselektakedokteranjilid II ;Bab ilmubedah ,hal.288)

117

119.seorang wanitaberusia 20 tahun dating kerumahsakitmengeluhkeduatelingakurangmendengar .pemeriksaanfisikdidapatkan ,tekanandarah 120/80 mmHG,frekuensinadi78 kali /menit ,frekuensinapas 16 kali /menit,suhu 36,8?C,dan tesbisik 3 m.weberlateralisasikekanan.Diagnosiskeadaandiatasadalah……
a.Kanan conductive hearing loss(CHL),kiri CHL lebihberat
b.Kanansensorineural hearing loss (SNHL),kiri SNHL lebihringan
c.Kanan SNHL kiri,kiri CHL ringan
d.Kanan CHL sedang,kiri CHL Ringan
e.Kanandankiri mixed hearing loss,kananlebihberat

PEMBAHASAN:
Padapasieninidilakukantes weber terjadilateralisasikekanan.padahal,keluhan , pasienkeduatelingakurangmendengar.jadi,pasieninimengalamitulikonduktifsedangpadatelingakanandantulikonduktifringanpadatelingakiri. JAWABAN:
D.(kapitaselektakedokteranjilidI;Babilmupenyakit THT ,hal.87)

118

120.Malariadengandemamselangduaharidisebut…

b. Vivax
c. Tertian
d. Ovale
e. Falciparum

PEMBAHASAN:
Padapenyakitmalaria,demamperiodikterjadiberkaitandenganpematanganskizonmatang(sporulasi.pada malaria tertian (P.vivaxdanP.ovale).pematanganskizontiap 48 jam makaperiodisitasdemamnyatiapharike 3.sedangkan malaria kuartana (P.malariae)pematangannyatiap 72 jam danperiodisitasdemamnyatiap 4 hari
JAWABAN:A.(kapitaselektakedokteranjilidI;Babilmupenyakit dalam,hal.410)

119

121. seorangwanitaberusia 23 tahun dating ketempatpraktikdokterdengankeluhandemamsejakduahari yang lalu.demamdisertaidengantimbulbintik-bintik di seluruhtubuhdangatal.padapemeriksaanditemukan ,veskilabelumpecahdantempertur 38.4 ? C. pasiendidiagnosisvaricella.pengobatan yang sesuaiuntukpasienadalah…
a. Salep
b. Kirim
c. Bedak
d. lotio
e. Gel

PEMBAHASAN:
Padakasus varicella vesicle yang belumpecah,harusdilakukanpenecegahansupayatidakpecahdengandiberikanbedakbasahataubedakkering yang mengandungsalicyl 25 % atau menthol 2%
JAWABAN:C.(Atlas berwarna sari penyakitkulit ,hal.88)

120

122. Seorang pasien yang pelupa diberi prednison untuk penyakit kulitnya. Bagaimanakah cara anda meningkatkan kepatuhan si penderita?
a. Minum dengan dosis 1 kali pada pagi hari. Bila lupa, jangan minum pada hari itu
b. Minum dengan dosis terbagi. Bila minum berdekatan , beri tahu efek samping obat
c. Minum 1 kali sehari sebelum tidur untuk menurunkan efek pada GIT
d. Minum 1 kali pada pagi hari, bila lupa, segera minum kapanpun pasien ingat
e. Minum kapanpun ingat

PEMBAHASAN:
Prednison, prednisolon, metilprednisolon, dan triamsinolon merupakan golongan glukokortikoid. Waktu paruhnya 18-36 jam. Pemberian prednison paling bagus pada pagi hari. Sebab, berhubungan dengan kadar hormon kortisol yang mencapai puncak pada pagi hari hingga 10-15 mikrogram/dl.

JAWABAN: A. (Catatan Kuliah Farmakologi Bagian III FK Unsri; Bab Kortikosteroid, hal. 105-107)

121

123. Seorang wanita berusia 50 tahun datang ke dokter. Ia memiliki riwayat hipertensi selama 5 tahun, tidak berobat teratur dengan tiazid, dan B-bloker. Kardiomegali untuk mengetahui kerusakan target organ ginjal dengan pemeriksaan sederhana adalah...
a. Mengecek urine secara teratur d. Klirens kreatinin urine
b. Kreatinin serum e. LFG (laju filtrasi glomerolus=GFR)
c. Ureum serum

PEMBAHASAN:
Pada pasien ini perlu dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui fungsi ginjal. Apakah masih normal atau telah terjadi kerusakan akibat hipertensi renal hingga GGA. Pemeriksaan yang sederhana dilakukan adalah mengukur klirens kreatinin urine.

JAWABAN: A. (Kapita Slekta Kedokteran Jilid 1; Bab Ilmu Penyakit Dalam, hal. 530-533)

122

124. Seorang anak berusia 4 bulan datang ke rumah sakit dengan anemia gravis, pucat, ubun-ubun lebar, lien hepar besar, GOT: eritrosit ukuran sama dengan inti limfosit kecil, daerah pucat

PEMBAHASAN:
Ditemukannya target cell, ear drop, dan howel jelly bodies merupakan patologi klinis untuk penyakit thalasemia

JAWABAN: E. (Diktat Patologi Klinik FK Unsri)

123

125. Seorang pria berusia 38 tahun, bekerja sebagai petani. Sering lelah, nafsu makan menurun, BB menurun, fiatus meningkat, nyeri abdomen, diare berdarah (+), lendir (+), tinja langsung terdapat bentukan tak teratur dengan tonjolan runcing, serta di dalamnya terdapat inti bergerak cepat. Diagnosis keadaan ini adalah...
a. Balantidium coli d. E. histolytica
b. Dientamoena fragilis e. Giardina lamblia
c. E. coli


PEMBAHASAN:
Pasien ini menderita gastro enteritis yang disebabkan entamuba histolytica.

JAWABAN: D. (Kapita Slekta Kedokteran Jilid I; Bab Ilmu Penyakit Dalam, hal. 504-505)

124

126. Seorang wanita berusia 30 tahun mengeluh keluar cairan keputihan dari vaginanya. Terdapat gatal, vulva, dan vagina lecet-lecet karena sering digaruk. Dari vagina keluar cairan seperti bulir-bulir nasi atau susu bubuk. Pemeriksaan apa yang harus dilakukan selanjutnya?


a. Darah d. Vagina swab
b. Urine e. Feses
c. Pap smear

PEMBAHASAN:
Klinis pasien tersebut kemungkinan mengalami kandidosis vaginalis. Untuk memastikan diagnosisnya, perlu dilakukan pengambilan usap vagina dan dibuat sediaan basah KOH 10%. Positif bila ditemukan ragi (yeast form): blastospora dan pseudohifa (sosis panjang).

JAWABAN: D. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid 2; Bab Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, hal. 150)

125

127. Seorang wanita berusia 54 tahun datang ke tempat praktik dokter dengan keluhan tidak dapat menahan BAK. Sering BAK pada malam hari. Badan pasien pun kurus, mudah haus, dan penglihatan mata kabur. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan, BBS 380 mg/dl. Gejala apa lagi yang ditemukan pada pasien ini?
a. Bising sistolik d. Tremor pada jari-jari tangan
b. Pembesaran kelenjar tiroid e. Mudah lapar
c. Anemia konjungtiva

PEMBAHASAN:
Gejala khas DM berupa polifagia, poliura, polidipsia, lemas, dan berat badan turun

JAWABAN: E. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I; Bab ilmu penyakit dalam, hal.580)

126

128. Berdasarkan tabel di atas, penyakit yang menjadi “Community dan Political Concern” adalah...

a. Hipertensi d. ISPA
b. TBC e. Gizi buruk
c. Diare

PEMBAHASAN:
Kasus gizi buruk selalu menjadi “community and political concern” bagi pemerintah dan masyarakat. Karena dianggap ketersediaan pangan di indonesia telah mampu mengatasi kondisi buruk tersebut.

JAWABAN: E. (Dasar-Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunikasi FK)

127

129. Seorang wanita berusia 19 tahun mengeluh kakinya terdapat lubang-lubang dangkal dan nyeri. Pada kerokan kulit didapatkan, gambaran bulat/lonjong.Apa penyebab keadaaan tersebut ?
a.Hifa nonreproduktif d.Aspergilum
b.Miselium e.Hifa reproduktif
c.Spora

PEMBAHASAN
Penyebab jamur pada kaki adalah epidermophyton, trichophytan, microsporum, dan C. albicans. Pada lesi yang aktif, tampak akantosis dan pada dermis terlihat infiltrasi sel radang akut, filamen, dan spora.
JAWABAN: C. (Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit,edisi 2, hal. 24-25)

128

130. Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan jika tidur tidak dapat dibangunkan. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah130/80 mmHg, frekuensi nadi 84 kali/menit,frekuensi napas 16 kali/menit, dan suhu 36,8°C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, sklera ikterik, spider nevi, dan buncit. Istri berkata, setelah makan ikan, paginya sulit dibangunkan. Di mulut terdapat bercak-bercak darah dan bau amandel. Apa penyebab adanya bau amandel ?
a. Amoniak dalam napas d. Sisa ikan
b. Alkohol dan darah e. Sisa ikan + darah
c. Alkohol dan sisa ikan

PEMBAHASAN:
Pasien tersebut menunjukkan manifestasi klinis sirosis hepatis diikuti jatuh ke dalam koma hepatikum. Bau amandel yang menyengat adalah bau amoniak dalam napas pasien tersebut. Fetor hepatikum konsentrasi dimetil sulfid akibat pintasan portosistemik yang berat.
JAWABAN: A.(Kapita Selekta Kedokteran Jilid I; Bab Ilmu Penyakit Dalam, hal.508-509, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I, Edisi 4, Hal.446)

129

131. Seorang wanita berusia 17 tahun datang ke tempat praktik dokter mengeluh keputihan. Selain itu, vaginal discharge putih kehijauan, bergumpal-gumapal, dan gatal sejak sekitar 1 minggu yang lalu. Penyebab keadaan ini adalah ....
a. Trichophyton d. Aspergilus
b. Epidermophyton e. Candida
c. Fusarium

PEMBAHASAN:
Keputihan dengan discharged putih kehijauan adalah khas dari infeksi candida dan trichomonas vaginalis.
JAWABAN: E.( Kapita Selekta Kedokteran Jilid 2; Bab Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, edisi 3, hal.148)

130

132. Pada luka bakar grade II, 42%. Tindakan pertama yang dilakukan adalah ...
a. Pemberian O2 d. Pemasangan kateter
b. Infus RL e. Infus Nacl
c. Pemasangan NGT

PEMBAHASAN:
Pada penanganan luka bakar tetap harus kita perhatikan airway, breathing, dan circulasi pasien, terutama pada kasus luka bakar daerah wajah. Jika sudah aman, baru kita lakukan pembersihan luka. Airway dibebaskan jika ada kesulitan bernapas, lalu kita beri O2
JAWABAN: A. ( Kapita Selekta Kedokteran Jilid 2; Bab Ilmu Bedah, edisi 3, hal 368)

131

133. Seorang wanita berusia 35 tahun datang ke tempat praktik dokter dengan kelihan nyeri saat BAK. Keluhan tidak disertai dengan demam. Pada pemeriksaaan dijumpai adanya ulkus, dangkal, dan dasar kotor. Apa kemungkinan ulkus tersebut ?
a. Ulkus mole d. Ulkus mikstum
b. Ulkus durum e. Impetigo vesikobulosa
c. Herpes genitalia

PEMBAHASAN:
Kemungkinan pasien tersebut menderita ulkus mole berupa ulkus dangkal, tepi merah, dasar kotor, dan mudah berdarah. Pada wanita, lokalisasinya di labia, klitoris, anus, dan perineum
JAWABAN: A. (Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit,edisi 2, hal. 307

132

134. Seorang laki-laki berusia 30 tahun, 1 minggu yang lalu berobat ke dokter dengan keluhan utama tungkai kanan bawah bengkak, merah, dan nyeri. Kelainan kulit yang terlihat adalah adanya eritem, batas tegas, edema, bula, palpasi hangat, dan nyeri tekan.
Pemeriksaan gram ditemukan streptococcus (+). Diagnosis kelainan di atas adalah ...
a. Erispelas d. Ektima
b. Eritrasma e. Impetigo kontagiosa bulosa
c. Selulitis

PEMBAHASAN:
Pada kasus erispelas eflouresensi berupa makula eritematosa numular hingga plakat, berbatas tegas, edematosa, panas pada perabaan, dan nyeri tekan. Penyebabnya adalah streptococcus B hemolitycus`
JAWABAN: A. (Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit,edisi 2, hal. 57)

133

135. Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang dengan keluhan tangan tremor dan jantung berdebar. Untuk menyingkirkan adanya perkinson pemeriksaan yang dianjurkan adalah ...
a. Uji gula darah d. Tes laseque
b. Uji rigiditas e. Tes Romberg
c. Uji spastisitas

PEMBAHASAN:
Pada kasus parkinson yang ditandai adalahbradikinesia yang timbul secara lambat, tonus otot yang meningkat, dan tremor istirahat. Perlu dilakukan uji rigiditas dimana tonus abnormal akan bersifat rigiditaslead pipe atau cogwheel.
JAWABAN: B. ( Kapita Selekta Kedokteran Jilid II; Bab Ilmu Penyakit Saraf, edisi 3, hal. 60)

134

136. Seorang wanita berusia 38 tahun, datang ke tempat praktik dokter dengan keluhan salah satu mata tidak dapat melihat secara mendadak. Mata kanan tidak dapat melihat dan mata kiri normal. Dimanakah letak kerusakannya?
a. Nervus optikus dextra
b. Traktus optikus dextra
c. Chiasma
d. Chiasma anterior
e. Chiasma posterior

PEMBAHASAN:
Pada kasus ini, kerusakan terjadi di nervus optikus dextra sehingga kebutaan total pada mata kanan. Sedangkan, mata kiri normal.
JAWABAN: A. (Daniel G. Voughan, Opthalmologi Umum; Bab Neuroopthalmologi, hal. 275)

135

137. Seorang anak berusia 8 tahun datang ketempat praktik dokter dengan keluhan pandangan kabur perlahan-lahan. Sebagai dokter umum, tindakan apa yang harus dilakukan?
a. Rujuk ke spesialis mata
b. Lakukan anamnesa
c. Pemeriksaan TIO
d. Pemeriksaan visus
e. Pemeriksaan perimetri

PEMBAHASAN:
Pasien ini kemungkinan mengalami katarak juvenil yang merupakan lanjutan dari katarak kongenital. Pasien ini harus dirujuk ke spesialis untuk memastikan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.
JAWABAN: A. (Prof. Sidarta Ilyas, Ilmu Penyakit Mata, edisi III, FK UI, hal. 204)

136

138. Bilas lambung pada sirosis hepatis bertujuan untuk...
a. Membuang racun
b. Membuang sisa makanan di lambung
c. Mencegah intoksikasi
d. Mencegah penyebaran penyakit
e. menetrallisir lambung

PEMBAHASAN:
Pada kasus sirosis hepatis yang jatuh ke kondisi koma hepatikum, bilas lambung dan pemberian laktulosa perlu dilakukan untuk mencegah intoksikasi amoniak.
JAWABAN: C. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I, edisi 4, hal. 447)

137


139. Diet bagi penderita sirosis hepatis dari koma kemudian 7 hari sadar adalah...
a. Makanan biasa + ekstra protein
b. Makanan biasa + ekstra vitamin
c. Makanan biasa + ekstra protein + vitamin
d. Diet TKTP 3 kali sehari
e. DIET TKTP paket kecil

PEMBAHASAN:
Bila ada tanda-tanda prekoma atau koma hepatikum pada pasien sirosis hepatis jumlah protein dalam makanan dihentikan (diet hati I). Bila kondisi pasien sudah sadar dan baik kembali diberikan diet tinggi kalori (2.000-3.000 kalori) dan tinggi protein (80-125g/hari) diet TKTP.
JAWABAN: E. (Kapita selekta kedokteran Jilid I; Bab Ilmu Penyakit Dalam, edisi 3, hal. 509)

138

140. Seorang wanita berusia 20 tahun datang ke tempat praktik dokter dengan keluhan timbul bisul di wajah. Beberapa bisul merah. Dari pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mm, frekuensi nadi 78 kali/menit, dan frekuensi napas 16 kali/menit. Pemeriksaan status lokalis ditemukan papul, vesikel, nodul di pipi, hidung, dan dahi. Diagnosis kelainan di atas adalah...
a. Acne vulgaris
b. Dermatitis atopik
c. Abses
d. Varicella
e. Herpes simpleks

PEMBAHASAN:
Efloresensi acne vulgaris berupa papul, pustula, nodus, atau kista miliar sampai lentikular merata pada seluruh regio.
JAWABAN: A. (Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit, edisi 2, hal. 178)

139

141. Mikroorganismenya penyebab kelainan yang dialami pasien pada soal nomor 141 adalah...
a. Propionibacterium acne
b. Streptococcus hemolyticus
c. Staphilococcus aureus
d. Pseudomonas
e. Klebsiella

PEMBAHASAN:
Infeksi propioni bacterium acnes berperan dalam iritasi epitel folikel dan mempermudah terjadinya acne.
JAWABAN: A. (Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit, edisi 2, hal. 178)

140

142. Dipengaruhi oleh hormon...
a. Androgen
b. Estrogen
c. Progesteron
d. Testosteron
e. Growth hormone

PEMBAHASAN:
Androgenik lebih mudah menimbulkan penyakit acne vulgaris.
JAWABAN: A. (Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit, edisi 2, hal. 178)





141

143. Seorang ibu berusia 55 tahun gatal-gatal di telapak tangan setelah mencuci pakaian. pemeriksaan tampak lgE normal dan uji tempel normal. Diagnosis kelainan di atas adalah...
a. Dermatitis alergi d. Ptiriasis vesicolor
b . Dermatitis kontak iritan e. Dermatitis atopik
c. Tinea ingunium

PEMBAHASAN
pasien ini menunjukan pasien ini mengalami dermatitis kontak iritan ec causa deterjen, hasil patch tes normal dan lgE normal.
JAWABAN: B. (Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, edisi III, 127-128)

142

144. Pemeriksaan punggung bayi adalah dengan...
a. Leopold I d. Leopold IV
b. Leopold II e. Periksa dalam
c. Leopold III

PEmBAHASAN
Leopdold I ? Tinggi fundus uteri
Leopold II ? Posisi punggung bayi
Leopold III ? Menentukan bagian janin yang berada di bawah
Leopold IV ? Menentukan bagian terbawah janin dan bagian kepala yang sudah masuk pintu atas panggul
JAWABAN: B. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I; Bab Ilmu Penyakit Kandungan, hal 225-256)

143

145. Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan keluar cairan dari telinga kiri. Ia merasakan demam dua minggu yang lalu tanpa merasakan nyeri. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 130/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 16 kali/menit dan suhu 36,5? C. Pada pemeriksaan juga terdapat cairan pada telinga disertai jaringan granulasi. Kemungkinan diagnosis adalah...
a. OMSK maligna d. OMA
b. OMSK benigna e. OE maligna
c. OMSK sirkumkripta

PEMBAHASAN:
Klinis cairan yang keluar dari liang telinga terus-menerus lebih dari tiga minggu disertai ilang telinga terdapat jaringan granulasi merupakan tanda OMSK Maligna,
JAWABAN: A. ( Kapita Selekta Kedokteran Jilid I; Bab Ilm Penyakit Telinga, Hidung, Tenggorok, edisi 3, hal. 80)

144

146. Seorang lak-laki berusia 19 tahun mengeluh demam intermen. Tubuh dan konjungtiva berwarna kuning. Biliburn direk 4 mg/dl dan biliburn indirek 5,7 mg/dl. Alkalin fosfatase 50 dan hematokrit 25%. Diagnosis kelainan di atas adalah...
a. Hepatitis d. Sindrom gilbert
b. Kolesistisis e. Sindrom dubin johnson
c. Pankreatitis

PEMBAHASAN:
Laboratorium yang mendukung ke arah hepatitis adalah leukositosis, hiperbilirubinemia, dan peninggianalkalin fosfatase.
Leukosit normal 5000-10000 ul
SGOT

145

147. Seorang laki-laki berumur 10 tahun tinggal di tempat kurang terurus. Ia mengalami gatal-gatal di sela tangan, bokong, dan kelamin. Pada pemeriksaan fisik didapakn, papul, vesikel, pustula, dan ekskoriasi. Diagnosis kelainan di atas adalah...
a. Skabies d. Pedikulosis korporis
b. Prurigo herba e. Creeping eruption
c. Urtikaria

PEMBAHASAN:
Diagnosa scabies ditegakan dengan menemukan 2 dari 4 cardinal sign:
1. Pruritus nocturna
2. Mengenai sekelompok manusia (keluarga, komunitas serumah).
3. Dijumpai terowongan dengan vesikel di ujung. Lalu, predileksi biasanya pada daerah stratum corneum yang tipis, yaitu sela-sela jari tanga, pergelangan tangan bagian volar, siku bagian luar, lipat ketiak bagian depan, areola mammae, lipat glutea, umbilicus, bokong, genitalia ekterna, dan perut bagian bawah.
4. Ditemukan tungau
JAWABAN: A. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid II Bab Penyakit Parasit Hewani, hal. 110-111)

146

148. Seorang wanita berusia 27 tahun, mengeluh timbul vesikel dasar eritem. Pada minggu pertama bertambah banyak dan minggu kedua menjadi gelap dan mengering. Diagnosis kelinan diatas adalah...
a. Varicella
b. Variolla
c. Herpes zooster
d. Moluskum kontangiosum
e. Urtikaria

PEMBAHASAN:
Efloresensi varicella berupa: vesikel berukuran millier sampai lentikuler dan di sekitar nya terdapat daerah eritematosa. Dapat di temukan beberapa stadium perkembangan veikel mulai dari eritema, vesikula, pustule, dan skema hingga sikatriks (polimorf)
JAWABAN: A. (Atlas Saripati Ilmu Penyakit Kulit, edisi2, hal. 88)

147

149. Seorang peternak berusia 35 tahun datang dengan luka dengan lengan bawah sejak lahir. Terdapat demam, malase, sakit kepala, dan ulkus merah hitam. Lalu, ada pemeriksaan mikroskop gram hasilnya streptocococcus basil gram (+). Kemungkinan kuman pada keadaan ini adalah...
a. Streptocococcus pyogenes d. Basillus anthracis
b. Streptocococcus aureus e. Bacillus subtilis
c. Clostridium perfringens

PEMBAHASAN
Streptococcus pyogenes menimbulkan ulkus piogenik (ulkus banal).
JAWABAN ; A.(Atlas Saripati Ilmu Penyakit Kulit, edisi 2, hal.66)

148

150. Seorang laki-laki berusia 60 tahun mengeluh benjolan pada leher kanan bertambah besar sejak sebulan.Kemudian,benjolan submandibula,terfiksir,dan ukuran 2 cm.Hasil biopsi PA didapatkan,bagian sel-sel sebesar limfosit matur,uniform,difus,dan tidak tampak folikel limfoid.Diagnosis keadaan diatas adalah...
a. Limfadenitis kronis nonspesifik d. Penyakit letterrer sore
b. Limfoma maligna hodgkin e. Penyakit hand schiler christian
c. Limfoma maligna non hodgkin

PEMBAHASAN:
Gejala utama dari limfoma hodkin adalah pembesaran kelenjar tersering di daerah leher.Gejala sistemik berupa demam,berkeringat malam,dan penurunan berat badan 10% dalam 6 bulan.
JAWABAN: B. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I;Bab Ilmu Penyakit Dalam,edisi 3,hal.564)

149

151. Seorang bayi berusia 10 jam dilakukan foto knee chest position.Indikasi paling mungkin adalah...
a. Megakolon kongenital d. Atresia duodeni
b. Atresia ani e. Tetralogy of Fallot
c. Invaginasi

PEMBAHASAN:
Pemeriksaan penunjang foto rontgen pada bayi dengan posisi knee-chest dilakukan untuk menentukan diagnosis atresia ani letak tinggi atau letak lemah.
JAWABAN: B. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid 2;Bab Ilmu Bedah,edisi 3,hal.379)

150

152. Seorang wanita berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sering berdebar-debar.Keluhan disertai gemetar dan selalu berkeringat.Pada pemeriksaan fisik didapatkan,denyut jantung meningkat,eksoftalmus,dan tremol.Lalu,pada pemeriksaan laboratoriumdidapatkan,T meningkat,TSH menurun,EKG AF.Apa yang menyebabkan terjadinya gangguan jantung pada pemeriksaan...
a. Hambatan pengisian daerah ke ventrikel
b. Kebutuhan metabolik tubuh
c. Tamponade jantung
d. Regurgitasi katup trikuspid
e. Infarct miokard

PEMBAHASAN:
Pasien tersebut diduga mengalami struma difusa toksik.Penyebab terjadinya efek kardiovaskular berupa efek ionotropik positif yang ditimbulkan oleh hormon tiroid hasil metabolisme tubuh.Secara klinis terlihat sebagai naiknya curah jantung dan takikardia,kemudian dapat menyebabkan fibrilasi atrial.
JAWABAN: B. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III,edisi 4,hal.1958)

151

153. Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke tempat praktik dokter dengan keluhan lemah dan mudah lelah sejak 3 bulan yang lalu.Satu minggu terakhir,ia mengeluh napasnya tersengal-sengalbila bekerja sehari-hari.Keluhan sebelumnya tidak ada,riwayat perdarahan tidak ada,dan sakit serupa dalam keluarga tidak ada.Pada pemeriksaan fisik didapatkan,wajah pucat dan lain-lainnya dalam batas normal.Lalu,Hb 6,6 g/dl,retikulosit 0,7%,RBC 3,4 juta/mm³,leukosit 8.100/mm³,trombosit 480.000,MCV 95 fl,dan MCH 28,7 fl.Diagnosis kelainan diatas adalah...
a. Anemia hemolitik d. Anemia megaloblastik
b. Anemia penyakit kronis e. Thalasemia
c. Anemia sideroblastik

PEMBAHASAN:
MCV = Ht/jumlah RBC × 10 fl
N = 82-92 fl
MCH =Ht /jumlah RBC × `10 pg
N = 27-31
MCHC = Hb/ht ×10 pg
N = 32-36
Pada anemia megaloblistik(pernisiosa) MCP?100fmol/L,manifestasi klinis pucat,ikterik,lidah licin,dan anoreksia
JAWABAN: D. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I:Bab Ilmu Penyakit Dalam,edisi 3,hal.549)

152

154. Seorang wanita berusia 25 tahun,G1P0A0,hamil 8 bulan dibawa ke UGD karena hipertensi dan tungkai bengka.Riwayat kejang (-),tekanan darah 160/110 mmHg,edema,dan proteinuria.Bagaimana penanganannya...
a. Infus D5% + MgSO4 d. Fenobarbital 30 mg oral
b. Diazepam 10 mg i.m. e. Observasi ketat di ICU
c. MgSO4 4 gram dalam D40% i.m.

PEMBAHASAN:
Prinsip penanganan kondisi pasien di atas ada dua yaitu konservasi dan aktif.Penanganan konservasi dilakukan bila kehamilan

153

155. Seorang laki-laki berusia 65 tahun mengeluh lemas dan demam selama beberapa minggu.Ia menggunakan varvular protesis sejak lima tahun yang lalu.Dari pemeriksaan fisik didapatkan,ptekie dada dan perut,kultur darah,cocci gram (+),katalase (+),dan koagulasi (-).Bakteri tidak dapat fermentasi manitol dan dihambat oleh novabicum.Kemungkinan bakterinya adalah...
a. Streptococcus pneumoniae d. Staphylococcus saprophyt
b. Streptococcus agalaktial e. Staphylococcus epidermidis
c. Streptococcus aureus


PEMBAHASAN:
Bakteri yanng tidak difermentasi manitol dan dihambat oleh novobicum adalah staphylococcus epidermidis.
JAWABAN : E. (Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran, edisi revisi, hal.11)

154

156. Seorang laki-laki berusia 35 tahun didiagnosis hemoroid eksternal stadium III,setelah satu minggu,terjadi perdarahan dubur,lemah,dan pusing.Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan,Hb 6,MCV 71fl,MCH 32 pg,LED 50,PCV 18,leukosit 12.000/mm³,dan trombosit 350.000/mm³ pemeriksaan berikutnya yang harus dilakukan adalah...
a. Serum iron,total iron dinding capacity
b. Pungsi sumsum
c. Tes fragilitas osmotik
d. Tes ozid ham
e. Elektroforesis protein

PEMBAHASAN:
Pada kasus anemia ec,perdarahan terjadi defisiensi Fe,sebelum diberikan preparat Fe,sebaiknya dilakukan pemeriksaan serum ion,total ion dinding capacity.
JAWABAN: A. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I,edisi 3,Bab Ilmu Penyakit Dalam,hal.550)

155

157. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan kaki dingin sejak satu jam lalu. Empat hari lalu, ia panas tinggi terus-menerus, batuk (-), pilek(-), makan(-), serta mual muntah sebanyak lima kali berwarna hitam. Setelah dicek , berat badannya 25 kg. anemia(-), akral dingin+/+, trombosit 25.000/mm3, dan capillary refill >2 detik. Diagnosisnya adalah…
a. Malaria serebral d. Weil
b. Sepsis e. Sindrom dengue
c. tifoid berat

Pembahasan:
Klinis pasien tersebut disertai penurunan jumlah trombosit dan capillary refill time >2detik menunjukkan demam berdarah dengue grade II.
Jawaban: E. (Kapita Selekta Kedokteran jilid 2; Bab Ilmu Kesehatan Anak, edisi 3,hal. 420-421)

156

158. Seorang laki-laki berusia 60 tahun, post CABG, terdapat sesak napas, dan panas. Kultur sputum gram(-), pigmen hijau, tetapi tidak fermentasi karbohidrat. Kemugkinan bakterinya adalah…
a. Moraxella d. Pesudomonas
b. Serratia e. Klebsiella
c. Proteus

Pembahasan: Kultur sputum(-) pigmen hijau, fermentasi karbohidrat(-), menunjukkan bakteri pseudomonas.
Jawaban: D. (diktat mikrobiologiFK UNSRI, 2002)

157

159. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun keuhannya pucat, nafsu makan cukup, namun ada gangguan pertumbuhan. Terhadap riwayat transfuse dan dijumpai spelnomegali. Hasil laboratorium menunjukkan anemia mikrositik hipokrim, dan terdapat target cell. Diagnosis kelainan ada pasien adalah…
a. Anemia d. Anemia difisiensi B12
b. Thalasemia c. Malaria
c. hemophilia

Pembahasan: klinis thalasemia terdapat hepatosplenomegali, ikretus. Pemeriksaan penunjang kadar Hb berkisar 3-9/dl. Pasien juga mengalami eritrosit anisositosis, poikiositolis, dan hipokromia berat. Ditemukan pula sel target dan tear drop cell.
Jawaban: B. (kapita selekta kedokteran jilid I; bab ilmu penyakit dalam, edisi 3, hal. 498)

158

160. Seorang laki-laki berusia 30 tahun memiliki hasil HBs Ag(+). Kakeknya meninggal karena sorosis. Lalu, kakaknya meninggal karena kanker hati. Pemeriksaan apa yng benar untuk memastikan replikasi virus?
a. Anti-HBs d. Anti-Hbc
b. HBc Ag e. Hbs Ag
c. HBe Ag

Pembahasan: pada pasien hepatitis B kronik harus dilakukan pemeriksaan Hbe Ag/anti-Hbe dan HBV-DNA. Untuk memastikan replikasi virus.
Jawaban: C. (kapita selekta kedokteran jilid I; bab ilmu penyakit dalam, hal. 515-516)

159

161. seorang laki-laki berusia 45 tahun dating dengan keluhan demam. Ia juga mengalami batuk yang ada pada awalnya kering, kemudian menjadi berdahak berwarna cokelat. Riwayat merokok satu bungkus perhari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 80kali/menit, frekuensi napas 24kali/menit dan suhu 36,5o. diagnosis kelainan di atas adalah…
a. Bronkitis d. TB
b. Bronkiekktasis e. Asma bronkila
c. Karsinoma paru

Pembahasan: pada perokok, kasus tersering adalah penyakit paru obstruktif kronik(PPOK) bronchitis atau emfisema.
Jawaban: A.(kapita selekta kedokteran jilid I; bab ilmu penyakit dalam, edisi 3, hal. 480-481)

160

162. Seorang wanita berusia 45 tahyn dating dengan keluhan tidak bias tidur. Ia ingin bunuh diri dengan racun serangga karena merasa bersalah atas kematian suaminya. Ia merasa ditinggalkan teman dan menghidap kanker. Anjuran untuk pasien ini adalah…
a. Psikoterapi c. Memberi sedative dosis tinggi
b. Menenteramkan keluarga d. Memberi antianxietas
e. Memberi antipsikopis

Pembahasan: pasie dalam kondisi depresi. Pendekatan terbaik yang dilakukan adalah dengan psikoterapi, di samping medikamentosa mungkin sedikit membantu. Pasien terus diajak berkonsultasi, diberi motivasi, dan sugesti untuk menacri solusi masalahnya…
Jawaban: A.(kapita selekta kedokteran jilid 1, edisi 3, hal. 209-210)

161

163. Wanita berusia 22 tahun tidak sadarkan diri. Penderita berasal dari kupang yang baru tinggal di Jakarta selama setahun. Diketahui, sebulan yang lalu pulang ke kupang, NTT, dan baru kembali ke Jakarta seminggu yang lalu. Dari keadaan pasien di atas dapat disimpulkan…
a. imunitas lama
b. imunitas bersifat protektif
c. imtinas didominasi oleh imun humoral
d. imunitas dibentuk dengan cepat
e. imunitas hilang dengan cepat.

Pembahasan: pasien ini mengalami penurunan system imunitas. Baik system imunitas spesifik humoral maupun spesifik secara cepat. Sistem imunitas yang dibentuk oleh tubuh setelah terpajan antigen, memerlukan waktu untuk dapat terbentuk kembali. Imunitas tetap dipertahanin selama pajanan terus berlangsung dan menjadi tidak aktif atau menurun produksinya jika pajam hilang.
Jawaban: E. (buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I; bab imunologi dasar, edisi 4, hal. 273-239)

162

164. Seorang wanita berusia 30 tahun mengeluh terdapat benjolan di perut kiri. Lalu, dilakukan pemeriksaan PA. Biopsi menunjukkan adanya tulang, tulang rawan,sel glioma otak, dan ependimoma. Diagnosis keadaan di atas adalah...
a. Teratoma jinak d.Tumor yolk sc
b. Teratoma ganas e. Tumor sel granulosa
c. Teratoma campuran

PEMBAHASAN:
Teratoma jinak matur/immature jika dilakukan biopsi akan dijumpai bagian cairan dan padat. Cairan tersebut terdiri atas komponen tulang rawan, tulang, sel glioma otak, dan ependimoma.
JAWABAN: A. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I; Bab Ilmu Kandungan, hal 386)

163

165. Seorang bayi berusia 7 bulan dibawa ke tempat praktik dokter dengan keluhan keluar nanah dari telinga kiri yang didahului pilek, panas, dan batuk. Apa yang harus dilakukan?
a. Memberi analgetik dan antibiotik
b. Memberi H
c. Pengisapan sekret dan pemberian antibiotika
d. Memberikan terapi obat flu
e. Menasehati ibu agar tidak sembarangan membersihkan telinga

PEMBAHASAN:
OMA stadium perforasi dilakukan dengan pembersihan sekret, pemberian H2O2 3% selama 3-5 hari, dan antibiotik yang adekuat
JAWABAN: C. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I; Bab Iilmu Penyakit Telinga, Hidung, Tenggorokan, hal 80-81)

164



166. Seorang wanita berusia 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan suka BAK, nafsu makan meningkat, tetapi berat badan turun. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 130/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/ menit, dan suhu 37 C. Hasil pemeriksaan BBS 300 mg/dl. Bila dibiarkan, efek mikroangiopati yang timbul berupa...
a. Miokardiopati d. Gagal ginjal
b. Nefropati diabetik e. Rheumatoid
c. Stroke otak

PEMBAHASAN:
Efek mikroangiopati pada penderita diabetes berupa retinopati diabetik dan nefropati diabetik.
JAWABAN: B. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I; Bab VII Iilmu Penyakit Dalam, Hal 583)

165

167. Seorang pria berusia 40 tahun dibawa ke rumah sakit karena berhalusinasi melihat peti mayat dan mendengar mayat berbicara, “Mati kamu, mati kamu.” Obat yang baik untuk penderita ini adalah...
a. Antidepresi d. Elektrokonvulsi
b. Antipsikotik e. Psikoterapi
c. Anticemas

PEMBAHASAN:
Pasien ini mengalami halusinasi auditoris yang merupakan salah satu kriteria psikosis. Obat yang diberikan adalah antipsikosis klorpramazin, haloperidol, dan golongan antipsikosis lainnya.
JAWABAN: B. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I; Bab V Iilmu Kedokteran Jiwa, hal 237)


166

168. Seorang wanita berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan riwayat kontak seksual kurang lebih 3 minggu yang lalu. Timbul tukak dan hilang sendiri tanpa berobat. Tiba-tiba, dua minggu kemudian muncul bintik-bintik merah menyebar ke seluruh tubuhnya. Diagnosis keadaan di atas adalah...
a. Sifilis d. Limfogranuloma venerum
b. Gonorrhae e. Herpes genitalia
c. Ulkus molle

PEMBAHSAN:
Klinis sifilis terbagi menjadi tiga stadium:
Stadium I : kelainan berupa erosi yang selanjutnya menjadi ulkus durum

Stadium II: Dapat berbentuk roseola, kondiloma lata, sifilis dalam bentuk varisella, atau bentuk plak
Mukosa dan alopesia.
Stadium III: Bersifat destruktif, berupa gumma di kulit atau alat-alat dalam dan kardiovaskuler, serta
Neurosifilis.
JAWABAN: A. (Atlas Berwarna Saripati Penyakit Kulit, edisi 2, hal 300)

167

169. Seorang anak perempuan berusia 6 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan BAK kurang. Riwayat diare dan muntah-muntah kurang lebih 3 hari yan g lalu. Ayahnya, kemudian mempuasakan anaknya. Hari ini, anaknya minum air lebih 7 liter, tetapi BAK tetap sedikit. Diagnosis keadaan ini adalah...
a.Gagal ginjal akut d. Sindroma nefrotik
b. Gagal ginjal kronis e. Sindroma nefritis akut
c. Gagal ginjal akut dan kronis

PEMBAHASAN:
Gejala klinis GGA ditandai den gan pucat (anemia), edema, hipertensi, oligouria hingga 10-30 ml/hari, gagal jantung kongestif, edema paru,serta kesadaran menurun hingga koma.
JAWABAN: A. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid II; Bab VI ilmu Kesehatan Anak, hal 491)

168


170. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun memiliki riwayat demam dan nyeri menelan sejak kurang lebih 5 hari yang lalu. Kemudian, kurang lebih tiga hari yang lalu. BAK, si anak kurang dari 1 gelas/hari, nyeri pinggang, BUN meningkat, laboratorium urine eritrosit(+), protein(+) dan silinder(+). Diagnosis, keadaan di atas adalah...
a.Glomerulonefritis akut d.Sindroma nefritis akut
b.Sindroma nefrotik e. Gagal ginjal akut
c.ISK

PEMBAHASAN:
Pada pasien anak dengan riwayat ISPA, mengalami keluhan kencing sedikit, laboratorium urine protein (+), silinder (+), dan eritrosit (+) merupakan manifestasi dari penyakit glomerulonefritis akut yang terjadi akibat infeksi kuman streptokokus.
JAWABAN: A. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid II; Bab VI ilmu Kesehatan Anak, hal 487)






169

171. Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke praktik dokter umum. Keluhannya nyeri dan timbul benjolan pada pangkal ibu jari kaki kanan yang sudah diderita selama 3 bulan. Pada pemeriksaan fisik, tampak pangkal ibu jari kanan tersebut nyeri bila digerakkan. Kemudian,pemeriksaan asam urat darah meningkat.Diagnosis keadaan tersebut adalah ...
a. Artritis gout d. Sinovitis vilonodular
b. Artritis reumatoid e. Artritis tuberkulosis
c. Osteoartritis

PEMBAHASAN:
Pasien tersebut kemungkinan megidap artritis gout (pirai),yakin rasa nyeri timbul akibat terbentuk atau mengendapnya kristal monosodium urat (tofi).
JAWABAN: A. (Kapital selekta kedokteran jilid I; Bab Ilmu Penyakit Dalam,hal.542-543)

170

172. Seorang laki-laki berusia 45 tahun yang menjadi korban jambret dibawa ke UGD.Pada pemeriksaan terdapat beberapa luka bacok di lengan bawah kiri,pucat, dan korban ketakutan.setelah perawatan luka,ia dianjurkan rawat inap untuk observasi. Setelah lima hari, pasien pulang dan kontrol poli. Jenis visum yang diberikan adalah ...
a. VER sementara d. Surat istirahat
b. VER lanjutan e. Surat rawat jalan
c. VER tetap

PEMBAHASAN:
Visum yang dilakukan pada saat pasien datang akan disimpan hasilnya.kemudian,akan dilanjutkan dengan dilanjutkan dengan VER (visum et repertum) lanjutkan.
JAWABAN: B. (Visum et repertum dan Asphyxia,hal.15-17)

171

173. Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa keluarganya ke UGD karena mengalami penurunan kesadaran.pasien baru saja pulang dari korea. Pada pemeriksaan fisik didapatkan,hemiparesis,TIK meningka,dan pada CT scan dijumpai bentukan bulat seperti kristal berisi scolices pada jaringan otak.Diagnosis keadaan ini adalah...
a. Hydatid desease d. Cystiserkosis cellulosa
b. Angiostrongyliasis e. Taenia solium
c. Trichinellosis spiralis

PEMBAHASAN:
Skolices khas pada pasien adalah cysticerkosis cellulosa.
JAWABAN: D. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam jilid III,edisi 4,hal.1809-1812)

172

174. seorang wanita berusia 17 tahun datang ke tempat praktik dokter dengan keluhan kencing berwarna kuning sudah dua hari.keluhan disertai demam,pusing,dan badan lesu. Pada pemeriksaan skera dan kulit ikterik,pemeriksaan penunjang yang dilakukan adalah...
a. SGOT-SGPT d. Creatinin
b. Na-K e. Leukosit
c. HDL-LDL

PEMBAHASAN:

Hasil laboratorium yang mendukung semuanya ke arah hepatitis adalah leukositosis,hiperbilirubinemia, dan peninggian alkalin fosfatase.
Leukosit normal 5000-100000 ul.
SGOT

173

175. Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dibawa ke puskesmas dengan keluhan mudah lelah,banyak keringat,mata agak melotot,dan nafsu makan meningkat.selain itu,anak juga sering BAB dan ujung tangan sering gemetar.Berat badan 40 kg dan tinggi badan 160 cm. Kemudian, pemeriksaan lain yang perlu dilakukan adalah...

a. Bikarbonat darah d. BSS
b. T3,T4,TSH e. Keton urine
c. Kelainan kromosom


PEMBAHASAN:

Berdasarkan gejala klinisnya, anak tersebut kemungkinan menderita hipertiroid.untuk menegakkan diagnosis,diperlukan pemeriksaan penunjang T3, T4, dan TSH.

JAWABAN: B. (Kapita selekta kedokteran jilid I; Bab Ilmu Penyakit Dalam,,edisi 2, hal. 594-595)

174


176. seorang wanita berusia 55 tahun datang dengan keluhan demam,badan lemas,mual muntah, mudah capek,dan ikterus.tidak ada tanda-tanda stigmata kronis. Diagnosis kelainan diatas adalah...

a. Hepatitis viral akut d. Kolesistisis
b. Ikterus obstruktif e. Sirosis hepatis
c. Pankreatitis

PEMBAHASAN:

Manifestasi klinis pasien tersebut menunjukan hepatitis viral akut.

JAWABAN: A.(kapita selekta kedokteran jiliid I; Bab Ilmu Penyakit Dalam,edisi 3,hal.513)

175

177. Seorang laki-laki berusia 58 tahun mengeluh nyeri dada yang menjalar ke dagu dan lengan kiri setelah makan siang.nyeri yang sama juga dirasakan kurang lebih 1 minggu yang lalu. Nyeri kurang lebih 5 menit dan hilang saat istirahat.pada pemeriksaan didapatkan,tekanan darah 120/70 mmHg, nadi 100 kali/menit,T=37?C,TB=154 cm BB=71 kg.diagnosis keadaaan diatas adalah...

a. Pleuritis d. Ulkus peptikum
b. Pneumonia e. Refluks esofagus
c. Angina pectoris

PEMBAHASAN:

Gejala klinis anguna adalah dada kiri menjalar ke dagu dal lengan kiri.lalu,ke permukaan ulnar jari manis dan jari kelingking. EKG depresi segmen ST.

JAWABAN : C.(kapita selekta Kedokteran Jilid I,edisi 3 Bab Ilmu Penyakit Dalam,hal.440)

176

178. Anak perempuan berusia 9 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri tenggorokan sejak empat hari yang lalu. Dari pemeriksaan fisik ditemukan, tonsil T_3 hiperemis, berselaput, dan unilateral . Diagnosis pasien ini adalah...
a. ADS + Penisilin d. Penisilin + Vitamin C tinggi
b. ADS e. Penisilin
c. ADS + Vitamin C dosis tinggi

PEMBAHASAN:
Terapi untuk pasien dengan tonsilitis dipteri adalah ADS 20.000-100.000 unit + Penisilin, kortikosteroid untuk mengurangi edema, dan terapi simtomatis.
JAWABAN: A. (Kapita Selekta Kedokteran Jilid I; Bab Ilmu THT, hal. 119)

177

179. Seorang laki-laki berusia 60 tahun tang ke tempat praktik dokter dengan keluhan dada selalu berdebar-debar disertai dengan berat badan semakin menurun, nafsu makan meningkat, dan sulit tidur. Dari pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 98 kali/menit, pernapasan 20 kali/menit, dan temperatur 36,8?. Diagnosis apakah yang tepat untuk pasien?
a. Hipertiroid d. Diabetes insipidus
b. Hipotiroid e. Sindroma cushing
c. Diabetes mellitus

PEMBAHASAN:
Pasien di atas memiliki gejala klinis, seperti berdebar-debar, berat badan menurun, nafsu makan bertambah, sulit tidur, sering berkeringat, dan ditemukan takikardi. Manifestasi ini mengarah kepada diagnosis tiotoksikosis dan hipertiroidisme.
JAWABAN: A. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, edisi 4, hal. 1933-1943)

178

180. Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke klinik dengan keluhan terdapat benjilan di leher depan sejak 10 tahun yang lalu. Keluhan tidak disertai rasa sakit. Orang sekampung memiliki penyakit yang sama seperti ini. Pasien tinggal di daerah pegunungan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 98 kali/menit, frekuensi napas 18 kali/menit, dan suhu 37?. Pada pemeriksaan terlihat benjolan berdiameter 8 cm, warna sama dengan daerah sekitar, dan mobile. Keluhan ini disebabkan karena...
a. Defisiensi krom d. Oklusi kelenjar lemak
b. Defisiensi vitamin B1 e. Tumor kelenjar getah bening
c. Defisiensi iodium

PEMBAHASAN:
Informasi khas pada kasus ini adalah adanya benjolan di leher depan dan orang sekampung juga menderita hal yang sama. Pemeriksaan lain dalam batas normal. Hal ini dapat mengarah ke penyakit gondok atau penyakit akibat gangguan akibat kekurangan iodium (GAKI).
JAWABAN: C. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III, edisi 4, hal. 1944-1948)

179

181. Seorang wanita berusia 30 tahun dibawa keluargannya ke UGD karena muntah darah. Riwayat pasien ini menderita hepatitis B kronik. Pada pemeriksaan fisik kondisi pasien tampak lemas, tekanan darah 140/90 mmHg, frekuensi nadi 90 kali/menit, konjungtiva palpebra anemis (+), rambut ketiak (-), ginekomasti (+), spider navi (+), dan liver sepanjang 5 cm. Apa penyebab hematemesis pada pasien ini?
a. Sind. Mallory Weiss d. Perforasi Ulcus Gaster
b. Pecahnya Varises Esofagus e. Perforasi Ulcus Duodenum
c. Esofagitis

PEMBAHASAN:
Pada pasien ditemukan beberapa manifestasi klinis dari sirosis hepatitis, yaitu:
• Spider naevi/spiderangiomata/spider telangiektasi adalah suatu lesi vaskular yang dikelilingi vena-vena kecil.
• Palmar eritem, warna merah saga pada thenar, dan hipothenar telapak tangan.
• Ginekomastia, proliferasi benigna jaringan glandula mamae laki-laki.
• Asites, penimbunan cairan pada rongga peritonium akibat hipertensi porta dan hipoalbuminemia.
• Fetor hepatikum, bau khas pada pasien sirosis disebabkan peningkatan dimetil sulfid.
• Ikterus pada kulit dan membran mukosa. Jika bilirubin 2-3 mb/dl tidak terlihat. Warna urine gelap seperti teh.
• Manifestasi lain dari hipertensi porta adalah caput medusa dan varises esofagus. Pecahnya varises esofagus menimbulkan pendarahan pada 20-40% pasien sirosis. Tiap tahunnya 5-15% penderita sirosis mengalami varises oesophagus.
Penyakit lain dapat menimbulkan muntah darah, tetapi tidak disertai manifestasi klinis khas untuk sirosis hepatis.
JAWABAN: B. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I, edisi 4, hal. 444-445, Harrison’s, Principles of Internal Medicine, 17th edition, hal. 1976-1977)

180

182. seorang wanita berusia 35 tahun sedang hamil anak keempat, datang ke rumah sakit dengan keluhan cepat lelah dan lesu. Dari pemeriksaan tanda vital ditemukan, tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 80 kali/menit, pernapasan 20 kali/mm^3 menit, dan suhu 36,8?. Dari pemeriksaan fisik tidak ada pembesaran organ. Pada pemeriksaan laboraturium didapatkan, hemoglobin 8 g/dl, leukosit 12.000/mm^3, trombosit 350.000/mm^3, mikrositik hipokrom, anisopoikilositosis, dan eliptosit. Kemudian, hitung jenis dalam batas normal dan retikulosit dalam batas normal. Pemeriksaan laboraturium yang tepat selanjutnya untuk diperiksa adalah...
a. Kadar Besi d. Analisis tinja
b. Different Count e. Retikulosit
c. Elektroforesis Hb

PEMBAHASAN:
Gejala umum anemia yang sering dijumpai papabila turun di bawah8 gr/dl adalah badan lemah, lesu, cepat lelah, mata berkunang-kunang, serta telinga berdenging. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, pasien terlihat pucat terutama pada konjungtiva dan jaringan di bawah kulit.
Gejala khas defisiensi besi antara lain:
Koilonychia: Kuku sendok (spoon nail), kuku menjadi rapuh, bergaris-garis vertikal, dan menjadi cekung (mirip seperti sendok).
Atropi papil lidah: permukaan lidah menjadi licin dan mengkilap karena papil lidah menghilang.
Stomatitis angularis (cheilosis): Adanya peradangan pada sudut mulut yang tampak sebagai bercak warna pucat keputihan.
Disfagia: Nyeri menelan karena kerusakan epitel hipofaring.
Atropi mukosa gaster sehingga menimbulkan akhloridia.
Pica: Keinginan untuk memakan yang tidak lazim, seperti tanah, lem, dan lain-lain.
Pemeriksaan laboraturium: Adanya penurunan hemoglobin dari ringan sampai berat. MCV dan MCH menurun. MCV 100 mg/dl. Perlu juga dilakukan pemeriksaan feses untuk cacing tambang. Tujuannya, mencari penyebab anemia.
Untuk menegakkan diagnosis anemia defisiensi besi, ada tiga tahapan yang harus dilakukan. Pertama, menentukan adanya anemia dengan mengukur hemoglobin atau hematokrit. Kemudian, pastikan adanya defisiensi besi dengan pemeriksaan laboratorium. Terakhir, menentukan penyebab dari defisiensi besi yang terjadi.
Pasien di atas memiliki beberapa gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium yang mengarah pada anemia defisiensi besi. Untuk itu, diperlukan pemeriksaan kadar besi untuk menunjang diagnosis. Kemudian, jika telah dibuktikan adanya defisiensi besi, dilakukan pencarian penyebab dangan jalan mencari ada tidaknya sumber pendarahan maupun dengan pemeriksaan feses.
JAWABAN: A. (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, edisi 4, hal. 634-640)

181

183. Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke praktik dokter dengan keluhan berdebar-debar sejak satu minggu yang lalu. Rasa berdebar-debar desertai berat pada dada, tertekan, nyeri dada kiri, dan takut mati. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 120/80mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 36,5?. Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah...
a. AMI d. Kataton
b. Pneumotorak e. Cemas akut
c. Perikarditis

PEMBAHASAN:
Anxietas dicetuskan oleh adanya situasi atau objek yang jelas (dari luar individu itu sendiri) yang sebenarnya pada saat kejadian ini tidak membahayakan. Sebagai akibatnya, objek atau situasi tersebut dihindari denganrasa terancam. Hasil pemeriksaan fisik, yang dilakukan pad apasien semuanya normal. Keluhan yang ada adalah akibat gangguan cemas (cemas akut).
JAWABAN: E. (Buku Saku Diagnosisi Gangguan Jiwa Rujukan Rinkas dari PPDGJ III, hal. 72)

182

184. Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan luka pada kemaluan sejak tiga hari yang lalu. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 36,8?. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ulcus sekitar gland penis keras, nyeri (-), bersih, dan rata. Terdapat riwayat melakukan hubungan seksual dengan pekerja seka komersial satu bulan yang lalu. Diagnosisnya adalah...
a. Ulkus banal d. Kompleks primer
b. Ulkus molle e. Ulkus babanum
c. Ulkus durum

PEMBAHASAN:
Sifilis adalah penyakit infeksi yang disebabkan treponema pallidum yang kronik dan sistemik. Pada sifilis dini terbagi menjadi sifilis primer dan sekunder yang memiliki gejala klinis yang berbeda. Sifilis primer dimulai dengan papul lentikular yang permukaannya segera menjadi erosi. Umumnya menjadi ulkus yang bulat, soliter, dasarnya jaringan granulasi berwarna merah dan bersih, dan di atasnya hanya tampak serum. Dindingnya tidak bergaung. Kemudian, ulkus indolen dan teraba indurasi. Karenanya, disebut ulkus durum. Pada pria sering terkena pada ulkus koronarius. Sedangkan, pada wanita di labia minor dan mayor. Selain itu, dapat juga di lidah, tonsil dan anus.
Sifilis sekunder, kelainan kulitnya dapat menyerupai berbagai penyakit kulit sehingga disebut great imitator. Bentuk lesi dapat berupa bintil-bintik atau bercak-bercak berwarna merah tembaga yang bentuknya bulat atau lonjong (roseola). Bisa juga berupa papul atau pustul. Gejala penting untuk membedakannya kelainan kulit pada sifilis sekunder tidak gatal dan sering disertai limfadenitis. Pada pasien ini terdapat gejala klinis dari sifilis.
JAWABAN: C. (Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, edisi 3, hal. 147-149)

183

185. Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang berobat ke dokter dengan keluhann sudah 10 tahun keluar cairan dari telinga kiri. Cairan berwarna putih, kental, bau busuk. Keluhan di sertai nyeri telinga nyeri telinga (+), dari demam(+). Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 130/80 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, suhu 36,5oC, mulut moncong ke kanan, dan CAEgranulasi. Diagnosis yang tepat untuk si pasien adalah...
a. OMA d. Otitis eksterna maligna
b. OMSK e. Granuloma
c. Kolesteatoma

Pembahasan :
Otitis media akut dengan perforasi membran timpani menjadi otitis media sepuratif kronis (OMSK) apabila prosesnya sudah lebih dari dua bulan. Lalu, yang di sebut OMSK adalah infeksi kronis di telinga tengah dengan perforasi membran timpani dan sekret yang keluar dari telinga tengah terus-menerus atau hilang timbul. Komplikasi OMSK dapat menyebabkan mastoiditis koalesen, petrositis, paresisi fasialis, labirinitis, abses ektradural, trombosis sinus lateralis, abses subdural, meningitis, abses otak, dan hidrosefalus otitis.

Jawaban : B. (Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorokan, Kepala, Leher, hal. 54 dan 65)

184

186. Seorang laki-laki berusia 32 tahun mengalami kecelakaan bermotor. Terdapat trauma dada, nafas sesak, dan ngorok. Pada pemeriksaan fisik di dapatkan, perkusi dada kiri hipersonor. Lalu, saat nafas dada kiri tertinggal. Nadi tak teraba dan akral dingin. Apa ang harus di lakukan di UGD ?
a. Beri O2 sungkup, napas spontan, dan dekompresi jarum
b. Beri O2 sungkup, napas bantu, dan dekompresi jarum
c. Intubasi, O2 sungkup, napas spontan, dan dekompresi jarum
d. Intubasi, O2 sungkup, napas bantu, dan dekompresi jarum
e. Langsung dekompresi jantung

Pembahasan :
Pasien ini memiliki gejala klinis dari tension pneumothoraks. Manifestasi klinisnya di tandai dengan :


• Sesak napas berat yang di sertai nyeri dada.
• Distres pernapasan.
• Takikardi .
• Hipotensi.
• Deviasi trakea.
• Hilangnya suara napas pada satu sisi.
• Distensi vena leher.
• Sianosis
• Pada inspeksi, terlihat dada yang terkena, tertinggal saat bernapas. Pada perkusi, didapatkan hipersonor dan suara napas yang mengilang pada sisi yang terkena.
Tension pneumothoraks membutuhkan dekompresi segera dan penaggulangan awal dengan cepat berupa insersi jarum yang berukuran besar pada sela iga dua garis midclavikula pada hemithoraks yang terkena. Tindakan ini akan mengubah tension pneumothoraks menjadi pneumothoraks sederhana. Terapi definit selanjutnya di butuhkan pemasanganselang dada (chest tube) pada sela iga ke-5 di anterior dari gari midaksilaris.

Jawaban : E. (Advanced Trauna Life Support fo Doctora, hal. 114-114)

185


187. Seorang ibu P2A1, setelah menderita KET satu bulan yang lalu, datang ke tempat praktis dokter untuk untuk KB tiga tahun. Suami tidak mau memakai kondom maupun menerakan pantang berkala. KB yang efektif untuk si ibu adalah.....
a. IUD d. KB pil
b. KB depoprovera e. KB tusuk
c. KB esterogen

Pembahasan :
Dengan adanya riwayat kehamilan ektopik maka kontrasepsi yang aman adalah kontrasepsi hormonal pil. Sampai sekarang, pil kontrasepsi dianggap paling efektif. Kontrasepsi susuk tidak dapat d berikan karena ada kontraindikasi, yaitu pernah riwayat kehamilan ektopik. Kontrasepsi AKDR juga relatif kontraindikasi karena kekhawatiran adanya insufisiensi serviks uteri, infeksi, atau metroragia yang belum sembuh.
Jawaban : D. (Ilmu Kandungan, edisi 2, hal. 543-560)

186


188. Seorang laki-laki berusia 26 tahun datang dengan keluhan mudah lelah. Keluhan di sertai dengan tubuh selalu berkeringat. Dari pemeriksaan tanda vital di daatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 100 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 37,2oC. Pada pemeriksaan fisik di dapatkan, lagoftalmus dan kedua tangan tremor. Pemeriksaan penunjang apa yang perlu di lakukan?
a. T3, T4, TSH
b. EKG
c. Darah rutin
d. Foto thoraks
e. Urine rutin


Pembahasan :
Pasien memiliki gejala klinis, seperti berdebar-debar, berat bedan menurun, namun nafsu makan bertambah, sulit tidur, sering berkeringat, dan di temukan takikardi. Manifestasi ini mengarah kepada diagnosis tiotoksikosis dan hipertiroidisme.

Dagnosis tirotoksikosis didasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik yang di kenal dengan indeks klinik Wayne dan New Castle. Kemudian, di lakukan pemeriksaan penunjang. Untuk fungsi tiroid di periksa :
• Kadar hormon beredar TT4 (T-total), (dalam keadaan tertentu sebaiknya fT4 dan fT3) dan TSH.
• Ekskresi yodium urine
• Kadar tirglobulin
• Uji tangkap I131
• Sintigrafi dan kadang di butuhkan FNA (fine needle aspiration biospy)
• Antibodi tiroid (ATPO-Ab, Atb-Ab), TSI
Jawaban : A (Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II, edisi 4, hal.1933-1943)

187

189. Seorang anak berumur 1 bulan diantar ke poliklinik dengan keluhan ada putih di tengah matanya. Setelah di periksa, ia di diagnosis katarak kongenital. Operasi arak sebaikna di lakukan pada usia.....
a. 6-8 bulan
b. Setelah usia 1 tahun
c. Setelah usia 2 tahun
d. Setelah usia 5 tahun
e. Segera

Pembahasan :
Katarak kongenital unilateral yang padat terletak di tengah dan garis tengahnya lebih besar dari 2 mm. Hal tersebut akan menibulkan ambliopia deprivasi permanen apabila tidak di terapi dalam 2 bulan pertama kehidpan sehingga memerlukan tindakan bedah segera. Katarak bilatreal simetrik memrlukan penatalaksanaan yang tidak terlalu segera. Tetapi, apabila penanganan di tunda tanpa alasan, dapat terjadi ambliopia deprivasi bilateral. Karenanya, penanganan katarak kongenital di lakukan sedini mungkin (segera)

Jawaban : E (Oftalmologi Umum, edisi 14, hal. 178-179)

188

190. Seorang perempuan berusia 22 tahunn berobat ke dokter setelah selama tiga bulan dirinya menemukan sebuah benjolan pada kuadran lateral bawah mammae dextra. Pada pemeriksaan fisik menunjukan, maassa berdiameter 2 cm, berbentuk oval, padat, halus, dan mobil pada mamae tersebut. Tidak di temukan pembesaran kelenjar getah bening axilla. Jika biopsi eksisi di lakukan pada benjolan tersebut maka kemungkinan besar akan menunjukan tanda-tanda penyakit.......
a. Nekrosis lemak
b. Fibroadenoma
c. Kelainan fibrokistik mammae
d. Karsinoma intraduktal
e. Papilloma intraduktal

Pembahasan :
Fibroadenoma merupakan neoplasma jinak (terutama terdapat pada wanita mudah). Teraba sebagai benjolan bulat atau berbenjol- benjol, dengan sampai licin dan konsistensi kenyal padat. Tumor ini sangat mudh di gerakkan. Biasanya tidak nyeri. Namun,, nyeri akanmuncul apabila ditekan. Pada masa adolesens, fibroadenoma bda dalam ukuran besar . pertumbuhan dapat terjadi cepat sekali selama kehamilan dan laktasi atau menjelang menopause (saat rangsangan esterogen meninggi). Fibroadenoma harus diekstripasi karena akan terus menerus membesar.

Jawaban : B (Buku Ajar Ilmu Bedah, edisi 2, hal. 392)

189

191. Seorang pria berusia 38 tahun datang ke dokter dengan keluhan, selama dua minggu merasakan kaki kirinya sangat neri saat tidur. Sebenarnya, di rasakan, sakit sejak setahun belakangan. Namun, hanya di rasakan bila berjalan. Penderita mengeluh jarak tempuh makin lama makin endek dan sering berhenti karena nyeri. Bila stirahat, rasa nyeri hilang. Penderita seorang perokok berat. Pemeriksaan fisik secara umum normal. Pada ekstremitas inferior sinistra, tidak teraba pulsasi a. dorsslis pedis dan tibialis posterior. Pemeriksaan laboratorium normal. Diagnosis yang maling mungkin adalah.....
a. Acute arterial occlusion
b. Thromboangitis obliterans
c. Diabetic arteriopathy
d. Chronic arterial thrombosis
e. Artherosclerotic peripheral arterial occlusive disease

Pembahasan :
Tromboangitis obliterans disebut juga penyakit buerger’s. Merupakan kelainan vaskular berupa inflamasi dan penumbatan yang mengenai pembuluh darah ukuran sedang, kecil, serta vena distal ekstremitas atas dan bawah. Sering terjadi pada laki-laki di bawah umur 40 tahun.penebabnya belum di ketahui pasti, tetapi berhubungan dengan kebiasaan merokok.
Gambaran klinis tromboangitis obliterans sering kali berupa trios, yaitu :
1. Klaudikasio yang melibatkan ekstremitas
2. Fenomena Raynaud
3. Trombopleoitis vena superfisial yang berpindah-pindah
Klaidikasio biasana terjadi pada betis dan kaki pada lengan bawah dan tangan. Sebab, tertama memang mengenai pembuluh darah daerah distal. Berupaiskomik digital yang berat, perubahan kuku,ulkus yang nyeri dan gangren padaujung jari atau tumit. Pada pe,meriksaan klinis, arteri braklalis danpopitea normal. Tetaopi, nadi dapat berkurang atau hilang pada arteri radialis, ulnaris dan tibialis.lalu pada pemeriksaan ultrasonografi duplex dan arteriografi, berupa gambaran khas perubahan lesi segmental pembuluh darah dariyang normal bertahap menjadi halus pembuluh darah distal.
Tidak ada pengobatan spesisik , kecuali pasien berhenti merokok. Prognosis memburuk jika tidak berhenti merokok. Operasi pintas arteri dari pembuluh darah yang lebih besar mungkin ada gunanya pada keadaan tertentu

Jawaban : B (Buku Ajar Ilmu Penyakuit Dalam Jilid III, edisi 4, hal. 1676-1677)

190

192. Seorang wanita berusia 35 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan tungkai kananya bengkak sejak dua tahun yang lalu. Keluhan bengkak tidak disertai nyeri. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, tekanan darah 120/80 mmhg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, dan suhu 36,5°C. Diagnosis pada pasien ini yang paling mungkin adalah ....
a. Deep vein thrombosis
b. Lipedema
c. Limfedema
d. Edema statis
e. Edema

PEMBAHASAN : Keluhan khas pada pasien ini adalah adanya keluhan bengkak dan edema yang asimetris pada ekstremitas bawah. Adanaya trombosis dalam pembuluh darah, tidak akan terjadi edema. Jika edema akibat penyakit jantung, hati, atau ginjal meka seharusnya terjadi simetris pada kedua ekstremitas bawah. Lipidema adalah adanya lemak dan air pada jaringan subcutan. Limfedema adalah adanya pembengkakan pembuluh limfe yang mengakibatkan tersumbat atau terbendungnya bagian distal. Gejala klinisnya terjadi edema yang asimetris.
JAWABAN : C. (Kamus Kedokteran Dorland, edisi 29, hal. 1265)

191

193. Seorang perempuan berusia 18 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri di ujung kaki kiri sejak lima hari yang lalu. Pada pemeriksaan jari di kaki kri,tampak pucat dan dingin dibandingkan dengan ujung jari kaki kanan.pulsasi hanya jelas teraba di inguinal,namun lelah.sejak sebulan yang lalu,ia mengalami sakit kepala terus-menerus.tekanan darah di lengan kiri dan kanan sama,tetapi tekanan darah di tungkai kiri lebih lemah dari yang lain.diagnosis yang paling mungkin untuk pasien adalah...
a. Arterioskelosis d. Tromboangitis obliterans
b. Aterosklerosis obliterans e. Arteritis takayasu
c. Tromboflebitis

PEMBAHASAN:
Arteritis takayasu adalah vaskulitis pada pembuluh darah besar yang penyebabnya idiopatik dan terjadi pada usia muda.sering terjadi pada perempuan (sepuluh kali lebih sering dari pada laki-laki)
Gejala dari abnormalnya pembuluh darah besar adalah hipertensis,khususnya padda usia muda.maka, harus diperiksa nadi dan tekanan darah seluruh ektremitas dan ditemukannya tanda bruit pada pembuluh darah.gejala lain adalah adanya perburukan iskemia pada ekstremitas atau pada organ viseral,malaise,mialgia,artalgia,keringat malam, dan demam.pada darah dapat dijumpai peningkatan laju endap darah.
Diagnosis penunjang dengan pemeriksaan angiografi atau MRI. Penatalaksanaan dendan terapi prednison 1 mg/kg/hari dan penataklaksanaan temuan kelainan pembuluh darah pada angiografi.

JAWABAN: E.(Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III, edisi 4,hal.1677-1678)

192

194. Seorang laki-laki berusia 25 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas.sepeda motor yang dibawanya menabrak pohon.pasien dibawa kedukun tulang untuk berobat. Satu minggu kemudia, ia dibawa ke UGD dan ternyata mengalami patah tulang (frakur) terbuka 1/3 atas tibia grade 3A. Tindakan yang harus dilakukan adalah...
a. Pemberian antibiotikdengan antitetanus serum (ATS)
b. Dilakukan imobilisasi dengan plaster cast
c. Dilakukan pemeriksaan kultur dan resistensi test kuman dari lukanya
d. Dilakukan debridement, fiksasi eksternal, dan antibiotik yang sesuai
e. Amputasi kakinya

PEMBAHASAN:
Prinsip penanganan fraktur terbuka terbuka adalah:
• Dilakukan debridenent luka.
• Tulang yang patah dilakukan reposisi secara terbuka
• Dilakukn immobilisasi.Ada beberapa cara,yaitu dengan trueta,long leg pleste, dan fixatur externa.
JAWABAN: D. (Kumpulan Kuliah Ilmu Bedah FKUI, hal.555-556)

193

Berikut ini adalah skenario untuk soal nomor 195-196.
Seorang wanita berusia 30 tahun dibawa ke UGD dengan penurunan kesadaran tiga jam setelah tabrakan motor kecepatan tinggi. Saat masuk UGD, respiratory rate 25 kali/menit, tekanan darah 120/70 mmHg, dan heart rate 98 kali/menit. Penderita masih membuka mata dengan rangsangan nyeri dan dapat melokalisasi nyeri yang diberikan, tetapi tidak dapat mengeluarkan suara.
195. Apa tindakan anda pertama kali?
a. Melakukan pemeriksaan foto kepala untuk mencari adanya fraktur
b. Melakukan CT scan kepala
c. Menjamin airways dengan kontrol cervical
d. Melakukan resusitasi cairan
e. Pemeriksaan terhadap adanya trauma tempat lain

PEMBAHASAN:
Untuk setiap kasus kegawatdaruratan maka prinsip penanganan yang diterapkan adalah sesuai dengan Advanced Trauma Life Support (ATLS), yaitu dengan survei primer ABC. Hal yang dilakukan adalah penilaian airways dengan proteksi cervikal. Hal ini meliputi pemeriksaan adanya obstruksi jalan napas dengan jalan melindungi vertebra servikal. Kedua, breathing dengan menjaga oksigensi. Kemudian, menjaga sirkulasi dan kontrol pendarahan.
JAWABAN: C. (Advanced Trauma Life Support fo Doctos, hal. 16)

194

196. Setelah kodisi pasien stabil, pemeriksaan fisik menemukan adanya hematom pada parietal kiri, laserasi pada dada kanan, dan abdomen. Pemeriksaan pendukung apa yang dilakukan?
a. Foto polos kepala, cervical, thoraks, dan abdomen
b. CT scan kepala, foto cervical, thoraks, dan pelvis
c. CT scan kepala, foto thoraks, dan pelvis
d. Foto kepala AP dan lateral, cervical, thoraks, dan pelvis
e. CT scan kepala, cervical, thoraks, foto pelvis, dan usg abdomen

PEMBAHASAN:
Pemeriksaan penunjang dilakukan secara menyeluruh. Pada kepala, diperlikan foto cervical untuk menyingkirkan kemungkinan adanya vartur servikal. CT scan kepala dilakukan kerena ditemukannya hematome pada kepala. Foto thoraks untuk menunjukkan ada tidaknya hemothoraks atau pneumothoraks dan fraktur iga. Foto pelvis dan USG abdomen dilakukan karena adanya laserasi pada abdomen.
JAWABAN: E. (Advanced Trauma Life Support fo Doctors, hal. 26-27)

195

197. Seorang pria berusia 35 tahunn dirujuk ke klinik mata dari klinik endokrin. Dia menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan kadar gula darah normal. Pemeriksaan visus maupun luar mata, normal. Funduskopi: media jernih, papil normal, retina datar, tidak ada neovascularization, dot haemorrhages (+), hard exudates (+), macula edema (-), dan foveal reflex normal. Apakah diagnosis yang paling munkin ?
a. Proliferative diabetic retinopath
b. Nonproliferative diabetic retonopathy
c. Central retinal vein occlution
d. Central retinal artery ocllution
e. Retinal detachment

PEMBHASAN : retinopati diabetes muncul setelah terkena diabetes mellitus. Pilihan jawaban pada soal ini semua merupakan jenis retinopati diabetes yang dapat terjadi pada penderita diabetes mellitus.
retinopati diabetes nonproliferative adalah cerminan klinis dari hipermeabilitas dan inkompetens pwmbuluh yang terkena. Kapiler membentuk kantung kantung kecil menonjol seperti titik-titik yang disebut mikroaneurisma, sedangkan vena retina mengalami dilatasi dan berkelok-kelok. Dapat terjadi perdarahan di semua lapisan retina, baik berbentuk titik ataupun bercak. Edema makula adalah penyebab tersering gangguan penglihatan. Pada sumbatan mikrovaskular progsesif dapat timbul tanda peningkatan iskemik seperti bercak cotton wol.
bedanya dengan retinopati diabetes proliferatif adalah pada tipe proliferatif ditemukan neovaskularisasi dan pelepasan retina.
kasus ini memiliki hasil pemeriksaan seperti retinopati diabetes nonproliferatif.
JAWABAN : B. (oftalmulogi Umum, edisi 14, hal. 211-213)

196

Berikut ini merupakan skenario untuk soal nomor 198-199
Seorang pria berusia 55 tahun datang ke klinik mata dengan keluhan mata kirinya agak kabur saat melihat. Pada hasil pemeriksaan didapatkan, VOS 3/60 konjungtiva tenang, kornea jernih, COA sedang, pupil bulat reaksi (+), lensa jernih, tekanan intra okules 15 mmHg, funduscopy Cup/Disc ratio 0,9, dan gonioskopi didapat sudut terbuka.
198. Pemeriksaan apalagi yang anda lakukan ?
a. Retinometer d. USG
b. Octopus perimetry e. Refactometry
c. Streak retonoscopy

PEMBAHASAN : Pada pasien terdapat manifestasi klinis dan hasil pemeriksaan ke diagnosis glaukoma. Hal ini didapat dari keluhan mata kiri kabur, VOS 3/60, tekanan intra okular 15 mmHg, funduscopy cup/disc ratio 0,9 dan gonioskopi dengan sudut terbuka gejala awal pada penyakit ini adalah mengecilnya lapangan pandang. Pemeriksaan lapangan pandang dengan perimetri.
JAWABAN : B ( Oftalmologi Umum, edisi 14, hal. 230-231)

197

199. Diagnosa paling mmungkin adalah ...
a. Glaukoma sudut tertutup primer
b. Glaukoma sudut terbuka primer
c. Glaukoma sudut terbuka sekunder
d. Glaukoma sudut tertutup sekunder
e. Serangan glaukoma akut

PEMBAHASAN : Dari hasil pemerikasaan didaptkan, tekanan intraokular 15 mmHg, fundoscopy CUP/Disc ratio 0,9, dan gonioskopi dengan sudut terbuka. Jadi, diagnosisnya glaukoma sudut terbuka primer. Diagnosis glaukoma sudut terbuka tidak ada yang seekunder.
JAWABAN : B (Oftalmologi Umum, edisi 14, hal. 230-231)

198

200. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke poliklinik dengan keluhan otore telinga kiri sejak tiga hari yang lalu. Keluhan tersebut diawali dengan infeksi saluran napas atas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan, kesadaran compos metis, febris suhu 39°C, serta membran timpani bulging dengan supurasi telinga tengah. Diagnosis pada pasien ini adalah ....
a. Miringitis bulosa d. Otitis media akut
b. Otitis media supuratif kronik e. Mastoiditis kronis
c. Mastoiditis akut

PEMBAHASAN : Otitis media akut memiliki beberapa stadium. Pada stadium supurasi, terlihat membran timpani menonjol(bulging) ke arah telinga luar. Pasien tampak kesaktan, nadi dan suhu meningkat, serta nyeri di telinga bertambah hebat. Pada stadium ini, disamping diberikan antibiotik, sebaiknya disertai dengan miringotomi bila membran timpani masih utuh. Dengan mringotomi, gejala-gejala klinis lebih cepat hilang dan ruptur dapat dihindari.
JAWABAN : D. (Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorokan, Kepala, Leher, edisi 5, hal 51-53)