INBR Multiple Comprehensive cont'd Flashcards Preview

SOAL NBR Multiple Comprehensive > INBR Multiple Comprehensive cont'd > Flashcards

Flashcards in INBR Multiple Comprehensive cont'd Deck (51)
Loading flashcards...
1

123. Otot-otot tendon manakah yang paling penting untuk mempertahankan stabilitas atlantoaksial?
1. Muskulus atlantal transverse (Porsi horisontal dari ligamentum kruciate)
2. Ligament apical
3. Ligamentum alar
4. Ikatan inferior ligamentum kruciate

B
1. Muskulus atlantal transverse (Porsi horisontal dari ligamentum kruciate)
3. Ligamentum alar

2

128. Sebuah lesi pada saraf fasial distal dari ganglion genikulate tetapi proksimal dengan foramen stilomastoid akan menyebabkan semua defisit di bawah ini, KECUALI
A. Dahi tidak bisa mengernyit
B. Refleks kornea melemah
C. Gangguan sekresi kelenjar sublingual dan submandibular
D. Hiperakusis
E. Gangguan lakrimasi

E. Gangguan lakrimasi

3

129. “Air mata buaya” disebabkan regenerasi menyimpang dari serat mana?
A. Serat parasimpatetis yang sebelumnya terproyeksi kepada ganglion submandibular dan kemungkinan tumbuh kembali dan memasuki saraf petrosal besar
B. Serat-serat parasimpatetis yang sebelumnya terproyeksi kepada ganglion submandibular yang kemungkinan tumbuh kembali dan memasuki saraf petrosal kecil.
C. Serat-serat parasimpatetis dari nukleus Adinger-Westphal yang secara menyimpang terproyeksi kepada saraf petrosal besar
D. Serat-serat saraf trigeminal yang secara menyimpang terproyeksi kepada nukleus salivatoris atas.
E. Serat-serat parasimpatetis yang sebelumnya terproyeksi kepada kelenjar lakrimal dan kemungkinan tumbuh kembali dan memasuki saraf petrosal kecil

A. Serat parasimpatetis yang sebelumnya terproyeksi kepada ganglion submandibular dan kemungkinan tumbuh kembali dan memasuki saraf petrosal besar

4

130. Traktus mammilotalamik mengandung serat-serat yang terproyeksi dari nukleus mamilaris medial kepada struktur yang mana?
A. Pulvinar
B. Nukleus talamik anterior
C. Nuklei tegmental dorsal dan ventral
D. Nukleus sentromedian (CM) dari thalamus
E. Nukleus talamik belakang ventral

B. Nukleus talamik anterior

5

131. Serat-serat silang dari nukleus fastigial muncul dari serebelum melalui struktur yang mana?
A. Saluran fastigial-tektak
B. Ulcinate Fasciculus (dari Russell)
C. Batang jukstarestiform
D. Pedunkel serebellar tengah
E. Saluran fastigial-rubral

B. Ulcinate Fasciculus (dari Russell)

6

132. Beberapa dampak ekscitatoris sistem saraf simpatetis yang kekurangan oposisi parasimpatetik meliputi
1. Kontraksi kapsul splenik
2. Berkeringat dan piloereksi
3. Naiknya alis bagian atas
4. Mengerutnya dinding bladder

A
1. Kontraksi kapsul splenik
2. Berkeringat dan piloereksi
3. Naiknya alis bagian atas

7

135. Semua hal di bawah ini berasosiasi dengan sindroma Klippel-Feil, KECUALI
A. Deformitas Sprengel
B. Tidak adanya sebelah ginjal
C. Tuli
D. Skoliosis
E. Naevus flammeus

E. Naevus flammeus

8

PERTANYAAN 136 – 139
Petunjuk: Jodohkanlah fontanelle dengan taksiran usia penutupannya,
A. 2 sampai dengan 3 bulan
B. 1 tahun
C. 2,5 tahun
D. Jawaban A, B dan salah semua

136. Fontanelle anterior

C. 2,5 tahun

9

PERTANYAAN 136 – 139
Petunjuk: Jodohkanlah fontanelle dengan taksiran usia penutupannya,
A. 2 sampai dengan 3 bulan
B. 1 tahun
C. 2,5 tahun
D. Jawaban A, B dan salah semua

137. Fontanelle posterior

A. 2 sampai dengan 3 bulan

10

PERTANYAAN 136 – 139
Petunjuk: Jodohkanlah fontanelle dengan taksiran usia penutupannya,
A. 2 sampai dengan 3 bulan
B. 1 tahun
C. 2,5 tahun
D. Jawaban A, B dan salah semua

138. Fontanelle spenoid

A. 2 sampai dengan 3 bulan

11

PERTANYAAN 136 – 139
Petunjuk: Jodohkanlah fontanelle dengan taksiran usia penutupannya,
A. 2 sampai dengan 3 bulan
B. 1 tahun
C. 2,5 tahun
D. Jawaban A, B dan salah semua

139. Fontanelle mastoid

B. 1 tahun

12

140. Pasokan darah kepada dura berasal dari arteri yang mana?
1. Arteri optalamik
2. Arteri oksipital
3. Arteri vertebral
4. Arteri maksilaris

E
1. Arteri optalamik
2. Arteri oksipital
3. Arteri vertebral
4. Arteri maksilaris

13

141. Berapa pembuluh besar yang berasal dari busur aorta?
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6

B. 3

14

142. Seorang perempuan berusia 38 tahun mengeluh ptosis dan diplopia yang hilang timbul selama sekitar 4 bulan. Dia tidak mengalami gangguan kelemahan otot pernafasan atau ujung-ujung anggota badan, tapi ditemukan adanya antibodi-antibodi untuk myofibrilar protein selama pemeriksaannya. Semua pernyataan di bawah ini mengenai kondisi tersebut adalah benar, KECUALI
A. Diagnosis dapat diperkuat dengan pemberian endroponium klorida, yang memulihkan kelemahan ototnya
B. Elektromiografi (EMG) serat-tunggal mungkin akan menunjukkan “jitter” dan “blocking”
C. Tanda-tanda Denervasi seringkali tampak dari hasil EMG selama tahap-tahap terakhir penyakit ini.
D. Antibodi melawan protein non-serat ini mungkin menjadi gejala awal simptomatologi klinis
E. Terapi prednisone, plasmaferesis dan/atau IVIG dapat digunakan untuk pasien dengan penyakit yang sifatnya umum atau krisis pernafasan

C. Tanda-tanda Denervasi seringkali tampak dari hasil EMG selama tahap-tahap terakhir penyakit ini.

15

gangguan (mukopolisakaridosis) dengan kelainan enzimnya,
A. Hurler
B. Hunter
C. Sanfilippo A
D. Sanfilippo B
E. Morquio A
F. Morkuio B
G. Maroteaux-Lanny
H. Sly
I. Jawaban A sampai dengan H semuanya salah.

143. Sulfatase β

G. Maroteaux-Lanny

16

gangguan (mukopolisakaridosis) dengan kelainan enzimnya,
A. Hurler
B. Hunter
C. Sanfilippo A
D. Sanfilippo B
E. Morquio A
F. Morkuio B
G. Maroteaux-Lanny
H. Sly
I. Jawaban A sampai dengan H semuanya salah.

144. Galaktosidase-β

F. Morkuio B

17

gangguan (mukopolisakaridosis) dengan kelainan enzimnya,
A. Hurler
B. Hunter
C. Sanfilippo A
D. Sanfilippo B
E. Morquio A
F. Morkuio B
G. Maroteaux-Lanny
H. Sly
I. Jawaban A sampai dengan H semuanya salah.

145. Sulfamidase

C. Sanfilippo A

18

gangguan (mukopolisakaridosis) dengan kelainan enzimnya,
A. Hurler
B. Hunter
C. Sanfilippo A
D. Sanfilippo B
E. Morquio A
F. Morkuio B
G. Maroteaux-Lanny
H. Sly
I. Jawaban A sampai dengan H semuanya salah.

146. Sulfatase Galakose-6-sulfat

E. Morquio A

19

gangguan (mukopolisakaridosis) dengan kelainan enzimnya,
A. Hurler
B. Hunter
C. Sanfilippo A
D. Sanfilippo B
E. Morquio A
F. Morkuio B
G. Maroteaux-Lanny
H. Sly
I. Jawaban A sampai dengan H semuanya salah.

147. Sulfatase idurnat-2-sulfat

B. Hunter

20

gangguan (mukopolisakaridosis) dengan kelainan enzimnya,
A. Hurler
B. Hunter
C. Sanfilippo A
D. Sanfilippo B
E. Morquio A
F. Morkuio B
G. Maroteaux-Lanny
H. Sly
I. Jawaban A sampai dengan H semuanya salah.

148. α-L-Iduronidase

A. Hurler

21

149. Diantara struktur-struktur di bawah ini, struktur manakah yang mengirimkan jumlah proyeksi paling banyak kepada striatum?
A. Nukleus subtalamik
B. Korteks serebral
C. Substantia nigra
D. Serebelum
E. Urat tulang

B. Korteks serebral

22

Jodohkanlah letak lesi di bawah ini dengan gambaran klinisnya
A. Amigdala
B. Substantia nigra
C. Di sekitar nukleus red
D. Status marmoratus dari corpus striatum dan thalamus
E. Nukleus subtalamus

150. Atetosis

D. Status marmoratus dari corpus striatum dan thalamus

23

Jodohkanlah letak lesi di bawah ini dengan gambaran klinisnya
A. Amigdala
B. Substantia nigra
C. Di sekitar nukleus red
D. Status marmoratus dari corpus striatum dan thalamus
E. Nukleus subtalamus

151. Kaku dan tremor saat istirahat

B. Substantia nigra

24

Jodohkanlah letak lesi di bawah ini dengan gambaran klinisnya
A. Amigdala
B. Substantia nigra
C. Di sekitar nukleus red
D. Status marmoratus dari corpus striatum dan thalamus
E. Nukleus subtalamus

152. Palsy CN III dan tremor terminal

C. Di sekitar nukleus red

25

Jodohkanlah letak lesi di bawah ini dengan gambaran klinisnya
A. Amigdala
B. Substantia nigra
C. Di sekitar nukleus red
D. Status marmoratus dari corpus striatum dan thalamus
E. Nukleus subtalamus

153. Sindroma KLUVER-BUCY

A. Amigdala

26

Jodohkanlah letak lesi di bawah ini dengan gambaran klinisnya
A. Amigdala
B. Substantia nigra
C. Di sekitar nukleus red
D. Status marmoratus dari corpus striatum dan thalamus
E. Nukleus subtalamus

154. Hemibalisme

E. Nukleus subtalamus

27

155. Arteri-arteri yang memasok thalamus meliputi:
1. Arteri koroidal anterior
2. Arteri komunikan posterior
3. Arteri koroidal posterior medial
4. Arteri basilar

E
1. Arteri koroidal anterior
2. Arteri komunikan posterior
3. Arteri koroidal posterior medial
4. Arteri basilar

28

PERTANYAAN 157 – 164
Petunjuk: Jodohkanlah retak tulang servik dengan mekanismenya yang paling mungkin
A. Beban sumbu/tekanan pada leher netral
B. Hiperekstensi dan beban aksial
C. Hiperekstansi dan distraksi
D. Hiperfleksi dan putaran aksial
E. Hiperfleksi dan Tekanan
F. Hiperfleksi dan distraksi
G. Hiperfleksi
H. Pembungkukan dan tekanan lateral
I. Jawaban A s/d H semuanya salah

157. Retak teardrop

E. Hiperfleksi dan Tekanan

29

PERTANYAAN 157 – 164
Petunjuk: Jodohkanlah retak tulang servik dengan mekanismenya yang paling mungkin
A. Beban sumbu/tekanan pada leher netral
B. Hiperekstensi dan beban aksial
C. Hiperekstansi dan distraksi
D. Hiperfleksi dan putaran aksial
E. Hiperfleksi dan Tekanan
F. Hiperfleksi dan distraksi
G. Hiperfleksi
H. Pembungkukan dan tekanan lateral
I. Jawaban A s/d H semuanya salah

158. Sebelah faset copot

D. Hiperfleksi dan putaran aksial

30

PERTANYAAN 157 – 164
Petunjuk: Jodohkanlah retak tulang servik dengan mekanismenya yang paling mungkin
A. Beban sumbu/tekanan pada leher netral
B. Hiperekstensi dan beban aksial
C. Hiperekstansi dan distraksi
D. Hiperfleksi dan putaran aksial
E. Hiperfleksi dan Tekanan
F. Hiperfleksi dan distraksi
G. Hiperfleksi
H. Pembungkukan dan tekanan lateral
I. Jawaban A s/d H semuanya salah

159. Retakan brust

A. Beban sumbu/tekanan pada leher netral

31

PERTANYAAN 157 – 164
Petunjuk: Jodohkanlah retak tulang servik dengan mekanismenya yang paling mungkin
A. Beban sumbu/tekanan pada leher netral
B. Hiperekstensi dan beban aksial
C. Hiperekstansi dan distraksi
D. Hiperfleksi dan putaran aksial
E. Hiperfleksi dan Tekanan
F. Hiperfleksi dan distraksi
G. Hiperfleksi
H. Pembungkukan dan tekanan lateral
I. Jawaban A s/d H semuanya salah

160. Kedua belah faset dislokasi

F. Hiperfleksi dan distraksi

32

PERTANYAAN 157 – 164
Petunjuk: Jodohkanlah retak tulang servik dengan mekanismenya yang paling mungkin
A. Beban sumbu/tekanan pada leher netral
B. Hiperekstensi dan beban aksial
C. Hiperekstansi dan distraksi
D. Hiperfleksi dan putaran aksial
E. Hiperfleksi dan Tekanan
F. Hiperfleksi dan distraksi
G. Hiperfleksi
H. Pembungkukan dan tekanan lateral
I. Jawaban A s/d H semuanya salah

161. Sebelah faset retak

H. Pembungkukan dan tekanan lateral

33

PERTANYAAN 157 – 164
Petunjuk: Jodohkanlah retak tulang servik dengan mekanismenya yang paling mungkin
A. Beban sumbu/tekanan pada leher netral
B. Hiperekstensi dan beban aksial
C. Hiperekstansi dan distraksi
D. Hiperfleksi dan putaran aksial
E. Hiperfleksi dan Tekanan
F. Hiperfleksi dan distraksi
G. Hiperfleksi
H. Pembungkukan dan tekanan lateral
I. Jawaban A s/d H semuanya salah

162. Retakan wedge karena tekanan

E. Hiperfleksi dan Tekanan

34

PERTANYAAN 157 – 164
Petunjuk: Jodohkanlah retak tulang servik dengan mekanismenya yang paling mungkin
A. Beban sumbu/tekanan pada leher netral
B. Hiperekstensi dan beban aksial
C. Hiperekstansi dan distraksi
D. Hiperfleksi dan putaran aksial
E. Hiperfleksi dan Tekanan
F. Hiperfleksi dan distraksi
G. Hiperfleksi
H. Pembungkukan dan tekanan lateral
I. Jawaban A s/d H semuanya salah

163. Retak kondilar oksipital

A. Beban sumbu/tekanan pada leher netral

35

PERTANYAAN 157 – 164
Petunjuk: Jodohkanlah retak tulang servik dengan mekanismenya yang paling mungkin
A. Beban sumbu/tekanan pada leher netral
B. Hiperekstensi dan beban aksial
C. Hiperekstansi dan distraksi
D. Hiperfleksi dan putaran aksial
E. Hiperfleksi dan Tekanan
F. Hiperfleksi dan distraksi
G. Hiperfleksi
H. Pembungkukan dan tekanan lateral
I. Jawaban A s/d H semuanya salah

164. Retak odontoid

G. Hiperfleksi

36

166. Semua entitas di bawah ini mungkin diperhitungkan pada berbagai diagnosis vertigo yang asalnya bersifat peripheral, KECUALI
A. Penyakit Meniere
B. Vertigo posisional paroksimal jinak
C. Hidrop endolimpatis sekunder
D. Neuronitis vestibular
E. Kelainan kraniovertebral junction

E. Kelainan kraniovertebral junction

37

167. Cabang-cabang utama saraf manakah yang menginervasi dura supratentorial
1. Saraf servikal atas
2. Saraf glosoparingeal
3. Saraf Vagus
4. Saraf trigeminal

D. 4. Saraf trigeminal

38

170. Manakah diantara hal-hal di bawah ini yang berasosiasi dengan tumor yolk sac?
1. Positivitas AFP
2. Positivitas β-HCG
3. Badan Schiller-Dural
4. Positivitas fosfatase alkalin plasenta

B
1. Positivitas AFP
3. Badan Schiller-Dural

39

171. Pasien dengan akromegali memerlukan penggarapan anestetis pra-bedah yang sangat cermat karena seringkali mereka memiliki temuan-temuan klinis yang mana?
1. Makroglosia
2. Enzim pengubah angeotensis tinggi
3. Kardiomiopati
4. Telangiestasia nasal

B
1. Makroglosia
3. Kardiomiopati

40

172. Penyakit HUNTINGTON terutama mempengaruhi proyeksi-proyeksi dari striatum ke arah segmen luar dari globus Pallidus?
A. Kolinergis
B. Adrenergik
C. GABA/enkepalin
D. Glutamat
E. Serotinin

C. GABA/enkepalin

41

174. Seorang bayi yang baru dilahirkan menderita sindroma Meckel-Gruber. Etiologi manakah yang paling mungkin untuk kelainan ini?
A. Ibu sang bayi menderita diabetes
B. Selama tiga minggu usia kandungan, ibu sang bayi terlalu banyak mengkonsumsi alkohol
C. Pada usia kandungan ke 20 sampai dengan 26 hari, sang ibu mengalami hipertermia
D. Kekurangan folat
E. Jawaban A, B, C dan D semuanya salah.

C. Pada usia kandungan ke 20 sampai dengan 26 hari, sang ibu mengalami hipertermia

42

175. Pelepasan satu kuantum asetilkolin menimbulkan respons pasca-sinaptik tipe mana?
A. Potensi endplate
B. Penjumlahan waktu
C. Penjumlahan ruang
D. Potensial endplate miniatur
E. Dispersi waktu

D. Potensial endplate miniatur

43

176. Nitrit Oksida (NO) menimbulkan generasi pembawa pesan kedua yang mana?
A. cAMP
B. cGMP
C. Diasilgliserol (DAG)
D. Inositol 1, 4, 5-triosfat
E. Protein kinase C

B. cGMP

44

177. Fungsi-fungsi Golgi kompleks meliputi semua hal di bawah ini, KECUALI,
A. Glikosilasi terkait O dan N
B. Pembentukan proteoglikan
C. Sulfasi residu arginine
D. Melekatnya asam lemak pada protein
E. Fosforilasi polisakarida

C. Sulfasi residu arginine

45

178. Manakah yang paling bertanggung jawab atas selektivitas tinggi dari hambatan darah-ke-otak (BBB)?
A. Proses-proses kaki astositik yang menutupi sel-sel endothelial terfenetrasi
B. Tight junction antara sel-sel endothelial tak terfenetrasi.
C. Lamina basal yang meluas dan mengelilingi sel-sel endothelial
D. Selaput dasar, endothelium kapilaris, dan proses kaku atrositis
E. Eksklusi antigen-antigen asing oleh selaput neuronal super-selektif

B. Tight junction antara sel-sel endothelial tak terfenetrasi.

46

179. Struktur otak manakah yang memiliki konsentrasi senyawa P yang tertinggi?
A. Talamus
B. Kelenjar pineal
C. Hipotalamus
D. Substantia nigra
E. Amigdala

D. Substantia nigra

47

PERTANYAAN 182-186
Petunjuk: Jodohkanlah gangguan di bawah ini dengan pola keturunannya yang lazim
A. Resesif rantai-X
B. Dominan autosomal
C. Resesif autosomal

182. Distropi otot Duchene (DMD)

A. Resesif rantai-X

48

PERTANYAAN 182-186
Petunjuk: Jodohkanlah gangguan di bawah ini dengan pola keturunannya yang lazim
A. Resesif rantai-X
B. Dominan autosomal
C. Resesif autosomal

183. Distropi otot faskioskapulohumeral (FSHMD

B. Dominan autosomal

49

PERTANYAAN 182-186
Petunjuk: Jodohkanlah gangguan di bawah ini dengan pola keturunannya yang lazim
A. Resesif rantai-X
B. Dominan autosomal
C. Resesif autosomal

184. Distropi otot miotonik (MD)

B. Dominan autosomal

50

PERTANYAAN 182-186
Petunjuk: Jodohkanlah gangguan di bawah ini dengan pola keturunannya yang lazim
A. Resesif rantai-X
B. Dominan autosomal
C. Resesif autosomal

185. Sakit Gigi-Charcot-Marie

B. Dominan autosomal

51

PERTANYAAN 182-186
Petunjuk: Jodohkanlah gangguan di bawah ini dengan pola keturunannya yang lazim
A. Resesif rantai-X
B. Dominan autosomal
C. Resesif autosomal

186. Penyakit DEJERINE-SOTTAS

B. Dominan autosomal